Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Peran KPK dalam Mengatasi Korupsi Dana Hibah Jawa Timur

Peran KPK dalam Mengatasi Korupsi Dana Hibah Jawa Timur

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 36 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Kasus korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur kini menjadi perhatian serius bagi masyarakat dan aktivis antikorupsi. Dugaan tindakan tidak terpuji yang melibatkan 21 tersangka telah memicu kekecewaan publik terhadap penanganan kasus ini. Tidak hanya sekadar mengungkap siapa yang terlibat, isu ini juga menjadi ujian bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menghadapi praktik korupsi yang sistematis dan berulang di lingkungan birokrasi daerah.

Pegiat antikorupsi Jawa Timur, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau lebih dikenal sebagai Gus Lilur, menyoroti pentingnya keberanian KPK dalam menuntaskan kasus ini. Ia menilai bahwa langkah setengah hati dengan menunda penahanan tersangka justru memperpanjang rantai kejahatan dan memberikan pesan keliru bahwa korupsi dana publik masih memiliki ruang untuk berkembang.

“Ini bukan kasus biasa. Ini kejahatan berulang. Kalau KPK gagal menjadikan perkara ini sebagai titik putus, maka korupsi di Pemprov Jawa Timur akan terus hidup, berganti wajah, berganti aktor, tapi dengan pola yang sama,” tegas Gus Lilur dalam keterangan resminya, Senin (9/2/2026).

Pola Korupsi yang Berulang

Kasus dana hibah Jawa Timur merupakan bagian dari rangkaian panjang skandal korupsi yang selama bertahun-tahun membelit Pemprov Jatim. Dari pengelolaan anggaran, proyek infrastruktur hingga dana hibah kelompok masyarakat, pola yang muncul selalu serupa: pengondisian anggaran, perantara politik, pemotongan sistematis, dan laporan fiktif. Dana publik yang seharusnya menjadi alat pemerataan justru berubah menjadi mesin rente politik.

Dalam perkara dana hibah ini, KPK sendiri telah membuka konstruksi kejahatan yang sangat terang. “Dana hibah dikendalikan sejak awal, proposal disusun bukan oleh masyarakat, melainkan oleh jaringan perantara. Fee dipotong berlapis, sehingga dana yang sampai ke kelompok masyarakat jauh dari nilai yang seharusnya. Praktik ini terjadi lintas tahun anggaran, melibatkan banyak pihak, dan berlangsung tanpa koreksi berarti dari sistem pengawasan internal pemerintah daerah,” imbuhnya.

Keberanian Institusi KPK

Meski perkara ini telah dibuka secara terang-benderang dan 21 orang telah ditetapkan sebagai tersangka, KPK hingga kini dinilai belum menunjukkan ketegasan maksimal. Baru sebagian tersangka yang ditahan, sementara sisanya tetap bebas meski status hukumnya jelas. Bagi Gus Lilur, kondisi ini bukan sekadar persoalan teknis, melainkan persoalan keberanian institusional.

“Kalau KPK sudah menetapkan tersangka tapi ragu menahan, publik wajar bertanya, ada tekanan apa? Siapa yang sedang dilindungi? Jangan biarkan KPK terlihat gentar menghadapi kekuasaan lokal,” ujarnya dengan nada keras.

Pentingnya Penahanan Tersangka

Menurut Gus Lilur, penahanan menyeluruh terhadap para tersangka bukan hanya penting untuk kepentingan penyidikan, tetapi juga penting secara simbolik dan politik hukum. Penahanan adalah pesan tegas bahwa negara hadir dan tidak menoleransi korupsi, terlebih korupsi yang menyasar dana untuk masyarakat kecil.

“Dugaan korupsi dana hibah ini merampas hak rakyat miskin. Maka setiap hari keterlambatan penahanan adalah perpanjangan ketidakadilan. KPK dibentuk bukan untuk menghitung risiko politik, tapi untuk menabrak kejahatan yang dilindungi kekuasaan,” katanya.

Momentum untuk Memutus Mata Rantai Korupsi

Gus Lilur menilai KPK memiliki momentum yang sangat kuat untuk melakukan itu. Perkara sudah terbuka, perhatian publik besar, dan alat bukti telah diklaim kuat. Yang dibutuhkan sekarang hanyalah keputusan tegas untuk menuntaskan kasus ini tanpa kompromi.

“Jangan ulangi kesalahan masa lalu, di mana korupsi daerah dibiarkan berlarut sampai publik lelah. KPK harus berdiri di depan, bukan menunggu suasana aman,” katanya.

Dampak pada Kepercayaan Publik

Ia juga mengingatkan bahwa kegagalan menuntaskan kasus ini secara tuntas akan berdampak langsung pada kepercayaan publik terhadap agenda pemberantasan korupsi secara nasional.

“Kalau KPK terlihat ragu di Jawa Timur, maka pesan yang terbaca di daerah lain jelas: korupsi masih bisa dinegosiasikan. Ini berbahaya bagi masa depan negara,” tegasnya.

Tuntutan Utama Gus Lilur

Gus Lilur menekankan tuntutan utamanya: tahan seluruh 21 tersangka, sita aset hasil korupsi, dan gunakan perkara ini sebagai pintu masuk untuk membongkar serta memutus pola korupsi yang selama ini menggerogoti Pemprov Jawa Timur.

“Ini bukan sekadar penegakan hukum, ini penyelamatan masa depan tata kelola pemerintahan daerah. Penjarakan koruptor dana hibah Jawa Timur sekarang. Jangan tunggu publik kehilangan kepercayaan sepenuhnya,” tandasnya. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Apresiasi Sinergi Antara PPDI Jatim dan Sektor Keuangan untuk Kesejahteraan Masyarakat

    DPRD Apresiasi Sinergi Antara PPDI Jatim dan Sektor Keuangan untuk Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 34
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kolaborasi antara organisasi perangkat desa dan lembaga keuangan menjadi salah satu fokus utama dalam upaya memperkuat pelayanan publik di tingkat daerah. Hal ini terlihat dari penyelenggaraan Rapat Koordinasi Daerah Provinsi (Rakordaprov) Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Jawa Timur yang diadakan di Kabupaten Tuban. Acara ini tidak hanya menjadi momen penting untuk konsolidasi organisasi, tetapi […]

  • Geger dengan Munculnya Grup Gay di Medsos, DPRD Jatim Minta Tindak Tegas

    Geger dengan Munculnya Grup Gay di Medsos, DPRD Jatim Minta Tindak Tegas

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 203
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dunia maya kembali dihebohkan dengan munculnya sejumlah grup gay di Facebook yang mencantumkan Surabaya sebagai basis komunitasnya. Grup-grup tersebut memiliki ribuan anggota dan saat ini tengah menjadi perhatian serius pihak kepolisian serta DPRD Jawa Timur. Dirreskrimsus Polda Jatim saat ini melakukan pendalaman atas aktivitas grup yang dinilai menyimpang tersebut. Berdasarkan data yang dihimpun, […]

  • Polres Gresik Amankan Enam Orang Terduga Gangster yang Resahkan Warga

    Polres Gresik Amankan Enam Orang Terduga Gangster yang Resahkan Warga

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 40
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Satreskrim Polres Gresik Polda Jatim kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas aksi kriminal jalanan yang meresahkan masyarakat. Sebanyak Enam orang gangster berhasil diamankan Polisi dalam pengungkapan kasus tindak pidana pengeroyokan berdarah yang terjadi di wilayah Kecamatan Dukun hingga Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik. Korban diketahui berinisial EA (22), warga Desa Sukodadi, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan. […]

  • Skrining BPJS Kesehatan

    Layanan Kesehatan Digital Skrining BPJS Kesehatan 2026: Akses Mudah untuk Deteksi Dini Penyakit

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 51
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – BPJS Kesehatan kini menawarkan layanan inovatif yang memungkinkan masyarakat melakukan skrining kesehatan secara mandiri dan gratis. Layanan ini dirancang untuk membantu peserta mengidentifikasi potensi risiko penyakit kronis sejak dini, tanpa perlu datang ke fasilitas kesehatan langsung. Prosesnya dilakukan melalui kuesioner digital yang dapat diakses via ponsel atau komputer. Fitur Utama Layanan Skrining Riwayat […]

  • Perkembangan Tim Gangwon FC Vs Machida Zelvia dalam Kompetisi Liga Champions Asia Elite

    Perkembangan Tim Gangwon FC Vs Machida Zelvia dalam Kompetisi Liga Champions Asia Elite

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 71
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Gangwon FC dan Machida Zelvia akan bertemu dalam pertandingan yang menarik di Liga Champions Asia Elite. Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk memperkuat posisi mereka dalam klasemen. Gangwon FC, yang berada di posisi kelima dengan enam poin, memiliki rekor ofensif terbaik di Liga Champions saat ini. Sementara itu, Machida Zelvia hanya meraih […]

  • 250 Pranata Humas Ikuti Bimbingan Teknis Virtual Diskominfo Jatim

    250 Pranata Humas Ikuti Bimbingan Teknis Virtual Diskominfo Jatim

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 241
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) secara virtual yang ditujukan bagi ASN dengan jabatan fungsional pranata humas. Sekitar 250 peserta dari pemerintah provinsi serta kabupaten/kota di Jawa Timur turut berpartisipasi dalam acara ini. Bimtek ini berfokus pada Penilaian Kinerja Pegawai (SKP) Jabatan Fungsional Pranata Humas (JFPH) untuk […]

expand_less