Presiden Prabowo Bantuan Becak Listrik untuk Lansia di Madiun, Tawarkan Solusi Ramah Lingkungan
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 36 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Bantuan berupa becak listrik yang diberikan kepada para tukang becak lansia di Kabupaten Madiun menjadi langkah inovatif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga lingkungan. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dan organisasi nirlaba untuk memberikan akses transportasi yang lebih nyaman dan ramah lingkungan bagi warga yang membutuhkan.
Pendataan dan Pelatihan Sebelum Pemberian Bantuan
Sebelum bantuan diberikan, para penerima telah melalui proses pendataan dan pelatihan operasional. Proses ini bertujuan agar pengguna dapat menggunakan becak listrik dengan aman dan efisien. Dengan sistem tenaga baterai, pengemudi tidak lagi harus mengayuh secara manual saat membawa penumpang. Hal ini sangat membantu para lansia yang masih aktif bekerja namun memiliki keterbatasan fisik.
Nanik S Deyang, Wakil Ketua Umum Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN), menjelaskan bahwa program ini merupakan kelanjutan dari penyaluran sebelumnya. Pada 2024 lalu, sebanyak 51 unit becak listrik telah dibagikan di Kabupaten Madiun. Tahun ini, jumlahnya ditambah 200 unit yang diproduksi oleh PT Pindad.
“InsyaAllah nanti akan ada tahap ketiga dan seterusnya,” ujar Nanik. Ia menekankan pentingnya menjaga dan merawat bantuan tersebut agar tidak disalahgunakan atau dijual.
Manfaat Beberapa Kali Lipat untuk Para Pengemudi
Sarmun, salah satu penerima bantuan becak listrik, menyampaikan bahwa kehadiran kendaraan ini memberikan manfaat besar bagi dirinya. “Dulu berat karena harus mancal. Sekarang jadi lebih mudah cari nafkah,” ujarnya.
Selain itu, bantuan ini juga menjadi solusi untuk mengurangi beban kerja para lansia yang masih harus bekerja demi memenuhi kebutuhan hidup. Dengan becak listrik, mereka bisa lebih cepat dan nyaman dalam mengangkut penumpang tanpa perlu menguras tenaga.
Dukungan Pemerintah Daerah untuk Infrastruktur Penunjang
Bupati Madiun Hari Wuryanto mengapresiasi bantuan becak listrik yang diberikan kepada masyarakat. Ia menilai bahwa program ini tidak hanya membantu masyarakat, tetapi juga mendukung transportasi ramah lingkungan. Becak listrik dinilai lebih nyaman dan tidak menimbulkan kebisingan.
“Tidak bising dan sangat halus. Suspensinya juga nyaman,” kata Bupati yang akrab disapa Hari Wur.
Pemerintah Kabupaten Madiun juga berencana menyiapkan fasilitas pengisian daya atau charger di sejumlah tempat umum seperti masjid dan kantor desa. Tujuannya adalah agar mudah diakses oleh para pengemudi becak listrik.
Perluasan Program dan Target Jangka Panjang
Hingga saat ini, YGSN telah menyalurkan sekitar 11.500 becak listrik di seluruh Indonesia. Ke depan, pihaknya tengah memesan 70 ribu unit tambahan yang ditargetkan mulai diluncurkan bertahap pada 2026 dan rampung hingga 2028.
Program ini menunjukkan komitmen pemerintah dan organisasi nirlaba dalam memperbaiki kualitas hidup masyarakat, terutama bagi kalangan lansia yang masih aktif bekerja. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat bisa lebih sejahtera dan lingkungan tetap terjaga.
Harapan untuk Masa Depan yang Lebih Baik
Bantuan becak listrik bukan hanya sekadar alat transportasi, tetapi juga menjadi simbol harapan bagi para lansia yang ingin tetap mandiri dan produktif. Dengan dukungan pemerintah dan masyarakat, program ini diharapkan bisa terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi banyak orang.
Kehadiran becak listrik di Madiun juga menjadi contoh bagaimana inovasi teknologi bisa digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, organisasi nirlaba, dan masyarakat, masa depan yang lebih baik bisa terwujud. ***

>
>
>
Saat ini belum ada komentar