Transportasi Laut Jadi Pilihan Utama untuk Arus Mudik Lebaran di Bontang
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Selama musim arus mudik Lebaran, masyarakat Bontang mulai memperhatikan berbagai pilihan transportasi yang tersedia. Salah satu moda yang menjadi prioritas adalah transportasi laut. Dengan meningkatnya jumlah penumpang, perusahaan-perusahaan angkutan laut baik milik pemerintah maupun swasta turut berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.
Armada Swasta sebagai Alternatif Transportasi
Salah satu armada swasta yang aktif dalam mengangkut penumpang selama masa mudik adalah KM Cattleya Express. Armada ini menawarkan rute dari Bontang ke Parepare. Selama bulan Maret 2026, terdapat empat jadwal keberangkatan, yaitu pada tanggal 6, 13, 17, dan 27 Maret, semua berangkat pukul 14.00 Wita.
KM Cattleya Express memiliki kapasitas yang cukup besar, yaitu 1.460 penumpang. Harga tiket untuk dewasa adalah Rp490.000 dan anak-anak sebesar Rp290.000, termasuk biaya pas penumpang. Untuk menghindari praktik percaloan, calon penumpang disarankan membeli tiket melalui agen resmi atau loket pelabuhan.
Rencana Pengoperasian Kapal Lainnya
Selain KM Cattleya Express, PT Laut Bontang Bersinar (LBB) juga masih menunggu kepastian jadwal untuk KM Entebe Express. Armada ini akan beroperasi dengan rute Bontang-Mamuju, diperkirakan berangkat pada 7 Maret 2026.
Sementara itu, kapal-kapal milik PT PELNI seperti KM Egon dan KM Binaiya tetap menjadi bagian dari layanan reguler di Pelabuhan Bontang. KM Egon dijadwalkan sandar pada 1, 13, 16, 27, dan 30 Maret dengan rute Parepare, Batulicin, Surabaya, Lembar hingga Waingapu. Sedangkan KM Binaiya akan tiba pada 7, 9, 25, dan 28 Maret dengan rute Parepare, Makassar, Labuan Bajo, Bima, Benoa hingga Surabaya.
Persiapan Menghadapi Lonjakan Penumpang
Dengan adanya tambahan armada swasta, diharapkan kebutuhan transportasi laut selama arus mudik dapat terpenuhi secara optimal. Manajer Operasional PT LBB, Jackthin Pamasi, menyampaikan bahwa animo keberangkatan H-7 jelang Idulfitri sangat tinggi. Oleh karena itu, kapal swasta bisa menjadi pilihan alternatif bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan mudik.
Peran PELNI dalam Arus Mudik
PELNI juga telah menyiapkan beberapa keberangkatan tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Namun, ada beberapa isu yang muncul terkait pengajuan kuota tambahan tiket yang dinilai terlalu mendekati waktu keberangkatan. Hal ini membuat pihak PELNI pesimis terhadap persetujuan dari Kemenhub.
Keamanan dan Kepuasan Penumpang
Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang, pihak pelabuhan juga melakukan berbagai langkah pengamanan. Beberapa pos pengamanan telah disiapkan, serta diterjunkan sekitar 200 personel untuk mengamankan wilayah Bontang selama masa mudik.
Tips untuk Calon Penumpang
Calon penumpang disarankan untuk memperhatikan jadwal keberangkatan dan membeli tiket secara resmi. Selain itu, penting untuk memperhatikan kondisi cuaca dan menjaga kesehatan selama perjalanan. Dengan persiapan yang matang, mudik Lebaran di Bontang dapat berjalan lancar dan aman.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar