Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » Kebijakan Moneter AS: The Fed Tetap Tahan Suku Bunga, Fokus pada Stabilitas Ekonomi

Kebijakan Moneter AS: The Fed Tetap Tahan Suku Bunga, Fokus pada Stabilitas Ekonomi

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – The Federal Reserve (The Fed) kembali memutuskan untuk mempertahankan suku bunga di level 3,50-3,75%. Keputusan ini diambil setelah pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) selama dua hari. Keputusan ini menunjukkan bahwa bank sentral Amerika Serikat (AS) masih melihat perlu adanya evaluasi terhadap dampak dari tiga kali pemangkasan suku bunga sebelumnya.

Alasan Utama Penahanan Suku Bunga

Dalam pernyataannya, The Fed menyebutkan tiga faktor utama yang menjadi dasar keputusan penahanan suku bunga. Pertama, dampak dari pemangkasan suku bunga sebelumnya masih perlu waktu untuk dievaluasi. Kedua, inflasi yang relatif tinggi masih menjadi perhatian serius. Ketiga, pasar tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi menunjukkan tanda-tanda stabil dan solid.

“The Fed tidak ingin terburu-buru dalam mengambil keputusan,” ujar Ketua The Fed Jerome Powell dalam konferensi pers usai rapat. “Kami akan berfokus pada variabel tujuan kami dan membiarkan data menjadi penuntun.”

Perubahan Deskripsi Pertumbuhan Ekonomi

Pernyataan resmi The Fed juga mencerminkan perubahan deskripsi terhadap pertumbuhan ekonomi AS. Sebelumnya, pertumbuhan ekonomi digambarkan sebagai “moderat”, namun kini dinyatakan sebagai “solid” setelah produk domestik bruto (PDB) kuartal ketiga 2025 melonjak hingga 4,4%.

“Pertumbuhan ekonomi AS sangat kuat tahun lalu dan memasuki 2026 dengan fondasi yang kuat,” jelas Powell. Namun, ia tetap memperhatikan risiko inflasi yang masih relatif tinggi.

Inflasi dan Tekanan Politik

Inflasi di AS saat ini berada di sekitar 3%, lebih dekat ke target 2% yang ditetapkan oleh The Fed. Meski demikian, beberapa pejabat FOMC khawatir bahwa kenaikan harga belum sepenuhnya mereda. Mereka menginginkan pemangkasan suku bunga dihentikan atau bahkan dihapus hingga ada bukti lebih kuat bahwa inflasi benar-benar turun.

Selain itu, tarif Trump menjadi faktor tambahan yang memengaruhi dinamika inflasi. Tarif tersebut diperkirakan akan memberikan tekanan jangka pendek, namun akan mereda pada akhir tahun ini. Powell menganggap tarif sebagai kenaikan harga satu kali (one-off), bukan sumber kenaikan harga yang berkelanjutan.

Perbedaan Pendapat di Dalam Komite

Meskipun mayoritas anggota komite mendukung keputusan menahan suku bunga, terdapat dua anggota yang berbeda pendapat. Gubernur Stephen Miran dan Christopher Waller memberikan suara menentang keputusan tersebut. Keduanya mendorong pemangkasan tambahan sebesar 25 bps. Ini merupakan dissent keempat berturut-turut bagi Miran.

Miran dan Waller diangkat oleh Presiden Donald Trump. Masa jabatan Miran berakhir pada Sabtu ini, sedangkan Waller sempat diwawancarai untuk posisi Ketua The Fed, meski peluangnya dinilai kecil.

Independensi Bank Sentral dalam Sorotan

Perbedaan pendapat di dalam komite menunjukkan ketegangan antara pihak yang ingin melonggarkan kebijakan dan yang ingin tetap ketat. Selain itu, The Fed juga dihadapkan pada tekanan politik yang semakin besar. Baru-baru ini, Departemen Kehakiman AS telah memanggil Powell melalui surat panggilan terkait renovasi kantor pusat The Fed di Washington, D.C.

Trump sebelumnya telah mengancam akan memecat Powell dan bahkan telah mengambil langkah untuk memberhentikan Gubernur Lisa Cook. Seluruh situasi ini menyoroti pertarungan mengenai independensi The Fed, yakni kemampuannya untuk beroperasi tanpa campur tangan politik.

Kapan Suku Bunga Turun?

Powell mengatakan bahwa setelah harga-harga turun, bank sentral akan mempertimbangkan untuk melonggarkan kebijakan. Namun, dia tidak memberi kepastian waktu. “Kami akan berfokus pada variabel tujuan kami dan membiarkan data menjadi penuntun,” imbuhnya.

Keputusan ini menunjukkan bahwa The Fed masih memprioritaskan stabilitas ekonomi dibandingkan aksi cepat dalam menurunkan suku bunga. Dengan pertumbuhan ekonomi yang solid dan inflasi yang masih tinggi, The Fed akan terus memantau situasi secara cermat sebelum mengambil langkah berikutnya.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempa Bumi , Mentawai, Sumatera Barat Gempa , Pacitan, BMKG JEMBER

    Gempa Bumi Magnitudo 5,7 Mengguncang Wilayah Mentawai

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 105
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 5,7 mengguncang wilayah Tuapejat di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Peristiwa ini terjadi pada hari Sabtu, 4 April 2026, pukul 18.21 WIB. BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) melaporkan bahwa gempa tersebut berada pada koordinat 2,05 Lintang Selatan dan 100,05 Bujur Timur, dengan kedalaman sekitar 11 kilometer. Lokasi […]

  • Kehidupan Pribadi dan Karier Artis Korea yang Menarik Perhatian

    Kehidupan Pribadi dan Karier Artis Korea yang Menarik Perhatian

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 77
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kehidupan pribadi para artis Korea sering kali menjadi sorotan publik, terutama ketika ada kabar tentang hubungan asmara mereka. Salah satu kasus yang baru-baru ini mengundang perhatian adalah dugaan hubungan antara penyanyi R&B ternama Lee Hi dan rapper Dok2. Keduanya dikabarkan menjalin hubungan sejak sekitar 2022, dengan perbedaan usia enam tahun di antara keduanya. Interaksi […]

  • Gelar KRYD, Polda Jatim Patroli Skala Besar Cegah Aksi Premanisme

    Gelar KRYD, Polda Jatim Patroli Skala Besar Cegah Aksi Premanisme

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 276
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) kembali meningkatkan intensitas pengamanan dengan melaksanakan patroli skala besar dalam rangka kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD), pada Sabtu (31/5/2025). Kegiatan ini menyasar premanisme dan oknum-oknum yang mengatasnamakan organisasi masyarakat (ormas) yang meresahkan masyarakat. Kepala Bagian Pengendalian Operasi Biro Operasi Polda Jatim, AKBP I Made Dhanu Wardana mengatakan, […]

  • Tim Taekwondo Garuda Bhayangkara Presisi Polri Raih 6 Emas di Thailand Heroes Taekwondo International Championship

    Tim Taekwondo Garuda Bhayangkara Presisi Polri Raih 6 Emas di Thailand Heroes Taekwondo International Championship

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 308
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia Irjen Pol Dedi Prasetyo, hari Kamis (15/08/24) menerima tim Taekwondo Garuda Bhayangkara Presisi Polri yang baru saja kembali dari mengikuti Heroes Taekwondo International Championship di Bangkok, Thailand 11 – 12 Agustus 2024. Dari Thailand, Tim Taekwondo Garuda Bhayangkara Presisi Polri yang dipimpin Kabag Binjas Rowatpers SSDM Polri […]

  • Prediksi Laga Seru Serie A: Bologna vs Parma

    Prediksi Laga Seru Serie A: Bologna vs Parma

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 150
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Bologna dan Parma dalam lanjutan Serie A Italia musim 2025/2026 akan menjadi salah satu laga yang paling dinantikan oleh para penggemar sepak bola. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Stadio Renato Dall’Ara, Minggu (8/2/2026) pada pukul 18.30 WIB. Kedua tim memiliki ambisi untuk meraih kemenangan, yang akan menentukan posisi mereka di klasemen sementara. […]

  • 28 Years Later, Film Horor

    28 Years Later: Pengaruh Film Horor dalam Konteks Sosial dan Budaya

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 134
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Film 28 Years Later: The Bone Temple tidak hanya menjadi sekuel dari film horor yang sukses sebelumnya, tetapi juga menghadirkan refleksi mendalam tentang keadaan manusia di tengah krisis global. Dengan alur cerita yang kuat dan karakter-karakter yang kompleks, film ini memperlihatkan bagaimana dunia bisa berubah secara drastis akibat wabah virus yang menghancurkan struktur sosial. […]

expand_less