Kiprah Bernardo Tavares di Persebaya Surabaya: Dari Harapan Tinggi ke Pertanyaan Besar
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pelatih asal Portugal, Bernardo Tavares, kini menjadi sorotan tajam setelah performa Persebaya Surabaya mulai menurun dalam beberapa laga terakhir. Meski awalnya membawa harapan besar, kini banyak pihak mulai mempertanyakan masa depan pelatih yang sebelumnya dikenal sukses bersama PSM Makassar.
Awal Kiprah yang Menggembirakan
Bernardo Tavares resmi bergabung dengan Persebaya Surabaya pada 22 Desember 2025, tepat di tengah kompetisi Super League 2025/2026. Kehadirannya diharapkan mampu mengangkat performa tim yang sempat kesulitan di putaran pertama. Rekam jejaknya sebagai pelatih yang sukses di PSM Makassar membuat banyak orang optimis bahwa dia bisa membawa perubahan signifikan di Persebaya.
Pada laga perdana, Persebaya Surabaya berhasil mengalahkan Malut United dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Bung Tomo. Performa tim terlihat solid dan disiplin, terutama di lini belakang. Hasil ini langsung membuat Bonek, suporter Persebaya, bersorak dan berharap untuk melihat timnya kembali bersaing di papan atas klasemen.
Momentum Positif yang Tidak Berlangsung Lama
Performa positif Bernardo Tavares terus berlanjut dengan kemenangan telak 3-0 atas PSIM Jogjakarta di kandang lawan. Dalam pertandingan tersebut, Persebaya Surabaya tampil dominan dan menunjukkan peningkatan yang signifikan. Dua kemenangan beruntun ini memberi angin segar bagi tim dan para penggemarnya.
Namun, momentum ini tidak bertahan lama. Dalam lima laga terakhir, Persebaya Surabaya hanya meraih satu kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan. Angka ini jauh dari ekspektasi yang sempat dibangun di awal kedatangan Bernardo Tavares.
Kritik dan Pertanyaan tentang Masa Depan Pelatih
Hasil minor dalam beberapa laga terakhir memicu kritik terhadap Bernardo Tavares. Banyak pihak mulai mempertanyakan apakah kursinya sebagai pelatih Persebaya Surabaya mulai goyah. Beberapa suporter bahkan menyebut bahwa performa tim tidak konsisten dan kurang memenuhi harapan.
Selain itu, jumlah gol yang kebobolan oleh Persebaya Surabaya juga menjadi perhatian. Dalam 12 pertandingan, tim tersebut kebobolan hingga 20 gol, yang menunjukkan adanya masalah di lini pertahanan. Hal ini semakin memperkuat spekulasi bahwa ada perubahan yang diperlukan di bawah arahan Bernardo Tavares.
Komentar dari Suporter dan Analisis Pakar
Seorang suporter setia Persebaya, Andi Suryadi, mengatakan, “Kami sangat berharap Bernardo Tavares bisa memperbaiki performa tim. Namun, hasil yang kami lihat saat ini membuat kami khawatir.”
Para ahli sepak bola lokal juga memberikan analisis mereka. Menurut mantan pemain Persebaya, Rizal Effendi, “Persebaya perlu lebih stabil dalam bermain. Jika tidak, maka pelatih akan sulit bertahan.”
Meskipun awal kiprah Bernardo Tavares di Persebaya Surabaya terbilang menggembirakan, kini situasi mulai memburuk. Performa tim yang tidak konsisten dan kritik yang muncul dari berbagai pihak membuat masa depan pelatih ini semakin dipertanyakan. Apakah Bernardo Tavares akan mampu memperbaiki situasi atau justru meninggalkan Persebaya, masih menjadi pertanyaan besar yang belum memiliki jawaban pasti.***

>

Saat ini belum ada komentar