Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Penyelidikan Korupsi Fasilitas Kredit PT Sritex Munculkan Kontroversi, Rugikan Negara Rp 1,35 T

Penyelidikan Korupsi Fasilitas Kredit PT Sritex Munculkan Kontroversi, Rugikan Negara Rp 1,35 T

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Dalam kasus korupsi yang melibatkan dua bos PT Sritex, Iwan Setiawan Lukminto dan Iwan Kurniawan Lukminto, terdakwa mengajukan keberatan terhadap dugaan kerugian negara sebesar Rp 1,35 triliun. Kasus ini menimbulkan perdebatan mengenai bagaimana nilai kerugian tersebut ditentukan dan apakah prosesnya sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Perkembangan Terbaru dalam Persidangan

Sidang perdana terdakwa dilakukan di Pengadilan Tipikor Semarang pada 22 Desember 2025. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fajar Santoso menyampaikan dakwaan bahwa tindakan para terdakwa merugikan negara atau perekonomian negara sebesar Rp 1,35 triliun. Nilai ini berasal dari penyalahgunaan fasilitas kredit modal kerja yang diduga dilakukan oleh PT Sritex.

Penyalahgunaan tersebut diketahui melalui laporan audit investigatif Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa PT Sritex memanipulasi laporan keuangan agar tampak sehat dan layak menerima kredit tanpa agunan yang sah. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk mencairkan dana ratusan miliar dari berbagai bank pelat merah.

Penyalahgunaan Dana Kredit

Dana hasil pencairan tersebut tidak digunakan untuk kegiatan usaha sesuai ketentuan. Sebaliknya, uang itu digunakan untuk membayar surat utang jangka menengah PT Sritex yang sudah jatuh tempo sejak 2017. Jaksa menegaskan bahwa penggunaan dana ini bertentangan dengan tujuan awal dari fasilitas kredit.

Selain itu, Iwan Setiawan Lukminto juga diduga mengakali kewajiban pembayaran utang melalui mekanisme hukum. Ia bersama jajaran direksi disebut sengaja mengajukan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) dan gugatan perdata terhadap sejumlah perusahaan. Akibatnya, pembayaran utang ke kreditur tertunda hingga PT Sritex dinyatakan pailit pada 21 Oktober 2024.

Argumen Terdakwa terhadap Dakwaan Jaksa

Iwan Setiawan Lukminto kemudian menyampaikan nota keberatan atas dakwaan JPU. Menurutnya, dakwaan tersebut prematur karena belum memuat jumlah kerugian negara secara nyata dan pasti. Ia menilai bahwa putusan Mahkamah Konstitusi (MK) memerlukan adanya nilai kerugian yang jelas sebelum menetapkan tuntutan hukum.

Terdakwa menjelaskan bahwa PT Sritex sempat memenuhi kewajiban pembayaran sebagaimana yang disepakati dalam perjanjian kredit. Ia menyebutkan bahwa awal plafon kredit mencapai Rp 175 miliar dan Rp 250 miliar. Selain itu, terdakwa juga menyebutkan bahwa sebagian besar fasilitas kredit telah dilunasi sebelum pandemi COVID-19.

Dampak Pandemi dan Tantangan Ekonomi

Iwan Setiawan Lukminto menyoroti dampak pandemi COVID-19 terhadap operasional perusahaan. Ia mengatakan bahwa kebijakan pembatasan mobilitas, keterlambatan bahan baku akibat lockdown, serta penurunan pasar ekspor akibat perang Rusia-Ukraina sangat berdampak pada arus kas perusahaan. Kondisi ini membuat PT Sritex hanya mampu bertahan hingga Maret 2021.

Ia juga menyebut bahwa perusahaan telah menjalani proses PKPU dan homologasi yang dikuatkan putusan Pengadilan Niaga Semarang pada Januari 2022. Dengan demikian, ia menilai bahwa penetapan kerugian negara oleh jaksa bertentangan dengan UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perbendaharaan Negara serta Putusan MK.

Komentar dari Pihak Terkait

Terdakwa menegaskan bahwa penentuan nilai kerugian negara sebesar Rp 1,3 triliun dianggap prematur karena belum ada keputusan dari kurator. Ia menilai bahwa penuntut umum belum memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam putusan MK.

Kasus ini masih dalam proses persidangan dan akan terus dipantau oleh pihak berwajib serta masyarakat luas. Dengan adanya kontroversi ini, penting bagi publik untuk tetap waspada terhadap praktik-praktik korupsi yang dapat merugikan negara dan masyarakat.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Terdampak Banjir di Tangerang Mengungsi ke Balai Warga

    Warga Terdampak Banjir di Tangerang Mengungsi ke Balai Warga

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 44
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Banjir yang terjadi di kawasan Perumahan Pinang Griya, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, mengakibatkan ratusan keluarga terpaksa meninggalkan rumah mereka. Kejadian ini berawal dari tanggul Kali Angke yang jebol, sehingga air meluap dan menggenangi sejumlah permukiman warga. Menurut data yang diperoleh, sebanyak 550 kepala keluarga (KK) terdampak insiden tersebut. Total jumlah jiwa yang terkena […]

  • Peningkatan Kualitas Perawatan Ikan Nila di Desa Pademonegoro Lebih Diperhatikan dalam Program Ketahanan Pangan

    Peningkatan Kualitas Perawatan Ikan Nila di Desa Pademonegoro Lebih Diperhatikan dalam Program Ketahanan Pangan

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 240
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Upaya warga Desa Pademonegoro, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo dalam meningkatkan kualitas perawatan ikan nila mendapat perhatian khusus dari pihak kepolisian. Langkah ini menjadi bagian dari dukungan terhadap implementasi program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam sektor ketahanan pangan. Kapolsek Sukodono AKP Saadun melihat potensi besar budidaya ikan nila sebagai salah satu solusi […]

  • Jadwal dan Harga Tiket Kapal Roro Batam-Kuala Tungkal Jambi

    Jadwal dan Harga Tiket Kapal Roro Batam-Kuala Tungkal Jambi

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 126
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapal ro-ro menjadi salah satu pilihan transportasi laut yang banyak digunakan masyarakat untuk berpindah antar pulau. Salah satu rute yang cukup populer adalah dari Pelabuhan Telagapunggur Batam ke Pelabuhan Kuala Tungkal, Jambi. Rute ini dilayani oleh ASDP Indonesia Ferry, yang merupakan salah satu perusahaan pelayaran terkemuka di Indonesia. Perjalanan melalui rute ini memakan waktu sekitar […]

  • Panwascam

    Mencegah Kecurangan, Panwascam Tegalsari Sosialisasi Pengawasan Pilkada 2024 Perkuat Partisipasi Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 26 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 164
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Panwascam Tegalsari menggelar sosialisasi pengawasan Pilkada 2024 dengan mengangkat tema “Peran Seluruh Elemen Masyarakat dalam Mengawasi Pilkada untuk Menciptakan Proses Pemilihan yang Bersih dan Adil” di Hotel Midtown, Jalan Basuki Rahmad 76, Kel/Kec Tegalsari, Surabaya, Sabtu sore, (26/10/2024). Acara ini dihadiri oleh Camat beserta Lurah se-Kecamatan Tegalsari, masyarakat setempat, tokoh pemuda, dan komunitas […]

  • Hidden Gem Wisata Gunung Di Indonesia Yang Masih Alami

    Hidden Gem Wisata Gunung Di Indonesia Yang Masih Alami

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 404
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Hidden gem wisata gunung di Indonesia yang masih alamiDi balik gunung-gunung ikonik seperti Semeru dan Rinjani, tersembunyi permata-permata alam yang masih perawan, menawarkan pengalaman mendaki yang lebih intim dan autentik. Bagi para pendaki yang haus akan petualangan dan keindahan alami yang tak ternodai, berikut beberapa hidden gem gunung di Indonesia yang layak untuk […]

  • Hari Bhayangkara ke-78: Kapolres Magetan Apresiasi Keberanian Warga

    Hari Bhayangkara ke-78: Kapolres Magetan Apresiasi Keberanian Warga

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 289
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam perayaan Hari Bhayangkara ke-78 yang berlangsung di Pendopo Surya Graha, Senin (1 Juli 2024), tiga warga Magetan mendapat penghargaan atas kontribusi mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kapolres Magetan, AKBP Satria Permana SH SIK MT MIK. Ketiga warga yang mendapat penghargaan adalah Sukardi, Fery Andrik Setyawan, […]

expand_less