Persebaya Surabaya, Strategi Kunci dalam Kompetisi BRI Super League 2025/2026
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Kompetisi BRI Super League musim 2025/2026 menunjukkan persaingan yang sangat ketat, terutama di bagian bawah klasemen. Tim-tim seperti PSM Makassar dan Madura United berada dalam situasi yang sangat mengkhawatirkan. Di tengah tekanan tersebut, laga antara Persebaya Surabaya dan Madura United menjadi momen penting yang bisa memengaruhi nasib kedua tim.
Persebaya Surabaya, yang sebelumnya kalah telak dari Persija Jakarta, kini memiliki kesempatan untuk bangkit. Namun, di balik itu, ada kepentingan lain yang membuat pertandingan ini lebih dari sekadar perebutan tiga poin. Kemenangan Persebaya menjadi harapan bagi PSM Makassar, yang sedang berjuang menjauh dari zona degradasi.
Klasemen yang Menentukan Nasib Tim
Saat ini, PSM Makassar berada di posisi ke-13 dengan 28 poin, sementara Madura United di peringkat ke-16 dengan 23 poin—tepat di zona merah. Meskipun jarak lima poin terlihat aman, dalam kompetisi dengan sisa laga yang semakin sedikit, jarak itu bisa menyusut drastis dalam satu pertandingan saja.
Jika Madura United mampu mencuri kemenangan di Surabaya, mereka akan naik menjadi 26 poin—hanya terpaut dua angka dari PSM. Dalam skenario ini, tekanan akan langsung berpindah ke Juku Eja, terutama jika mereka gagal meraih hasil positif di laga berikutnya melawan Borneo FC.
Peran Bernardo Tavares dalam Persaingan Ini
Di tengah semua situasi ini, sosok Bernardo Tavares menjadi kunci. Bagi publik Makassar, nama ini bukan asing. Ia adalah arsitek kesuksesan PSM saat menjuarai Liga 1 musim 2022/2023. Kini, takdir menempatkannya di sisi yang berbeda—melatih Persebaya, tetapi secara tidak langsung memegang peran dalam menentukan nasib mantan timnya.
Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares, lega PSM Makassar menang 2-0 atas Persija Jakarta. Namun, ia juga menyadari bahwa tekanan terbesar kini berada di luar lapangan. “Ini bukan hanya tentang memenangkan pertandingan, tapi juga tentang memastikan PSM tetap aman,” ujarnya.
Tekanan yang Menghadang
Dalam situasi seperti ini, tekanan pada pemain dan pelatih menjadi sangat tinggi. Bernardo Tavares harus menghadapi dilema: memastikan kemenangan Persebaya sambil tetap menjaga harapan bagi PSM. “Saya tahu apa yang diharapkan oleh fans PSM. Saya akan berusaha keras agar Persebaya bisa menang,” tambahnya.
Kemungkinan besar, pertandingan ini akan menjadi salah satu laga paling intens dalam sejarah Derbi Suramadu. Dengan kondisi tim yang berbeda, baik Persebaya maupun Madura United akan berjuang mati-matian untuk meraih kemenangan.
Masa Depan PSM Makassar
Bagi PSM Makassar, ini adalah momen kritis. Jika mereka tidak mampu meraih hasil positif di laga berikutnya, risiko terlempar dari kompetisi akan semakin nyata. “Kami harus fokus pada setiap pertandingan. Setiap poin sangat berarti,” kata salah satu pemain PSM.
Selain itu, kinerja pelatih juga menjadi faktor penting. Dengan tekanan yang begitu besar, para pelatih harus mampu membawa timnya melewati masa sulit ini. Dengan pengalaman dan strategi yang tepat, PSM masih memiliki peluang untuk bertahan di BRI Super League.***

>
>
Saat ini belum ada komentar