Sejarah dan Perubahan Puri Bagas Nauli yang Dikenal sebagai Rumah 1000 Sinetron
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Selasa, 30 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Puri Bagas Nauli, yang dikenal sebagai rumah seribu sinetron, kini telah dibongkar. Bangunan legendaris ini pernah menjadi lokasi syuting berbagai sinetron populer di Indonesia. Kini, hanya tinggal kenangan dari masa lalu yang tergantikan oleh kawasan hunian baru.
Latar Belakang Pembongkaran
Puri Bagas Nauli telah lama menjadi ikon dalam industri hiburan tanah air. Lokasi ini tidak hanya menjadi tempat syuting sinetron, tetapi juga menjadi bagian dari sejarah kebudayaan masyarakat. Namun, setelah beberapa tahun menunggu pembeli, bangunan tersebut akhirnya terjual pada Juli 2024. Pemilik baru kemudian memutuskan untuk mengembangkan kawasan tersebut menjadi kompleks perumahan modern.
Mama Muel, seorang kreator konten, menjelaskan bahwa pemilik sebelumnya adalah almarhum Bapak Sahrul dan Ibu Indra. Proses penjualan ini memakan waktu sekitar 10 tahun sebelum akhirnya terwujud.
Proses Pembongkaran dan Perubahan
Setelah pembongkaran dimulai, perubahan besar terjadi secara bertahap. Pintu gerbang yang dulu sering muncul di layar kaca, halaman hijau yang menjadi latar adegan keluarga, serta bangunan utama yang megah, kini sudah tidak tersisa. Area tersebut kini berubah menjadi perumahan bernama Puri Kaberaz.
Dalam rencana pengembangan, kawasan ini akan dibangun sebanyak 23 unit rumah dengan konsep tiga lantai. Desain ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan hunian modern di kawasan perkotaan. Hingga saat ini, pembangunan masih terus berjalan dan hampir tidak menyisakan jejak kejayaan masa lalu Puri Bagas Nauli.
Reaksi Masyarakat
Banyak warga yang merasa kehilangan kehadiran Puri Bagas Nauli. Bagi sebagian orang, tempat ini bukan sekadar bangunan, melainkan bagian dari sejarah sinetron Indonesia. Berbagai komentar di media sosial menunjukkan rasa kekecewaan terhadap keputusan pembongkaran rumah bersejarah tersebut.
Salah satu pengguna media sosial menulis, “Sayang banget lho, rumah sejuta sinetron sudah lenyap dan hilang. Pasti fans-fansnya menangis karena rumah sejarah sejuta sinetron sudah tak ada.” Komentar serupa juga datang dari pengguna lain yang menyebut bahwa tempat ini menjadi kenangan bagi sinetron Gentabuana dan Pangeran.
Tantangan dan Pelajaran
Proses pembongkaran Puri Bagas Nauli menunjukkan tantangan dalam menjaga warisan budaya di tengah perkembangan urbanisasi. Meski pengembangan kawasan merupakan langkah penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, penting juga untuk melestarikan nilai-nilai sejarah yang terkandung dalam bangunan-bangunan bersejarah.
Selain itu, pembongkaran ini juga menjadi pelajaran tentang pentingnya keseimbangan antara progres dan pelestarian warisan budaya. Masyarakat dan pemerintah perlu bekerja sama untuk mencari solusi yang dapat menjaga keberlanjutan sekaligus memenuhi kebutuhan pembangunan. ***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar