Pembangunan Sekolah Rakyat di Jawa Timur: Proyek Infrastruktur Pendidikan yang Mengubah Wajah Daerah
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan anggaran besar untuk membangun infrastruktur pendidikan di Jawa Timur. Proyek ini dikenal sebagai Sekolah Rakyat (SR) Provinsi Jawa Timur 1, yang akan dibangun di lima lokasi utama. Anggaran yang dialokasikan mencapai sekitar Rp 1,165 triliun, yang berasal dari APBN Tahun Anggaran 2025–2026.
Lokasi dan Fasilitas yang Dibangun
Lima lokasi yang menjadi pusat pembangunan SR Provinsi Jawa Timur 1 adalah Kabupaten Gresik, Kabupaten Tuban, Kabupaten Sampang, Kabupaten Jombang, dan Kota Surabaya. Setiap lokasi akan memiliki fasilitas yang lengkap dan modern, termasuk gedung sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA. Selain itu, asrama siswa putra dan putri, asrama guru, serta bangunan serbaguna juga akan disediakan.
Fasilitas lainnya seperti masjid, lapangan olahraga, kantin, ruang terbuka hijau, dan sistem pengolahan air limbah (IPAL) juga akan menjadi bagian dari proyek ini. Konsep yang digunakan adalah kawasan pendidikan terpadu, yang menggabungkan fasilitas pembelajaran dan hunian dalam satu area.
Target Penyelesaian dan Manfaat
Kontrak pekerjaan pembangunan SR Provinsi Jawa Timur 1 telah ditandatangani pada 28 November 2025 dan ditargetkan rampung pada akhir Juni 2026. Dengan penyelesaian yang direncanakan, kegiatan belajar mengajar diharapkan dapat dimulai pada tahun ajaran 2026–2027.
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyatakan bahwa pembangunan SR merupakan komitmen pemerintah dalam menyediakan fasilitas pendidikan yang layak dan berkualitas bagi masyarakat. “Kementerian PU memastikan fasilitas pendidikan Sekolah Rakyat dibangun secara cepat, tepat, dan berkualitas agar segera dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.
Proyek Nasional yang Menjangkau Banyak Wilayah
Secara nasional, pembangunan SR Tahap II dilaksanakan di 104 lokasi yang tersebar di 32 provinsi dan 102 kabupaten/kota di Indonesia. Program ini ditargetkan dapat menampung sekitar 112.320 siswa dengan total 3.744 rombongan belajar (rombel), terdiri dari 1.872 rombel SD, 936 rombel SMP, dan 936 rombel SMA.
Proyek ini tidak hanya berdampak pada peningkatan akses pendidikan, tetapi juga berkontribusi pada penguatan kualitas sumber daya manusia. Dengan adanya sekolah-sekolah baru yang memadai, anak-anak di daerah bisa mendapatkan pendidikan yang lebih baik, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Penyedia Jasa Konstruksi dan Proses Pengerjaan
Penyedia jasa konstruksi untuk proyek SR Provinsi Jawa Timur 1 adalah Waskita–CAG KSO. Proses pengerjaan akan dilakukan dengan memperhatikan standar kualitas dan waktu yang telah ditentukan. Pemilihan penyedia jasa ini dilakukan setelah melalui proses tender yang ketat, sehingga diharapkan hasilnya sesuai dengan harapan pemerintah dan masyarakat.
Masa Depan Pendidikan di Jawa Timur
Dengan pembangunan SR Provinsi Jawa Timur 1, Jawa Timur diharapkan bisa menjadi contoh bagi daerah-daerah lain dalam membangun infrastruktur pendidikan yang memadai. Proyek ini juga akan memberikan dampak ekonomi, karena selama proses pembangunan, banyak tenaga kerja lokal akan terlibat.
Selain itu, sekolah-sekolah baru ini akan menjadi pusat kegiatan sosial dan budaya di masing-masing wilayah. Dengan fasilitas yang lengkap dan modern, siswa akan merasa nyaman dan termotivasi untuk belajar, sehingga meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan. ***

>
>
>
Saat ini belum ada komentar