Kecelakaan Kereta Bandara di Poris Tangerang: Truk Tertabrak, 100 Meter Terseret
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

(ilustrasi)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Kecelakaan yang melibatkan kereta bandara dan truk terjadi di perlintasan JPL 21 Poris, Tangerang, pada Jumat (20/2/2026) pukul 06.05 WIB. Insiden ini menimbulkan keguncangan di kawasan tersebut dan sempat mengganggu operasional Commuter Line Basoetta dan Tangerang. Meski tidak ada korban jiwa, kejadian ini memicu penanganan darurat oleh pihak terkait.
Peristiwa Terjadi di Pagi Hari
Menurut sumber lokal, kecelakaan terjadi saat kereta bandara Soekarno-Hatta melaju di jalur perlintasan JPL 21 Poris. Saat itu, sebuah truk melintasi perlintasan tanpa memperhatikan tanda bahaya. Akibatnya, truk tersebut tertabrak oleh kereta dan terseret sejauh 100 meter.
“Kami mendapatkan laporan bahwa truk itu melintas tanpa menghentikan kendaraannya. Kereta tidak sempat berhenti karena kecepatannya sangat tinggi,” ujar seorang petugas dari PT KAI Commuter.
Pengaruh terhadap Transportasi Umum
Insiden ini menyebabkan gangguan pada operasional Commuter Line Basoetta dan Tangerang. Beberapa stasiun terpaksa menunda keberangkatan kereta untuk memastikan keselamatan penumpang.
“Kami sedang melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap jalur yang terkena dampak kecelakaan. Kami juga telah menyiapkan transportasi pengganti untuk para penumpang,” tambah petugas tersebut.
Tidak Ada Korban Jiwa
Meskipun kecelakaan terjadi dengan kecepatan tinggi, tidak ada korban jiwa dilaporkan. Namun, kondisi truk yang tertabrak cukup parah, sehingga diperlukan alat berat untuk menariknya keluar dari jalur.
“Sampai saat ini, kami belum menerima laporan tentang cedera atau luka pada pengemudi truk. Semua dalam kondisi baik,” jelas seorang anggota polisi yang turut serta dalam penanganan insiden ini.
Penanganan Darurat oleh Pihak Berwenang
Pihak kepolisian dan petugas KAI langsung merespons kejadian ini. Mereka melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Selain itu, mereka juga memastikan bahwa perlintasan tersebut aman untuk digunakan kembali.
“Kami akan melakukan pemeriksaan rutin terhadap semua perlintasan agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar seorang pejabat dari KAI.
Refund 100 Persen bagi Penumpang
Untuk mengganti kerugian akibat gangguan operasional, KAI Commuter menyiapkan refund 100 persen bagi para penumpang yang terdampak.
“Kami berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada para pengguna. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” tambah pihak KAI.
Reaksi Publik dan Media Sosial
Kejadian ini cepat menjadi sorotan di media sosial. Banyak netizen mengungkapkan kekhawatiran terhadap keselamatan pengguna perlintasan kereta.
“Harusnya ada sistem yang lebih ketat untuk menghindari kejadian seperti ini,” tulis salah satu pengguna Twitter.
Langkah Pencegahan di Masa Depan
Para ahli transportasi menyarankan adanya penguatan sistem pengamanan di perlintasan kereta. Hal ini termasuk pemasangan rambu lalu lintas yang lebih jelas dan pengawasan yang lebih ketat.
“Kita harus belajar dari kejadian ini agar tidak terulang lagi. Keselamatan adalah prioritas utama,” kata seorang ahli transportasi.
Dengan kejadian ini, pihak berwenang diharapkan bisa meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga keselamatan di perlintasan kereta.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar