Kembalinya Andik Vermansah ke Persebaya Surabaya: Impian yang Masih Tertunda
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Andik Vermansah, pemain sepak bola berusia 34 tahun asal Jember, kembali menjadi sorotan setelah menyampaikan keinginannya untuk kembali memperkuat klub kesayangannya, Persebaya Surabaya. Meski pernyataan ini disampaikan dengan nada santai, isu kepulangan sang pemain menuai pro dan kontra di kalangan penggemar sepak bola Indonesia, terutama para Bonek—pendukung setia Persebaya.
Kepulangan yang Tak Sekadar Romantis
Nilai pasar Andik yang mencapai Rp 1,3 miliar membuat isu kepulangannya tidak hanya dianggap sebagai romantisme semata, tetapi juga mengandung sisi realistis dalam dunia sepak bola profesional. Pemain yang dikenal dengan karakter keras kepala dan berani ini memiliki reputasi kuat di level nasional, bahkan pernah membuat legenda Inggris David Beckham kewalahan saat melawan dirinya di lapangan.
Dalam wawancara di kanal YouTube Sport77, Andik mengungkapkan rasa rindu terhadap Surabaya dengan gaya santai khas Arek Jatim. Ia bercanda bahwa ia ingin pulang setiap hari, tetapi ketika pembicaraan beralih ke Persebaya, nada suaranya langsung berubah serius.
“Saya jujur, dari dulu memang kepingin sekali balik ke Persebaya. Tapi sepertinya belum berjodoh,” ujar Andik, yang kini bermain untuk Garudayaksa FC sejak Agustus 2025.
Prinsip yang Kuat dan Keinginan yang Tidak Mudah Dihilangkan
Meski masih merasa belum berjodoh, Andik tidak menunjukkan rasa kecewa atau penyesalan. Ia menjelaskan bahwa keinginan untuk kembali ke Persebaya bukanlah semata-mata karena hasrat pribadi, tetapi juga karena ia ingin memberi dampak nyata di lapangan. Bagi Andik, kembali ke klub kebanggaan Bonek harus dilakukan dalam kondisi masih mampu berkontribusi.
“Saya tidak mau kembali ke sana hanya untuk pensiun, saat tenaga sudah habis. Saya tidak mau dikenal seperti itu,” tegasnya. Prinsip ini menjadi garis merah bagi Andik sebagai pemain profesional.
Ia juga menyebutkan bahwa jiwa “wani dan ngeyel” yang melekat pada dirinya selama karier masih terasa kuat. Meskipun usianya sudah menginjak 34 tahun, Andik yakin bahwa kemampuan dan semangatnya masih bisa memberikan kontribusi signifikan.
Latar Belakang dan Karier yang Menjanjikan
Lahir pada 23 November 1991 di Jember, Andik memiliki tinggi badan 1,63 meter dan berposisi sebagai sayap kanan. Ia dikenal piawai dalam menggunakan kedua kaki serta mampu bermain di sisi kiri maupun sebagai gelandang serang. Selama kariernya, Andik telah membela beberapa klub ternama, termasuk Persebaya Surabaya, Persiraja Banda Aceh, dan kini Garudayaksa FC.
Meski detail kontraknya belum diumumkan secara resmi, Andik bergabung dengan Garudayaksa FC pada 28 Agustus 2025. Namun, isu kepulangannya ke Persebaya Surabaya tetap menjadi topik yang menarik perhatian publik.
Potensi Kembalinya Andik ke Persebaya
Penggemar sepak bola Indonesia, khususnya Bonek, sangat antusias dengan kemungkinan Andik kembali memperkuat klub kebanggaannya. Namun, proses transfer tersebut akan tergantung pada berbagai faktor, termasuk kebijakan klub, kondisi fisik Andik, dan dinamika kompetisi sepak bola nasional.***

>

Saat ini belum ada komentar