Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Fenomena Burung Migrasi dari Rusia dan Tiongkok di Jawa Timur

Fenomena Burung Migrasi dari Rusia dan Tiongkok di Jawa Timur

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Beberapa waktu lalu, terjadi fenomena yang menarik perhatian para peneliti dan pecinta alam. Burung-burung dari negara-negara seperti Rusia dan Tiongkok terpantau berada di wilayah Kabupaten Tulungagung dan Trenggalek, Jawa Timur. Kejadian ini menjadi bukti bahwa Indonesia masih menjadi jalur penting dalam migrasi burung global.

Jalur Migrasi Burung yang Terbentuk Selama Ribuan Tahun

Proses migrasi burung adalah bagian dari evolusi alami yang memungkinkan spesies tersebut bertahan hingga saat ini. Setiap tahun, ribuan burung melakukan perjalanan jauh untuk mencari lingkungan yang lebih sesuai dengan kebutuhan mereka. Di Indonesia, proses ini terjadi dalam dua periode utama: awal musim dingin di belahan bumi utara, dan kembali ke daerah asalnya pada akhir musim semi.

Burung-burung dari Asia Timur, termasuk Rusia dan Tiongkok, melewati jalur migrasi yang dikenal sebagai East Asia Australia Flyway. Jalur ini melintasi beberapa wilayah, termasuk Semenanjung Thailand, Semenanjung Malaysia, Sumatera, Jawa, hingga Bali atau Lombok. Proses ini tidak hanya mengubah pola hidup burung, tetapi juga memberikan dampak besar terhadap ekosistem di sepanjang jalur tersebut.

Ancaman terhadap Habitat Burung Migrasi

Perubahan lingkungan, seperti reklamasi pesisir dan alih fungsi lahan basah, menjadi ancaman serius bagi habitat burung migrasi. Lahan basah yang merupakan tempat istirahat dan makan bagi burung pantai dan lahan basah semakin berkurang karena penggunaan lahan untuk pertanian, permukiman, atau proyek infrastruktur lainnya.

Dosen biologi dari Universitas Andalas, Wilson Novarino, menjelaskan bahwa perubahan lingkungan ini dapat memengaruhi populasi burung secara global. “Setiap tahun ratusan spesies burung bermigrasi melewati Indonesia. Perubahan habitat akan berdampak langsung pada kelangsungan hidup mereka,” ujarnya.

Pentingnya Mempertahankan Lahan Basah dan Hutan

Untuk mencegah penurunan jumlah spesies burung migrasi, diperlukan kebijakan yang lebih baik dalam pengelolaan lahan basah dan hutan. Lahan basah dan hutan menjadi batu pijakan (stepping stone) bagi burung-burung yang membutuhkan waktu istirahat selama perjalanan mereka.

Wilson menekankan bahwa perlindungan habitat ini sangat penting agar keberadaan burung migrasi tetap bisa dinikmati oleh masyarakat. “Dengan menjaga ekosistem yang ada, kita bisa memastikan bahwa burung-burung ini tetap hadir di sekitar kita,” katanya.

Peran Indonesia dalam Jalur Migrasi Global

Indonesia tidak hanya menjadi tempat singgah bagi burung migrasi, tetapi juga menjadi bagian dari jalur migrasi utama dunia. Dengan posisi geografis yang strategis, negara ini menjadi titik penting dalam menjaga keseimbangan ekologis global.

Selain itu, adanya berbagai jenis burung yang bermigrasi, seperti elang dan burung hutan, menunjukkan keragaman hayati yang tinggi. Konservasi dan perlindungan ekosistem menjadi tanggung jawab bersama, baik dari pemerintah maupun masyarakat.

Langkah Konkret untuk Perlindungan Burung Migrasi

Beberapa langkah konkret dapat dilakukan untuk melindungi burung migrasi. Pertama, peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan. Kedua, penguatan kebijakan pemerintah dalam menjaga lahan basah dan hutan. Ketiga, kolaborasi antara lembaga konservasi, ilmuwan, dan komunitas lokal dalam upaya perlindungan satwa liar.

Dengan tindakan yang tepat, Indonesia dapat tetap menjadi rumah bagi burung-burung migrasi dan menjaga keanekaragaman hayati yang luar biasa.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Legislator PPP Surabaya Usulkan Gedung Kaza Untuk Layanan Kesehatan Penunjang RSUD dr. Soewandhie

    Legislator PPP Surabaya Usulkan Gedung Kaza Untuk Layanan Kesehatan Penunjang RSUD dr. Soewandhie

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 138
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anggota DPRD Kota Surabaya, Agus Mashuri, mendorong Pemerintah Kota Surabaya untuk mengoptimalkan pemanfaatan gedung Kaza yang berada di kawasan FMK (Fasilitas Medis Kota), sebagai bagian dari upaya penunjang layanan kesehatan di RSUD dr. Soewandhie. Menurut Agus,gedung Kaza yang selama ini hanya digunakan terbatas, seperti untuk pelayanan SIM, memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai […]

  • Pelaksana ODL

    SMPN 1 Jabon Diduga Langgar Revisi ODL, Kepala Sekolah: Tidak Ada yang Dilanggar

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 340
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — SMP Negeri 1 Jabon diduga melanggar Surat Edaran (SE) Bupati terbaru terkait Outdoor Learning (ODL) yang telah direvisi oleh Bupati Sidoarjo. Sekolah tersebut diketahui melaksanakan kegiatan ODL ke luar Pulau Jawa, tepatnya ke Pulau Dewata, Bali. Kepala SMPN 1 Jabon, Yayuk Dian Mandasari, S.Pd., M.Pd., membenarkan kegiatan tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa tidak […]

  • Wisata Petik Jambu BUMDES Kebaron Makmur Sulap Lahan 4 Hektare Menjadi Pusat Wisata Edukasi

    Wisata Petik Jambu BUMDES Kebaron Makmur Sulap Lahan 4 Hektare Menjadi Pusat Wisata Edukasi

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 257
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Desa Kebaron, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, menghadirkan destinasi Wisata Kaki Bumi Petik Jambu yang dikelola oleh BUMDES Kebaron Makmur bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Dari total lahan 4 hektare, sekitar 2 hektare dimanfaatkan sebagai kebun jambu, sementara sisanya menjadi area wisata seperti kolam pancing, peternakan kambing, taman kelinci, hingga Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). […]

  • Safari Ramadan di Jogja, Kapolri: Perkuat Sinergitas TNI-Polri, Ulama, dan Masyarakat

    Safari Ramadan di Jogja, Kapolri: Perkuat Sinergitas TNI-Polri, Ulama, dan Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 158
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menghadiri safari ramadan di Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dalam acara tersebut Kapolri turut memberikan santunan kepada enam anak yatim sebagai perwakilan. Penyerahan bantuan didampingi Kapolda DIY Brigjen Pol. Anggoro Sukartono. Turut hadir dalam acara, sejumlah pejabat utama (PJU) Mabes Polri dan Polda DIY. Acara ini […]

  • Diskominfo Jatim Rilis APPS Jatimprov untuk Optimalisasi Layanan Digital

    Diskominfo Jatim Rilis APPS Jatimprov untuk Optimalisasi Layanan Digital

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 157
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam upaya meningkatkan layanan publik berbasis digital, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) meluncurkan aplikasi inovatif bernama APPS Jatimprov. Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah perangkat daerah dalam mengajukan pengembangan sistem informasi dengan lebih efisien dan aman. Kepala Diskominfo Jatim, Sherlita Ratna Dewi Agustin, menyatakan bahwa APPS Jatimprov bertujuan untuk […]

  • Dongkrak Pariwisata di Surabaya, DPRD Dorong Pemkot Wujudkan Tempat Wisata Yang Inklusif Dan Ramah Muslim

    Dongkrak Pariwisata di Surabaya, DPRD Dorong Pemkot Wujudkan Tempat Wisata Yang Inklusif Dan Ramah Muslim

    • calendar_month Kamis, 24 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Diagramkota.com Surabaya – Komisi C DPRD Surabaya mendorong pemerintah kota untuk memasukkan konsep wisata ramah muslim dalam rancangan pembangunan destinasi wisata surabaya. Langkah ini diusulkan seiring dengan pesatnya pertumbuhan sektor pariwisata yang dinilai memiliki potensi besar dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD)Surabaya. Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto, menyampaikan bahwa dengan mayoritas penduduk Indonesia […]

expand_less