Cuaca Ekstrem di Surabaya dan Sidoarjo Akibat Hujan Deras
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Senin, 5 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Jawa Timur khususnya Surabaya dan Sidoarjo pada akhir pekan lalu menimbulkan berbagai dampak negatif. Hujan deras yang terjadi sejak sore hingga malam hari menyebabkan genangan air di sejumlah titik, mengganggu aktivitas warga dan perjalanan kendaraan.
Wilayah Terdampak Genangan Air
Berdasarkan laporan dari masyarakat setempat, beberapa kawasan di Surabaya dilaporkan tergenang air dengan ketinggian mencapai sepinggang orang dewasa. Beberapa daerah yang terkena dampak antara lain Banyu Urip, Simo Hilir, Karangrejo, Ngesong, Rungkut Menanggal Harapan, serta Rungkut Asri. Di sisi lain, kawasan seperti Ketintang, Kupang Indah arah HR Muhammad, Satelit Indah, Sidosermo, Jalan Hayam Wuruk, Margorejo, Exit Tol Perak, dan MERR juga dilaporkan terendam air.
Di Sidoarjo, genangan air juga terjadi di kawasan Bungurasih, Pondok Candra menuju Raya Rungkut Mapan, Jalan Kolonel Sugiono-Tropodo, serta Jalan Zainal Abidin, Waru. Tinggi air di beberapa lokasi mencapai hampir satu ban mobil, sehingga mengganggu perjalanan warga.
Ancaman bagi Warga dan Pengemudi
Hujan yang masih turun di wilayah terdampak membuat genangan air belum surut. Hal ini menimbulkan ancaman bagi warga, terutama pengemudi kendaraan. Sejumlah pengguna jalan mengeluhkan kondisi jalan yang licin dan genangan yang tidak bisa dilihat secara jelas.
Warga diminta tetap waspada dan menghindari jalan yang tergenang. Beberapa pihak juga memperingatkan agar tidak melewati area yang terlihat rawan, karena bisa saja terdapat saluran air yang tidak terlihat atau bahaya lainnya.
Kondisi Cuaca dan Prediksi
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan bahwa wilayah Jawa Timur masih berpotensi diguyur hujan dalam beberapa hari ke depan. Beberapa wilayah akan mengalami hujan lebat disertai petir, sehingga masyarakat diminta untuk tetap siaga.
Selain itu, cuaca ekstrem juga memengaruhi kualitas udara di sejumlah kota besar, termasuk Jakarta. Dalam beberapa waktu terakhir, kualitas udara di ibu kota mengalami penurunan, yang bisa berdampak pada kesehatan masyarakat.
Tindakan Pemerintah Daerah
Pemerintah Kota Surabaya telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi masalah genangan air. Salah satunya adalah mempercepat proses pembersihan saluran air yang tersumbat. Selain itu, warga juga diimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan agar tidak menyebabkan genangan air yang lebih parah.
Beberapa perangkat daerah juga sedang melakukan pemantauan terhadap daerah-daerah rawan banjir. Mereka berharap dapat mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan buruk yang bisa terjadi akibat cuaca ekstrem.
Penanganan Darurat dan Kesiapsiagaan
Dalam situasi seperti ini, penting bagi masyarakat untuk memiliki kesadaran akan risiko yang ada. Beberapa warga mengatakan bahwa mereka sudah terbiasa dengan kondisi cuaca ekstrem, namun tetap harus waspada. Beberapa organisasi masyarakat juga aktif dalam membantu warga yang terdampak banjir, baik dalam hal distribusi logistik maupun bantuan darurat.
Kepala Dinas Perhubungan Surabaya mengimbau warga untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas dan tidak memaksakan diri untuk melewati area yang tergenang. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum berkendara, terutama jika jalanan masih basah.
Genangan air yang terjadi di Surabaya dan Sidoarjo menjadi peringatan bagi masyarakat akan pentingnya persiapan menghadapi cuaca ekstrem. Meskipun hujan deras bukanlah hal yang baru, namun dampaknya bisa sangat besar jika tidak ditangani dengan tepat. Dengan kesiapsiagaan dan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan dapat mengurangi risiko dan dampak buruk dari cuaca ekstrem.***

>
>
Saat ini belum ada komentar