Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Kasus Amsal Sitepu: Perjalanan Hukum yang Mengguncang Ruang Kreatif di Indonesia

Kasus Amsal Sitepu: Perjalanan Hukum yang Mengguncang Ruang Kreatif di Indonesia

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Perkembangan kasus Amsal Sitepu, seorang kreator video yang dituduh melakukan penggelembungan harga dalam proyek pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, telah memicu perdebatan luas mengenai batasan hukum dan perlindungan terhadap pekerja ekonomi kreatif. Dugaan kerugian negara sebesar Rp 202 miliar menjadi dasar penuntutan terhadapnya, namun berbagai pihak menilai bahwa proses hukum ini tidak sepenuhnya adil.

Proses Hukum yang Berjalan

Amsal Sitepu, yang merupakan direktur dari CV. Promiseland, mengadukan kasusnya ke Komisi III DPR melalui platform Zoom. Ia tidak hadir langsung di Gedung DPR, Jakarta, karena alasan kesehatan dan kesibukan. Namun, dukungan dari anggota Dewan seperti Habiburokhman memberikan harapan bagi Amsal untuk mendapatkan keadilan.

Habiburokhman menyatakan bahwa pihaknya akan berusaha maksimal untuk mendukung Amsal. Menurutnya, Amsal sedang menjalani pekerjaan sebagai kreator kreatif, tetapi harus berhadapan dengan hukum. Ia menegaskan bahwa jasa ide kreatif yang diberikan oleh Amsal tidak memiliki harga baku, sehingga tuntutan hukum yang diajukan terhadapnya bisa dianggap tidak proporsional.

Persoalan Hukum yang Muncul

Kasus ini bermula dari proyek pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo pada periode 2020 hingga 2022. Amsal menawarkan jasa pembuatan video kepada sejumlah pemerintah desa di empat kecamatan. Dalam proposal yang diajukan, biaya pembuatan video dipatok sekitar Rp 30 juta per desa. Namun, hasil analisis auditor Inspektorat Kabupaten Karo menunjukkan bahwa biaya seharusnya hanya sekitar Rp 24,1 juta per desa.

Ini menjadi dasar bagi pihak kejaksaan untuk menuduh Amsal merugikan keuangan negara. Meskipun demikian, banyak pihak menganggap bahwa tuntutan ini tidak cukup didukung oleh bukti yang kuat. Beberapa tokoh masyarakat dan anggota DPR menilai bahwa proses hukum ini bisa menjadi contoh buruk bagi para kreator di masa depan.

Dukungan dari Anggota DPR

Komisi III DPR juga mengajukan penangguhan penahanan untuk Amsal, dengan mereka menjadi penjamin. Hal ini menunjukkan bahwa pihak legislatif siap membantu Amsal dalam menghadapi proses hukum yang sedang berlangsung. Habiburokhman meminta majelis hakim mempertimbangkan putusan bebas untuk Amsal, mengingat bahwa jasa kreatif yang diberikan olehnya tidak memiliki harga baku.

Namun, kejaksaan tetap bersikeras bahwa Amsal merugikan keuangan negara. Mereka menilai bahwa ada indikasi penggelembungan harga dalam proposal yang diajukan oleh Amsal. Ini menjadi tantangan besar bagi Amsal dalam membuktikan bahwa ia tidak bersalah.

Kritik terhadap Sistem Hukum

Beberapa tokoh masyarakat dan aktivis menilai bahwa sistem hukum di Indonesia masih belum cukup memahami ruang kreatif dan inovasi. Mereka menilai bahwa proses hukum yang dilakukan terhadap Amsal bisa menjadi contoh buruk bagi para kreator lainnya. Mereka berharap agar pihak hukum dapat lebih memahami konteks dan nilai-nilai kreatif dalam setiap kasus yang mereka tangani.

Dalam hal ini, penting bagi masyarakat dan pihak berwenang untuk saling memahami dan mendukung ruang kreatif. Kehidupan kreatif tidak boleh dikriminalisasi tanpa bukti yang kuat dan transparan. Dengan demikian, masyarakat dapat terus berkembang dan berinovasi tanpa takut dihukum secara tidak adil.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jay Idzes, Sassuolo vs Parma

    Performa Jay Idzes dalam Laga Sassuolo vs Parma

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 201
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes, kembali menunjukkan kontribusi penting dalam pertandingan Sassuolo melawan Parma di Liga Italia 2025-2026. Meskipun timnya hanya meraih hasil imbang 1-1, performa Idzes menjadi sorotan dalam laga yang berlangsung di Stadion Mapei. Idzes tampil penuh selama 90 menit sebagai bagian dari lini belakang Sassuolo. Ia mencatatkan dua sapuan yang […]

  • DPRD Surabaya Dorong Dinkopdag Meningkatkan Performa SWK Yang Belum Maksimal

    DPRD Surabaya Dorong Dinkopdag Meningkatkan Performa SWK Yang Belum Maksimal

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 321
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – DPRD Kota Surabaya menilai bahwa pengelolaan Sentra Wisata Kuliner (SWK) oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Perdagangan (Dinkopdag) masih jauh dari harapan. Kinerja yang belum optimal ini mendapat sorotan tajam saat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Surabaya 2024. Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Budi Leksono, menyampaikan bahwa pihaknya memberikan sejumlah […]

  • PRABOWO

    Peran Pekerja Keras dalam Membangun Bangsa, Prabowo: Saya Lebih Hormat pada Pemulung

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 112
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan pernyataan yang menarik perhatian publik saat menghadiri acara peresmian Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru di Kalimantan Selatan. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa dirinya lebih menghormati para pekerja keras seperti pemulung dan tukang becak daripada orang-orang pintar yang justru mencuri uang rakyat. Pernyataan ini menjadi salah satu […]

  • Pemkot Surabaya Tinjau Rumah Tidak Layak Huni Milik Lansia di Krembangan

    Pemkot Surabaya Tinjau Rumah Tidak Layak Huni Milik Lansia di Krembangan

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 139
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota Surabaya menunjukkan kepeduliannya terhadap warganya dengan mendatangi kediaman seorang lansia, Ibu Sri Asnah Anwar, yang tinggal di rumah tidak layak huni di wilayah Krembangan. Kunjungan tersebut dilakukan pada Kamis, 19 Februari 2026, di rumah yang berlokasi di Jalan Krembangan Buyut Gang Buntu. Kehadiran jajaran pemerintah ini merupakan bentuk tindak lanjut atas […]

  • Kapolres Gresik Bantu Bayi Sakit, Bukti Nyata Polri Hadir Untuk Masyarakat

    Kapolres Gresik Bantu Bayi Sakit, Bukti Nyata Polri Hadir Untuk Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 201
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebuah kondisi memilukan terjadi di Desa Tumapel, Duduksampeyan, Gresik, Jawa Timur. Seorang bayi bernama Mahesa Aprillia Salsabilla menderita penyakit serius Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu mengungkap, kondisi bayi tersebut tak bisa langsung ditangani tim medis karena keterbatasan ekonomi orang tuanya. “Keluarganya bingung dan terbatas secara biaya untuk membawa ke rumah sakit,” ujar […]

  • Diduga Tidak Terdaftar BPOM, Ketum PWDPI Minta Reza Gladys Dipidana Seberat-beratnya

    Diduga Tidak Terdaftar BPOM, Ketum PWDPI Minta Reza Gladys Dipidana Seberat-beratnya

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 199
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Umum, Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (Ketum PWDPI), M.Nurullah RS soroti kasus Nikita Mirzani terkait Dugaan Pemerasan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ketum PWDPI mengatakan justru yang menarik dalam kasus ini, terungkapnya dipersidangan produk Glafidsya Glowing Booster Cell milik Reza Gladys diduga belum terdaftar di Badan […]

expand_less