Layanan Jemput Bola Pelaporan SPT Tahunan di Semarang
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Kantor Kecamatan Semarang Tengah menjadi pusat kegiatan layanan jemput bola pelaporan SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2025. Acara ini dilaksanakan pada Rabu, 11 Februari 2026, dengan tujuan untuk meningkatkan partisipasi wajib pajak dalam proses pelaporan secara mandiri melalui sistem Coretax. KPP Pratama Semarang Tengah menggelar kegiatan ini sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas akses layanan perpajakan dan mendorong transformasi digital.
Tujuan Layanan Jemput Bola
Layanan jemput bola bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi wajib pajak yang kesulitan melakukan pelaporan SPT Tahunan secara mandiri. Dengan pendekatan ini, petugas pajak datang langsung ke lokasi wajib pajak untuk membantu proses aktivasi akun dan pengisian formulir SPT. Hal ini tidak hanya mempercepat proses administrasi tetapi juga meningkatkan kesadaran wajib pajak terhadap kewajiban hukumnya.
Proses Pelaporan SPT Tahunan
Pelaporan SPT Tahunan dilakukan melalui sistem Coretax, sebuah platform digital yang dirancang untuk mempermudah pengisian data dan pengajuan laporan pajak. Wajib pajak dapat mengakses sistem ini melalui komputer atau smartphone, sehingga tidak perlu datang langsung ke kantor pajak. Namun, dalam beberapa kasus, seperti untuk wajib pajak yang tidak familiar dengan teknologi, layanan jemput bola menjadi solusi efektif.
Realisasi Aktivasi Akun Perpajakan Digital
Sejauh ini, realisasi aktivasi akun perpajakan digital Coretax mencatat peningkatan signifikan. Secara nasional, Direktorat Jenderal Pajak melaporkan bahwa jumlah pelaporan SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2025 telah mencapai sekitar 1.822.185 laporan per 9 Februari 2026. Angka ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin sadar akan pentingnya kewajiban pajak dan mulai beralih ke metode digital.
Kepatuhan dan Kesadaran Masyarakat
Peningkatan kepatuhan wajib pajak menjadi salah satu indikator utama keberhasilan program ini. Dengan adanya layanan jemput bola, wajib pajak yang awalnya enggan atau tidak tahu cara melaporkan pajak kini lebih mudah memahami prosedur dan manfaatnya. Hal ini juga berdampak positif pada peningkatan pendapatan negara yang berasal dari sektor pajak.
Peran Petugas Pajak
Petugas pajak memiliki peran vital dalam menjalankan layanan jemput bola. Mereka tidak hanya membantu wajib pajak dalam pengisian formulir tetapi juga memberikan edukasi tentang aturan dan regulasi pajak. Dengan demikian, wajib pajak tidak hanya memenuhi kewajiban hukumnya tetapi juga memahami kontribusinya terhadap pembangunan nasional.
Pengembangan Digital Perpajakan
Transformasi digital dalam perpajakan menjadi prioritas utama pemerintah. Dengan sistem Coretax, proses pelaporan pajak menjadi lebih efisien dan transparan. Selain itu, sistem ini juga memungkinkan wajib pajak untuk mengakses informasi pajak kapan saja dan di mana saja, tanpa harus datang ke kantor pajak.
Tantangan dan Solusi
Meski layanan jemput bola menawarkan banyak manfaat, masih ada tantangan yang dihadapi. Misalnya, kurangnya pemahaman masyarakat tentang sistem Coretax dan ketidaknyamanan dalam menggunakan teknologi. Untuk mengatasi ini, KPP Pratama Semarang Tengah terus melakukan sosialisasi dan pelatihan kepada wajib pajak.
Layanan jemput bola pelaporan SPT Tahunan di Semarang merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan memperluas akses layanan perpajakan. Dengan dukungan sistem digital seperti Coretax, proses pelaporan pajak menjadi lebih mudah dan efisien. Di masa depan, inisiatif serupa diharapkan bisa diterapkan di berbagai daerah untuk memastikan semua wajib pajak memenuhi kewajibannya secara mandiri dan tepat waktu.***

>
>
>
Saat ini belum ada komentar