Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » NASIONAL » FIFA Menghukum Mantan Manajer Timnas Indonesia dengan Sanksi Berat

FIFA Menghukum Mantan Manajer Timnas Indonesia dengan Sanksi Berat

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – FIFA, lembaga tertinggi sepak bola dunia, telah mengambil tindakan tegas terhadap mantan manajer tim nasional Indonesia, Sumardji. Putusan ini dijatuhkan setelah ditemukan bahwa ia melanggar aturan disiplin FIFA dalam sebuah insiden yang terjadi saat pertandingan krusial antara Indonesia dan Irak pada Oktober 2025. Sanksi yang diberikan mencakup larangan untuk mendampingi tim selama 20 pertandingan serta denda sebesar 15 ribu franc Swiss atau sekitar Rp 324 juta.

Insiden yang Memicu Sanksi

Peristiwa yang menjadi dasar pemberian sanksi terjadi usai laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Irak dan Indonesia di Jeddah. Dalam laporan resmi FIFA, Sumardji diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap wasit asal Tiongkok, Na Ming. Ia diklaim melakukan dorongan fisik hingga wasit tersebut terjatuh. Peristiwa ini langsung memicu kartu merah dari wasit setelah peluit panjang berbunyi.

Sanksi ini merupakan konsekuensi dari tindakan yang dinilai melanggar Pasal 14 ayat (1) Kode Disiplin FIFA. Meski FIFA memberikan kesempatan bagi pihak terkait untuk klarifikasi sejak pertengahan Oktober 2025, tidak ada pembelaan resmi yang diajukan oleh Sumardji atau pihak terkait. Hal ini dianggap sebagai pengakuan atas tuduhan yang diajukan oleh FIFA.

Respons dari Sumardji

Menanggapi putusan ini, Sumardji menyatakan kekecewaan mendalam. Ia menilai hukuman yang diterimanya tidak proporsional dengan peristiwa yang sebenarnya terjadi di lapangan. Baginya, larangan 20 pertandingan adalah sanksi yang sangat berat, terlebih karena ia pernah menjalani tanggung jawab sebagai manajer tim nasional.

Namun, meskipun merasa tidak puas, Sumardji menyatakan menerima keputusan FIFA sebagai bagian dari konsekuensi dari situasi yang memanas di lapangan. Ia juga menegaskan bahwa dirinya akan tetap menjalankan tanggung jawabnya sebagai Kepala Badan Tim Nasional (BTN), yang kini menjadi fokus utamanya.

Dampak Terhadap Operasional Timnas

Meski sanksi yang diterima Sumardji cukup berat, dampaknya terhadap operasional tim nasional dianggap tidak signifikan. Hal ini karena Sumardji telah mundur dari jabatan sebagai Manajer Timnas sejak pertengahan Desember 2025. Saat ini, ia lebih fokus pada perannya sebagai Kepala BTN, sehingga absensinya dari bench tidak akan memengaruhi struktur kepelatihan tim nasional.

Keterlibatan Sumardji dalam Sepak Bola Indonesia

Sumardji bukanlah sosok asing dalam dunia sepak bola Indonesia. Sebelum menjabat sebagai Kepala BTN, ia pernah memimpin Bhayangkara FC dan juga bertugas sebagai manajer tim nasional. Pengalaman dan pengetahuannya tentang manajemen tim dianggap penting dalam membangun strategi dan kebijakan sepak bola nasional.

Reaksi Publik dan Media

Putusan FIFA ini mendapat perhatian luas dari publik dan media olahraga Indonesia. Banyak yang mengecam tindakan Sumardji, sementara sebagian lainnya menilai hukuman yang diberikan terlalu berat. Namun, FIFA tetap bersikeras bahwa tindakan tersebut diperlukan untuk menjaga integritas dan etika dalam sepak bola.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polresta Banyuwangi gelar Dzikir dan Doa Bersama Sambut Hari Bhayangkara ke-79

    Polresta Banyuwangi gelar Dzikir dan Doa Bersama Sambut Hari Bhayangkara ke-79

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 135
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polresta Banyuwangi Polda Jatim menggelar dzikir dan doa bersama di Masjid Roudlotul Jannah Polresta Banyuwangi, Kamis (19/6/2025). Doa bersama digelar dalam rangka pembinaan tradisi peringatan Hari Bhayangkara Ke-79 Tahun 2025 dengan tema ‘Polri untuk Masyarakat. Acara tersebut turut dihadiri Pejabat utama dan sejumlah personel Polresta Banyuwangi Polda Jatim. Wakapolresta Banyuwangi AKBP Teguh Priyo […]

  • Lembaga Konsumen Kritik Penundaan Cukai MBDK, Ini Catatan YLKI dan FKBI

    Lembaga Konsumen Kritik Penundaan Cukai MBDK, Ini Catatan YLKI dan FKBI

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 77
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) dan Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI) mengkritik tindakan pemerintah yang kembali menunda penerapan cukai terhadap produk Minuman Berpemanis Dalam Kemasan (MBDK). Penerapan cukai untuk produk MBDK sebelumnya dijadwalkan berlaku pada tahun 2026. Namun, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pajak MBDK baru akan diberlakukan oleh pemerintah jika […]

  • Hardiknas 2025,Ajeng Wira Wati Ingin Kualitas Pendidikan di Surabaya Meningkat

    Hardiknas 2025,Ajeng Wira Wati Ingin Kualitas Pendidikan di Surabaya Meningkat

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 215
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Setiap tanggal 2 Mei, bangsa Indonesia memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) sebagai bentuk penghormatan terhadap Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hadjar Dewantara. Peringatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk merenungkan kembali nilai-nilai pendidikan yang telah diperjuangkan oleh beliau. Tahun 2025 ini, Hardiknas mengusung tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.” Tema ini […]

  • Polres Madiun Kota Ungkap Kasus Penipuan Dana Talangan dan Curanmor

    Polres Madiun Kota Ungkap Kasus Penipuan Dana Talangan dan Curanmor

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 152
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polres Madiun Kota Polda Jatim berhasil mengungkap Dua kasus kejahatan yang terjadi di wilayah hukumnya, yakni penipuan dana talangan dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Kasus penipuan dan penggelapan tersebut berlangsung pada 3–7 September 2025 di area parkir SD Mitra Harapan, Jalan Sukarno Hatta, Kecamatan Taman, Kota Madiun. Hal ini disampaikan oleh Kasi Humas […]

  • Pemkab Bojonegoro berpartisipasi dalam Forum Smart City Evaluation 2024 di Bali

    Pemkab Bojonegoro berpartisipasi dalam Forum Smart City Evaluation 2024 di Bali

    • calendar_month Sabtu, 29 Jun 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 196
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menunjukkan komitmen serius dalam mewujudkan smart city dengan berpartisipasi secara aktif dalam Forum Smart City Evaluation 2024 yang berlangsung di The Meru Sanur Hotel, Denpasar, Bali. Acara ini, diadakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), menjadi ajang penting untuk mengevaluasi dan memperkuat implementasi konsep kota cerdas di Indonesia. Dalam forum […]

  • Penangkapan Bupati Ponorogo

    Penangkapan Bupati Ponorogo dalam Operasi Tangkap Tangan

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 154
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di Jawa Timur. Ia dan sejumlah pihak terkait telah dibawa ke gedung KPK Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pelaku OTT yang Diamankan Dalam operasi tersebut, tim KPK berhasil mengamankan total 13 orang. Tujuh dari mereka dibawa […]

expand_less