Dampak Pemadaman Listrik di Kawasan Glodok Jakarta
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 10 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pemadaman listrik yang terjadi di kawasan Glodok, Jakarta Barat, pada hari Kamis (23/4/2026) menyebabkan ketidaknyamanan bagi para pedagang dan pengunjung. Beberapa wilayah di Jakarta tengah mengalami gangguan pasokan listrik siang ini, dengan kawasan Glodok menjadi salah satu yang paling terdampak. Hingga saat ini, listrik belum juga pulih meskipun sudah berlangsung selama empat jam.
Kondisi Pasca-Pemadaman Listrik
Berdasarkan pantauan langsung, lampu-lampu di Plaza Glodok, khususnya di gerai-gerai kabel dan ruko-ruko elektronik, telah padam. Hal ini memaksa beberapa ruko untuk menggunakan genset agar tetap bisa beroperasi. Namun, sebagian besar toko terpaksa dibuka dalam kondisi gelap gulita, sehingga memengaruhi aktivitas jual beli.
Di tempat lain, seperti Harco Glodok, listrik masih menyala karena tersedia genset yang cukup besar. Namun, keadaan di area lain tidak begitu baik. Menurut Henri, petugas keamanan di Plaza Glodok, pemadaman listrik mulai terjadi sekitar pukul 10:30 WIB. Ia menyatakan bahwa pihak PLN memberikan janji bahwa listrik akan segera kembali menyala dalam waktu tiga jam. Namun, hingga lebih dari dua jam kemudian, listrik masih belum menyala.
Pengeluhan Pedagang
Pedagang elektronik di kawasan tersebut merasa khawatir dengan dampak pemadaman listrik. Jono, tukang servis elektronik, mengungkapkan bahwa mati listrik membuat dirinya tidak bisa melakukan pekerjaan. “Kami tidak bisa ngapa-ngapain, bagaimana mau servis kalau listriknya mati,” ujarnya.
Mei Mei, pedagang kabel di Plaza Glodok, juga mengeluh tentang kondisi yang terjadi. Ia menjelaskan bahwa pelanggan biasanya membeli kabel dalam bentuk mentah dan harus diuji terlebih dahulu. Namun, karena listrik mati, uji coba tidak bisa dilakukan. “Kalau belum nyala, bagaimana mau ngetes kabel di sini,” katanya.
Farrel, pedagang elektronik di Plaza Glodok, menambahkan bahwa situasi gelap gulita memengaruhi pengunjung. “Pembeli susah lihat-lihat karena gelap. Ini aja kita pada kipas-kipasan,” ujarnya.
Tanggapan dari PLN
PLN sendiri telah melakukan upaya untuk memulihkan listrik. Namun, hingga saat ini, pemulihan belum sepenuhnya berhasil. Masalah ini menimbulkan kekhawatiran terhadap operasional bisnis dan kepuasan pelanggan. Pemadaman listrik yang berlangsung lebih dari empat jam memicu kebingungan dan kekecewaan dari para pelaku usaha.
Perkembangan Terkini
Dari laporan yang diterima, pemadaman listrik di kawasan Glodok merupakan salah satu peristiwa terbesar yang terjadi di Jakarta dalam beberapa bulan terakhir. Meski PLN telah menegaskan bahwa penyebab gangguan sedang ditelusuri, masyarakat dan pelaku usaha tetap merasa terganggu oleh kondisi ini.
Selain itu, pemadaman listrik juga memengaruhi operasional transportasi, termasuk LRT Jakarta. Namun, efek utama terlihat pada sektor perdagangan, khususnya di pasar tradisional seperti Glodok.
Peristiwa pemadaman listrik di Glodok menjadi peringatan penting bagi masyarakat dan pemerintah terkait kesiapan infrastruktur listrik. Dengan semakin meningkatnya permintaan energi, perlu adanya peningkatan kapasitas dan stabilitas pasokan listrik agar tidak lagi terjadi gangguan serupa. Selain itu, perlunya koordinasi antara PLN dan pengelola pusat perbelanjaan untuk memastikan keberlanjutan operasional bisnis.***

>

Saat ini belum ada komentar