Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Kritik terhadap Penanganan Kasus Amsal Sitepu: Pekerja Kreatif Harus Dilindungi

Kritik terhadap Penanganan Kasus Amsal Sitepu: Pekerja Kreatif Harus Dilindungi

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Anggota Komisi III DPR, Abdullah, menyampaikan kekhawatiran mengenai penanganan kasus yang menimpa Amsal Christy Sitepu. Ia menilai bahwa tuntutan hukuman terhadap videografer ini bisa menciptakan ketakutan di kalangan pekerja kreatif untuk berkarya.

Perkembangan Kasus Amsal Sitepu

Amsal Sitepu, seorang videografer asal Sumatera Utara, menjadi terdakwa dalam perkara dugaan korupsi terkait pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo. Dia dituduh melakukan penggelembungan anggaran dalam jasa pembuatan video promosi desa melalui perusahaannya, CV Promiseland.

Dalam kasus ini, Amsal dituntut hukuman dua tahun penjara, denda Rp 50 juta, serta kewajiban mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 202 juta. Tuntutan ini dianggap oleh beberapa pihak sebagai bentuk kriminalisasi terhadap pekerja kreatif di Indonesia.

Perspektif Anggota DPR

Abdullah menilai bahwa aparat penegak hukum gagal memahami karakteristik industri kreatif. Menurutnya, ide, konsep, storytelling, dan proses editing adalah hasil kerja intelektual yang tidak bisa dinilai nol rupiah. Oleh karena itu, ia meminta majelis hakim untuk objektif dan menjunjung rasa keadilan dalam kasus Amsal Sitepu.

Ia juga menyoroti bahwa kriminalisasi ini menunjukkan adanya ketertinggalan pemahaman hukum terhadap perkembangan zaman. Abdullah meminta Majelis Hakim mempertimbangkan putusan bebas berdasarkan fakta objektif bahwa ini adalah karya seni, bukan penggelembungan biaya fiktif.

Analisis Harga Jasa Videografer

Dalam kasus ini, Amsal Sitepu mengajukan proposal pembuatan video profil desa ke 20 desa di Kabupaten Karo melalui CV Promiseland. Dalam dokumen tersebut, biaya pembuatan video profil desa ditawarkan sebesar Rp 30 juta per desa.

Namun, hasil analisis ahli dan auditor Inspektorat Kabupaten Karo menyebutkan harga wajar untuk satu video profil desa sekitar Rp 24,1 juta. Selisih nilai tersebut berasal dari sejumlah komponen biaya, seperti konsep kreatif, penggunaan peralatan, proses produksi, hingga pascaproduksi seperti editing dan dubbing.

Perbedaan perhitungan inilah yang kemudian menjadi salah satu dasar dugaan penggelembungan anggaran dalam kasus yang menjerat Amsal Sitepu.

Komentar dari Narasumber

Abdullah menyatakan bahwa kasus ini harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan lembaga hukum. Ia menekankan bahwa pekerja kreatif harus dilindungi, bukan malah dihukum karena karya mereka. Negara seharusnya hadir melindungi ruang kreatif, bukan malah mengancamnya dengan jeratan korupsi yang dipaksakan.

Rekomendasi dan Tindakan Lanjutan

Dari perspektif hukum dan sosial, kasus Amsal Sitepu menunjukkan pentingnya memahami kompleksitas industri kreatif. Ia meminta agar pihak berwajib mempertimbangkan faktor-faktor yang mendasari karya seni dalam menilai nilai jasa.

Selain itu, Abdullah juga menyarankan agar ada regulasi yang lebih jelas dan transparan dalam penilaian jasa kreatif, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman atau kriminalisasi terhadap pekerja kreatif.***

  • Penulis: Diagram Kota

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polemik Dugaan Gratifikasi Haji 2024: Tantangan Menag Yaqut dan Tudingan Pansus

    Polemik Dugaan Gratifikasi Haji 2024: Tantangan Menag Yaqut dan Tudingan Pansus

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 275
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polemik penyelenggaraan ibadah haji 2024 kembali memanas. Kali ini, sorotan tertuju pada dugaan gratifikasi yang diungkap oleh Pansus Haji DPR. Menanggapi tudingan tersebut, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menantang Pansus untuk membuktikan dugaan tersebut. Ia bahkan menyatakan siap menindak tegas siapa pun yang terlibat, termasuk dirinya sendiri. Yaqut mengatakan Kementerian Agama (Kemenag) tidak […]

  • Pemusnahan Sabu, Ganja, dan Miras di Surabaya: Langkah Tegas Jaga Keamanan Kota

    Pemusnahan Sabu, Ganja, dan Miras di Surabaya: Langkah Tegas Jaga Keamanan Kota

    • calendar_month Senin, 30 Des 2024
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 274
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polrestabes Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan kota dengan memusnahkan barang bukti narkoba dan minuman keras (miras) hasil operasi sepanjang tahun 2024. Dalam acara resmi yang digelar baru-baru ini, belasan kilogram sabu, kantong besar ganja, dan ribuan botol miras dimusnahkan di hadapan jajaran kepolisian dan masyarakat. Barang bukti yang dimusnahkan meliputi: 15,045 […]

  • Bahaya, 4 PSK di Warung Remang-Remang Jiwan Madiun Positif HIV dan Satu Terinfeksi Sifilis

    Bahaya, 4 PSK di Warung Remang-Remang Jiwan Madiun Positif HIV dan Satu Terinfeksi Sifilis

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Penemuan Empat PSK Positif HIV dalam Razia di Wilayah Jiwan DIAGRAMKOTA.COM – Dalam operasi yang dilakukan oleh tim gabungan, empat pekerja seks komersial (PSK) yang menjajakan diri di wilayah Jiwan, Kabupaten Madiun, ditemukan positif HIV. Operasi ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pemerintah setempat dalam menekan praktik prostitusi dan mencegah penyebaran penyakit menular seksual (PMS). Tim […]

  • Rawon Setan: Kuliner Ekstrem yang Menggugah Selera

    Rawon Setan: Kuliner Ekstrem yang Menggugah Selera

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Diagramkota.com – Rawon Setan adalah salah satu kuliner ikonik dari Surabaya yang terkenal dengan kuah hitamnya yang kaya rempah dan daging sapinya yang empuk. Namun, yang membedakan Rawon Setan dengan rawon biasa adalah tingkat kepedasannya yang ekstrem. Nama “Rawon Setan” sendiri bukan tanpa alasan, karena rasa pedas yang dihadirkan dalam hidangan ini sering kali membuat […]

  • Kehadiran Anggota Baru di DPRD Surabaya: Sinergi Fraksi PDI Perjuangan Diperkuat

    Kehadiran Anggota Baru di DPRD Surabaya: Sinergi Fraksi PDI Perjuangan Diperkuat

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 44
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kehadiran Anas Karno sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Surabaya (DPRD Surabaya) menandai perubahan penting dalam komposisi fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan). Pelantikan ini dilakukan setelah terjadi pengisian kursi kosong akibat pergantian antar waktu (PAW) dari Adi Sutarwijono. Proses pelantikan yang berlangsung pada 27 April 2026, menjadi momen penting bagi […]

  • Presiden Prabowo Subianto

    Presiden Prabowo Siap Sampaikan Isu Kemerdekaan Palestina di PBB

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 214
    • 0Komentar

      Harapan Anggota DPR RI terhadap Pidato Presiden di Sidang Majelis Umum PBB DIAGRAMKOTA.COM – Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Soleh, menyampaikan harapan besar terhadap pidato yang akan disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York. Ia berharap bahwa isu kemanusiaan di Gaza, Palestina, dapat […]

expand_less