Penyebaran Super Flu di Indonesia: 8 Provinsi dengan Kasus Terbanyak Jawa Timur
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Penyakit influenza A(H3N2) subclade K, yang dikenal sebagai super flu, telah menyebar ke berbagai wilayah Indonesia. Berdasarkan data surveilans yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes), varian ini menjadi dominan dalam kasus flu yang terdeteksi. Direktur Penyakit Menular Kemenkes RI, dr. Prima Yosephine, menyampaikan bahwa hingga akhir Desember 2025, telah tercatat 62 kasus influenza A(H3N2) subclade K di delapan provinsi.
Wilayah dengan Kasus Terbanyak
Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah kasus terbanyak. Selain itu, Kalimantan Selatan dan Jawa Barat juga mencatatkan penyebaran yang signifikan. Data menunjukkan bahwa mayoritas penderita adalah perempuan dan anak-anak. Hal ini menunjukkan kecenderungan kelompok rentan terhadap infeksi virus ini.
- Jumlah kasus: 62 kasus tercatat hingga akhir tahun 2025
- Provinsi terbanyak: Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat
- Kelompok rentan: Perempuan dan anak-anak
Pemeriksaan Genom dan Varian yang Terdeteksi
Dari total 843 spesimen positif influenza yang diperiksa, sebanyak 348 sampel menjalani pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS). Hasilnya menunjukkan bahwa semua varian yang ditemukan merupakan jenis yang sudah diketahui dan sedang beredar secara global.
Menurut dr. Prima Yosephine, tidak ada varian baru yang muncul, sehingga situasi dapat dikendalikan dengan langkah-langkah preventif yang tepat.
Gejala yang Harus Diwaspadai
Super flu varian H3N2 subklade K memiliki gejala yang mirip dengan flu biasa, namun tingkat keparahannya lebih tinggi. Beberapa gejala umum meliputi demam tinggi, batuk kering, nyeri tenggorokan, dan pilek. Penderita juga bisa mengalami kesulitan bernapas, terutama jika memiliki riwayat penyakit pernapasan kronis.
Epidemiolog memperingatkan masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat liburan atau berkumpul dengan banyak orang.
Langkah Pencegahan yang Disarankan
Masyarakat disarankan untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan, seperti mencuci tangan secara rutin, menggunakan masker di tempat ramai, serta menghindari kontak langsung dengan orang yang sakit. Vaksinasi juga menjadi salah satu cara efektif untuk mencegah penyebaran virus.
Kemenkes terus memantau perkembangan kasus flu dan memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat. Dengan kesadaran dan tindakan preventif yang tepat, penyebaran super flu dapat diminimalkan.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar