Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Program Mudik Gratis 2026 dengan Kereta Api: Akses Lebih Mudah dan Terjangkau bagi Warga Jawa Tengah

Program Mudik Gratis 2026 dengan Kereta Api: Akses Lebih Mudah dan Terjangkau bagi Warga Jawa Tengah

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Program mudik gratis kembali hadir sebagai solusi transportasi untuk warga Jawa Tengah yang ingin pulang kampung saat Idulfitri. Tahun ini, pemerintah Provinsi Jawa Tengah meluncurkan inisiatif bertema “Mudik Gampang, Balik Tenang” yang menawarkan layanan kereta api tanpa biaya. Program ini dirancang untuk memastikan masyarakat tidak perlu mengeluarkan uang tambahan dalam perjalanan mudik.

Rute dan Jadwal Perjalanan yang Disediakan

Terdapat tiga rute kereta api yang tersedia, masing-masing dengan kuota terbatas dan jadwal yang telah ditentukan. Berikut detailnya:

  • KA Tawang Jaya: Tujuan Stasiun Pasar Senen ke Semarang Poncol. Keberangkatan dilakukan pada Selasa, 17 Maret 2026, pukul 18.25 WIB. Kuota sebanyak 640 kursi.
  • KA Jaka Tingkir: Tujuan Stasiun Pasar Senen ke Solo Balapan. Keberangkatan dilakukan pada Selasa, 17 Maret 2026, pukul 11.50 WIB. Kuota sebanyak 576 kursi.
  • KA Tambahan: Tujuan Stasiun Pasar Senen ke Solo Balapan. Keberangkatan dilakukan pada Selasa, 17 Maret 2026, pukul 14.20 WIB. Kuota sebanyak 72 kursi.

Setiap penumpang diwajibkan untuk melakukan pendaftaran online melalui website atau aplikasi resmi. Pendaftaran dibuka mulai Rabu, 18 Februari 2026, pukul 09.00 WIB.

Persyaratan dan Dokumen yang Diperlukan

Untuk memastikan program ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi:

  • Diutamakan bagi warga Jawa Tengah yang memiliki KTP atau lahir di Jawa Tengah.
  • Diutamakan bagi pekerja di sektor informal dengan penghasilan rendah, seperti ojek, pedagang, buruh, pengemudi, dan kuli bangunan.
  • Pendaftaran dilakukan per keluarga atau kelompok maksimal 4 orang.
  • Harus melakukan rekam wajah (face recognition) via aplikasi Access by KAI sebelum keberangkatan.
  • Satu anggota keluarga/kelompok harus mengunggah dokumen melalui sistem pendaftaran online.

Dokumen yang diperlukan antara lain:

  • KTP/KIA
  • Kartu Keluarga
  • Foto bersama keluarga/kelompok
  • Foto penanggung jawab pendaftar sesuai syarat (di lokasi kerja/kost/tempat tinggal)

Semua dokumen harus diunggah dalam format JPG/JPEG dengan ukuran maksimal 5 MB.

Layanan yang Tidak Memungut Biaya Apapun

Program ini sepenuhnya gratis dan tidak memungut biaya apapun. Untuk informasi lebih lanjut, warga dapat menghubungi hotline resmi panitia melalui WhatsApp di nomor 0813-1871-2523.

Langkah Pengembangan dan Kepuasan Pengguna

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan akses transportasi bagi masyarakat. Dengan adanya layanan ini, diharapkan dapat mengurangi beban ekonomi warga, terutama yang memiliki kondisi keuangan terbatas. Selain itu, program ini juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk merayakan lebaran dengan tenang dan nyaman.

Sebagai bentuk partisipasi, warga dapat berkontribusi dengan menyampaikan perspektif mereka melalui ruang tulis di situs web. Hal ini membantu memperkaya pemahaman pembaca terhadap isu-isu penting yang berkaitan dengan transportasi dan mudik.

Program mudik gratis 2026 dengan kereta api menjadi langkah strategis dalam mendukung masyarakat Jawa Tengah. Dengan rute yang terencana, jadwal yang jelas, serta persyaratan yang transparan, diharapkan program ini dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi seluruh peserta.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Residivis Pencurian Motor di Surabaya Ditangkap Polisi dalam Hitungan Jam

    Residivis Pencurian Motor di Surabaya Ditangkap Polisi dalam Hitungan Jam

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 418
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polsek Gunung Anyar kembali menunjukkan kesigapannya dalam mengungkap kasus kejahatan. Seorang residivis berinisial FTW (20) ditangkap kurang dari lima jam setelah mencuri sepeda motor di kawasan Rungkut Mapan, Gunung Anyar, Surabaya, pada Senen (23/12/2024). Kapolsek Gunung Anyar, Iptu Harsya, menjelaskan bahwa pelaku melakukan aksinya sekitar pukul 04.00 WIB dengan memanfaatkan jendela lantai dua […]

  • Di Tengah Fenomena ‘Gus-gusan’ , Ketua PW Ansor Jatim Ingatkan Etika Dakwah untuk Kiai Muda di Dirosah Wustho Robatal

    Di Tengah Fenomena ‘Gus-gusan’ , Ketua PW Ansor Jatim Ingatkan Etika Dakwah untuk Kiai Muda di Dirosah Wustho Robatal

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 200
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM- Fenomena gus-gusan yakni munculnya generasi muda berlatar belakang pesantren yang tampil sebagai figur publik tanpa fondasi etika dakwah yang memadai menjadi sorotan tersendiri dalam kegiatan Dirosah Wustho PW MDS Rijalul Ansor di Pondok Pesantren At-Taufiq, Robatal, Sampang. Di hadapan para gus, lora, dan ulama muda se-Jawa Timur, Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, H. […]

  • Polisi Berhasil Amankan Jambret di Lamongan, Tersangka Residivis Baru Bebas dari Penjara

    Polisi Berhasil Amankan Jambret di Lamongan, Tersangka Residivis Baru Bebas dari Penjara

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 298
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polsek Sugio Polres Lamongan berhasil mengamankan seorang pelaku jambret yang beraksi di jalan raya Sugio-Mantup, tepatnya di Dusun Klampok, Desa Lawangan Agung, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan. Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto melalui Kasihumas Polres Lamongan,Ipda M.Hamzaid mengatakan peristiwa itu terjadi saat korban bersama saksi, U(28) dan EL(30), menuju pasar Desa Deketagung menggunakan […]

  • Pemkot Surabaya melakukan peremajaan pohon untuk menghadapi cuaca buruk.

    Cuaca Ekstrem di Jawa Timur: Penyebab dan Dampak Angin Kencang yang Mengguncang Wilayah

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 119
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Angin kencang yang terjadi di sejumlah wilayah Jawa Timur dalam beberapa hari terakhir menimbulkan berbagai dampak, termasuk kerusakan infrastruktur dan gangguan transportasi. Peristiwa ini telah menjadi perhatian masyarakat dan instansi terkait, termasuk Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda. Faktor Pemicu Angin Kencang Menurut prakirawan BMKG Juanda, Restina Wardhani, angin kencang yang melanda Jawa […]

  • Bhayangkari Peduli, Bantuan dari Ende Menjangkau Sikka dan Ngada

    Bhayangkari Peduli, Bantuan dari Ende Menjangkau Sikka dan Ngada

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 240
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Di tengah kunjungan kerja ke Kabupaten Ende, Ketua Umum Bhayangkari Ny. Julianti Sigit Prabowo membuktikan bahwa kepedulian tak terhalang jarak. Pada Rabu (1/10/2025), ia menyerahkan bantuan Bhayangkari Peduli secara virtual kepada warga di Kabupaten Sikka dan Ngada melalui Zoom Meeting. Ratusan warga di dua kabupaten itu berkumpul di lokasi yang sudah disiapkan untuk […]

  • Banjir Rob ,Pesisir Jawa Timur

    Prediksi Banjir Rob di Pesisir Jawa Timur Hingga Akhir 2026

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 135
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) telah mengeluarkan peringatan terkait potensi banjir rob yang dapat melanda kawasan pesisir Jawa Timur hingga akhir Januari 2026. Peringatan ini muncul sebagai respons terhadap fenomena alam yang dipengaruhi oleh fase bulan baru, yang berpotensi meningkatkan ketinggian air laut. Faktor Utama Penyebab Banjir Rob Ady Hermanto, Koordinator Prakirawan BMKG […]

expand_less