GDG Surabaya Gelar Build with AI 2026, Ratusan Peserta Antusias Dalami Teknologi AI
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 1 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM — Komunitas teknologi Google Developer Groups (GDG) Surabaya menggelar Build with AI (BWAI) Surabaya 2026 selama dua hari pada Jumat-Sabtu, 22–23 Mei 2026. Hari pertama kegiatan berlangsung di Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (ISTTS), kemudian dilanjutkan pada hari kedua di Ooredoo Hutchison Gerai IM3 Kayoon, Surabaya.
Kegiatan yang diinisiasi Google tersebut mendapat antusiasme tinggi dari ratusan peserta yang datang dari berbagai kota di Indonesia. Para peserta mengikuti rangkaian sesi edukasi dan diskusi mengenai perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang kini semakin berkembang pesat di berbagai sektor industri.
BWAI Surabaya 2026 dirancang sebagai ruang kolaboratif interaktif yang membimbing peserta dalam menciptakan solusi berbasis AI yang dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap implementasi teknologi AI dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia kerja.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak serta Wakil Rektor Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya, Dr. Ir. FX Fernandus, M.T.
Dalam pelaksanaannya, Build with AI 2026 difokuskan pada pengenalan konsep AI secara komprehensif yang disampaikan langsung oleh para pakar nasional. Materi dikemas dengan pendekatan ringan dan mudah dipahami sehingga cocok diikuti developer pemula maupun peserta yang baru mengenal teknologi AI.
Tak hanya itu, pembahasan juga menitikberatkan pada aspek skalabilitas, keamanan, hingga deployment sistem AI di dunia industri yang kini mulai menjadi kebutuhan penting di era digital.
Ketua panitia pelaksana, Christian Zamorano, mengatakan Build with AI hadir untuk memberikan pemahaman dan edukasi kepada masyarakat terkait perkembangan teknologi yang semakin cepat.
GDG Surabaya: AI Optimalkan Pekerjaan
Menurutnya, AI seharusnya dimanfaatkan sebagai alat bantu untuk mengoptimalkan pekerjaan manusia, bukan menggantikan sepenuhnya peran manusia.
“Kepintaran AI bukan untuk menggantikan manusia, tetapi membantu mengoptimalkan pekerjaan. Namun, pengguna tetap harus memiliki dasar ilmu IT karena hasil dari AI belum tentu seratus persen benar,” pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, GDG Surabaya berharap masyarakat semakin siap menghadapi transformasi digital dan mampu memanfaatkan teknologi AI secara bijak serta produktif di berbagai bidang.***

>
>
