Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Kronologi Kasus Pengusiran Lansia dari Rumahnya di Surabaya, Wawali Tangani Konflik Kepemilikan Tanah

Kronologi Kasus Pengusiran Lansia dari Rumahnya di Surabaya, Wawali Tangani Konflik Kepemilikan Tanah

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Kasus pengusiran lansia dari rumahnya di Surabaya menjadi perhatian masyarakat setelah Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, menjelaskan kronologi kejadian tersebut. Kejadian ini menimpa Nenek Elina (80 tahun) yang tinggal di Dukuh Kuwukan, Kelurahan Lontar, Sambikerep, Surabaya. Berdasarkan penjelasan Armuji, kasus ini bermula pada 4 Agustus 2025 ketika rumah Nenek Elina didatangi oleh seseorang bernama Samuel dan sejumlah orang lainnya.

Awal Mula Insiden

Armuji pada program Kompas Petang KompasTV mengungkapkan bahwa Samuel dan kelompoknya datang untuk memberi peringatan kepada Nenek Elina. “Pada tanggal 4 Agustus 2025, ini rumah nenek didatangi yang namanya Samuel dan segerombolan orang yang tentunya itu juga ada suruhan Samuel, terus mungkin memperingatkan Nenek Elina yang ada di sana,” ujar Armuji.

Beberapa hari kemudian, tepatnya pada 6 Agustus 2025, Samuel dan rekan-rekannya kembali mendatangi Nenek Elina. Mereka langsung mengusir Nenek Elina dari rumahnya. Samuel disebut mengklaim bahwa rumah tersebut sudah dibeli dari Elisa, yang merupakan kakak atau saudara dari Nenek Elina yang telah meninggal.

Proses Pengosongan Rumah

Setelah Nenek Elina dipaksa keluar dari rumah, beberapa hari kemudian Samuel dan kelompoknya mengosongkan seluruh isi rumah menggunakan alat berat. Semua barang-barang yang ada di dalam rumah, termasuk dokumen resmi, dikeluarkan. Nenek Elina mengaku tidak pernah menjual lahan atau rumah tersebut. Namun, Samuel mengklaim bahwa mereka membeli properti tersebut dari Elisa.

Tanggapan Pemerintah Kota

Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, menyatakan bahwa pihaknya sedang memantau situasi ini secara lebih lanjut. Ia menegaskan bahwa pemerintah kota akan melakukan tindakan tegas jika terbukti ada pelanggaran hukum. “Kami akan memastikan bahwa semua pihak terlibat mematuhi aturan hukum dan hak asasi manusia,” ujarnya.

Armujijuga menyoroti pentingnya perlindungan terhadap lansia, terutama dalam situasi konflik kepemilikan tanah. “Lansia harus dilindungi, baik dari ancaman fisik maupun psikologis. Kami akan bekerja sama dengan lembaga terkait untuk memastikan hal ini,” tambahnya.

Reaksi Masyarakat

Kasus ini menimbulkan reaksi luas dari masyarakat. Banyak yang menyampaikan dukungan kepada Nenek Elina dan mengecam tindakan Samuel dan kelompoknya. Beberapa organisasi masyarakat juga menyerukan agar pihak berwenang segera menyelesaikan masalah ini secara adil.

“Kami sangat prihatin dengan situasi ini. Ini bukan hanya kasus individu, tetapi juga menunjukkan kelemahan sistem perlindungan lansia di masyarakat,” kata salah satu aktivis.

Tindakan Hukum yang Diambil

Saat ini, pihak berwenang sedang melakukan penyelidikan terkait kasus ini. Jika terbukti ada pelanggaran hukum, pihak yang terlibat akan dijerat dengan undang-undang yang berlaku. Selain itu, pemerintah kota juga akan memberikan bantuan hukum kepada Nenek Elina jika diperlukan.

Dalam rangka menangani situasi ini, Armuji menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan lembaga hukum dan lembaga perlindungan lansia. “Kami ingin memastikan bahwa setiap warga, terutama lansia, merasa aman dan dilindungi,” katanya.

Kasus pengusiran Nenek Elina dari rumahnya menjadi peringatan bagi masyarakat tentang pentingnya perlindungan hukum dan sosial terhadap lansia. Pemerintah kota Surabaya berkomitmen untuk menyelesaikan masalah ini secara adil dan transparan. Dengan langkah-langkah yang diambil, diharapkan dapat mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan. ***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • juventus

    Liga Serie A Italia, Juventus Akhirnya Umumkan Luciano Spalletti Sebagai Pelatih Baru Mereka

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 166
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dari kancah sepak bola Liga Serie A Italia, Juventus akhirnya secara resmi menyampaikan pengumuman untuk menunjuk Luciano Spalletti sebagai pelatih baru mereka. Hal itu sebagaimana diungkap melalui laman resminyanya pada Jumat. Sebagaimana diketahui, Bianconerri baru saja memecat pelatih Igor Tudor, menyusul kegagalannya membawa Si Nyonya Tua membuka musim 2025/2026 dengan raihan hasil positif, baik […]

  • Menteri Keuangan Purbaya redenominasi rupiah Purbaya Perpanjang Insentif Pajak

    Purbaya Minta BI Kurangi Penyerapan Likuiditas Demi Percepatan Pemulihan Ekonomi

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 75
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta Bank Indonesia (BI) untuk mengurangi penyerapan likuiditas yang mencapai sekitar Rp 1.000 triliun guna mempercepat pemulihan ekonomi. Ia menilai bahwa kebijakan moneter saat ini belum mencapai tingkat optimal dan terlalu ketat, sehingga menghambat dampak dorongan fiskal yang telah dioptimalkan oleh pemerintah. Purbaya mengungkapkan bahwa pertumbuhan uang primer atau […]

  • Pemkab Sidoarjo Terima Penghargaan ODF dari Jawa Timur

    Pemkab Sidoarjo Terima Penghargaan ODF dari Jawa Timur

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • account_circle Adis
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Diagramkota.com – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menerima penghargaan Open Defecation Free (ODF) dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono kepada Pjs. Bupati Sidoarjo Muhammad Isa Anshori pada puncak acara Hari Kesehatan Nasional ke-60 di Hotel Aston Sidoarjo, Kamis (21/11/2024).   Pjs. Bupati Sidoarjo Muhammad Isa Anshori […]

  • Polres Trenggalek Kampanyekan Operasi Keselamatan Semeru 2026 Dengan ‘Muncak Bareng

    Polres Trenggalek Kampanyekan Operasi Keselamatan Semeru 2026 Dengan ‘Muncak Bareng

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 33
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kampanye Operasi Keselamatan Semeru 2026 tidak hanya dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Trenggalek di jalan raya. Melalui kegiatan ‘Muncak Bareng’, Polres Trenggalek melakukan pendekatan pada generasi muda dan penggemar mendaki gunung untuk mengkampanyekan Operasi Keselamatan Semeru 2026, Selasa (3/2/26). Kegiatan ‘Muncak Bareng’ ini dikemas menarik sebagai media sosialisasi maupun edukasi untuk meningkatkan […]

  • Duo Wening Jepank Gegerkan Solo di Waktu Malam Resmi Rilis Single Baru Berlabuh di Solo

    Duo Wening Jepank Gegerkan Solo di Waktu Malam Resmi Rilis Single Baru Berlabuh di Solo

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 215
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kota Solo kembali berdenyut dengan energi seni yang hangat dan penuh kejutan. Kali ini, sorotan publik tertuju pada Duo Wening Jepank, duo kebanggaan Kota Bengawan yang sukses mengguncang panggung Solo di Waktu Malam #6 di Koridor Ketandan, Pasar Gede. Dalam gelaran yang dipadati penikmat musik dan wisatawan itu, Duo Wening Jepank tak hanya […]

  • Antisipasi Urbanisasi Pasca Idulfitri, Ketua Fraksi PKS : Tidak Punya Pekerjaan, Harus Pulangkan

    Antisipasi Urbanisasi Pasca Idulfitri, Ketua Fraksi PKS : Tidak Punya Pekerjaan, Harus Pulangkan

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 218
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menempuh langkah tegas untuk mengantisipasi gelombang urbanisasi sesudah Hari Raya Idulfitri 1446 H/2025. Menanggapi hal ini,Ketua Fraksi PKS DPRD Surabaya, Cahyo Siswo Utomo, menegaskan perlunya pengetatan administrasi kependudukan sesuai Peraturan Daerah (Perda) No. 14 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan.  Ia menyoroti bahwa pendatang yang ingin tinggal di […]

expand_less