Dana Buyback 790,69 Juta Lembar, Saham DEWA Tarik Dana Rp429,99 Miliar
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Darma Henwa (DEWA), salah satu emiten yang berada di bawah naungan Grup Bakrie, kembali menunjukkan langkah strategis dalam pengelolaan dana perusahaan. Dalam beberapa bulan terakhir, perseroan melakukan buyback saham senilai total Rp429,99 miliar. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat posisi modal dan menjaga stabilitas pasar modal di tengah kondisi fluktuatif.
Buyback yang dilakukan DEWA mencakup sebanyak 790,69 juta lembar saham. Harga pelaksanaan yang ditetapkan berkisar antara Rp430 hingga Rp645 per saham. Rincian transaksi menunjukkan bahwa pada 10 Desember 2025, perusahaan membeli 372,09 juta lembar saham dengan harga Rp430 per saham, senilai total Rp159,99 miliar. Sementara itu, pada 6 Januari 2026, DEWA melanjutkan buyback sebanyak 418,6 juta lembar saham dengan harga Rp645 per saham, senilai Rp269,99 miliar.
Dengan dana yang telah digunakan sebesar Rp429,99 miliar, DEWA telah menyelesaikan sekitar 45,2 persen dari total rencana buyback. Angka ini menunjukkan bahwa perseroan masih memiliki dana cadangan sebesar Rp520,01 miliar dari alokasi awal sebesar Rp950 miliar. Hal ini memberi fleksibilitas bagi perusahaan untuk terus melakukan buyback sesuai kebutuhan pasar.
Alasan Dilakukannya Buyback
Pengambilan keputusan untuk melakukan buyback didasarkan pada situasi pasar yang terus mengalami fluktuasi signifikan. Tindakan ini diambil sebagai bagian dari kebijakan yang diatur oleh Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 13 Tahun 2023. Pasal 12 ayat (1) dari regulasi tersebut menyebutkan bahwa perusahaan wajib menjaga kinerja dan stabilitas pasar modal dalam kondisi pasar yang tidak stabil.
Menurut narasumber dari pihak DEWA, “Buyback adalah salah satu cara untuk menstabilkan harga saham dan meningkatkan rasa percaya investor. Kami memilih waktu yang tepat untuk menjalankan transaksi agar tidak mengganggu alur bisnis utama perusahaan.”
Dampak Buyback terhadap Investor
Langkah buyback ini juga memberikan dampak positif terhadap para pemegang saham. Dengan peningkatan permintaan akan saham DEWA, harga saham cenderung lebih stabil dan meningkat. Hal ini bisa menjadi peluang bagi investor untuk mendapatkan keuntungan jangka panjang.
Selain itu, dengan adanya buyback, jumlah saham beredar di pasar akan berkurang. Ini dapat meningkatkan EPS (Earnings Per Share) per saham, sehingga membuat perusahaan lebih menarik bagi investor.
Kesiapan Perusahaan dalam Menghadapi Pasar
DEWA juga menunjukkan kesiapan dalam menghadapi dinamika pasar. Dengan dana yang tersisa sebesar Rp520,01 miliar, perusahaan memiliki kemampuan untuk terus melakukan buyback jika diperlukan. Hal ini menunjukkan bahwa DEWA tidak hanya fokus pada tindakan jangka pendek, tetapi juga merencanakan strategi jangka panjang untuk mempertahankan kinerja perusahaan.
Perspektif Masa Depan
Di masa depan, DEWA akan terus memantau kondisi pasar dan mengambil keputusan yang paling strategis. Dengan pengelolaan dana yang baik dan komitmen terhadap stabilitas pasar, perusahaan berharap dapat mempertahankan posisi kuatnya di industri pertambangan dan energi.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar