Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Inisiatif Pemkot Surabaya untuk Memutus Rantai Kemiskinan, MoU Dengan Perguruan Tinggi

Inisiatif Pemkot Surabaya untuk Memutus Rantai Kemiskinan, MoU Dengan Perguruan Tinggi

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam memperbaiki akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Melalui kerja sama strategis dengan 32 perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, Pemkot berupaya memberikan bantuan biaya perkuliahan kepada mahasiswa dari keluarga prasejahtera. Langkah ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di kota tersebut.

Kerja Sama yang Luas dan Berkelanjutan

Kerja sama ini dilakukan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemkot Surabaya dan sejumlah perguruan tinggi. Dalam acara tersebut, Wali Kota Eri Cahyadi menyampaikan bahwa partisipasi institusi pendidikan sangat besar, meski beberapa tidak dapat hadir karena alasan tertentu. Ia menegaskan bahwa jumlah perguruan tinggi yang terlibat akan terus bertambah secara bertahap.

“Hari ini hampir seluruh perguruan tinggi negeri dan swasta hadir. Meski ada beberapa yang berhalangan, secara keseluruhan partisipasi sangat besar,” ujar Wali Kota Eri Cahyadi.

Peningkatan Jumlah Penerima Bantuan

Salah satu hal penting dalam inisiatif ini adalah peningkatan jumlah mahasiswa yang mendapatkan bantuan. Tahun lalu, hanya sekitar 3.000 mahasiswa yang terbantu, tetapi tahun ini jumlahnya meningkat drastis menjadi 24.000. Pemkot juga menyiapkan dana sebesar Rp150 miliar hingga Rp200 miliar untuk mendukung program ini.

“Tahun ini lebih besar, tapi yang terpenting bukan jumlahnya, melainkan jangkauannya yang jauh lebih luas,” tambahnya.

Pendekatan yang Inklusif dan Berkelanjutan

Wali Kota Eri Cahyadi menekankan bahwa kebijakan ini berfokus pada keluarga prasejahtera, khususnya yang termasuk dalam Desil 1–5. Prinsip utamanya adalah memastikan setiap keluarga memiliki minimal satu anggota yang bisa menyelesaikan pendidikan perguruan tinggi.

“Kebijakan ini diprioritaskan bagi keluarga prasejahtera dengan prinsip satu keluarga minimal satu sarjana untuk memutus rantai kemiskinan,” jelasnya.

Menjawab Anggapan Negatif tentang Perguruan Tinggi

Beberapa pihak pernah menganggap bahwa perguruan tinggi sulit melakukan perubahan karena keterbatasan kebijakan seperti Uang Kuliah Tunggal (UKT). Namun, Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan bahwa perubahan bisa dilakukan jika niatnya benar-benar untuk membantu rakyat kecil.

“Tapi hari ini terbukti bahwa perubahan bisa dilakukan, jika niatnya untuk membantu rakyat kecil,” imbuhnya.

Penyesuaian Data Ekonomi Keluarga

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Eri Cahyadi juga menyampaikan permohonan maaf kepada perguruan tinggi terkait data ekonomi orang tua yang tidak sesuai dengan kondisi nyata. Ia meminta agar mahasiswa tersebut tidak dihukum, melainkan diberi kesempatan untuk terus belajar.

“Saya mohon, jangan anak-anak ini dihukum. Yang penting mereka tetap bisa kuliah. Soal UKT, biar menjadi tanggung jawab saya,” katanya.

Fokus pada Kesejahteraan Mahasiswa

Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan bahwa besaran biaya yang diberikan akan disesuaikan dengan kebutuhan dan kewenangan masing-masing perguruan tinggi. Yang terpenting adalah para mahasiswa dari keluarga kurang mampu bisa melanjutkan studi hingga lulus.

“Jangan fokus pada angka. Fokusnya adalah bagaimana anak-anak ini bisa terus kuliah,” tegasnya.

Pesan untuk Generasi Muda

Ia juga meminta para penerima bantuan untuk tidak merasa rendah diri, melainkan menjadikan kesempatan ini sebagai peluang untuk menjadi generasi emas. Ia berharap salah satu dari mereka bisa menjadi pemimpin bangsa di masa depan.

“Justru kalian harus menunjukan bahwa kalian adalah generasi emas. Belajarlah sungguh-sungguh supaya kelak, salah satu dari kalian bisa berdiri di sini sebagai Wali Kota Surabaya, sebagai pemimpin bangsa,” pesannya.

Dukungan dari Perguruan Tinggi

Program ini mendapat dukungan penuh dari berbagai perguruan tinggi. Rektor Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Prof. Nurhasan, menyebut ide ini sebagai “ide gila yang luar biasa.” Menurutnya, kebijakan ini membuktikan bahwa kolaborasi bisa menghasilkan perubahan nyata.

“Ini adalah program luar biasa untuk memutus rantai kemiskinan melalui SDM unggul. UNESA siap mendukung penuh,” ujarnya.

Rektor Universitas Wijaya Putra, Budi Endarto, menilai kebijakan ini sebagai investasi sosial jangka panjang. Ia berharap model ini bisa diadopsi oleh daerah lain.

“Ini adalah social investment yang akan kita bawa ke tingkat nasional sebagai pilot project,” kata Budi.

Cerita Nyata dari Mahasiswa

Salah satu contoh nyata dari kebijakan ini adalah Anisah Wahyu Triska, mahasiswa semester lima jurusan Administrasi Publik di salah satu PTS. Anisah hampir putus kuliah karena keterbatasan biaya dan harus membantu ibunya berjualan. Melalui program ini, ia bisa melanjutkan studi hingga lulus.

“Oleh karena itu, saya mengucapkan terima kasih atas sinergi yang terjalin dengan Pemkot Surabaya dan Wali Kota Eri Cahyadi. Semoga ke depan semakin banyak mahasiswa kurang mampu yang terbantu melalui program ini,” pungkasnya.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Koin Rp1.000 Gambar Kelapa Sawit Diserbu Kolektor: Nilainya Ratusan Juta, Ini Cara Jualnya

    Koin Rp1.000 Gambar Kelapa Sawit Diserbu Kolektor: Nilainya Ratusan Juta, Ini Cara Jualnya

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Sejarah dan Nilai Uang Koin Rp1.000 Bergambar Kelapa Sawit DIAGRAMKOTA.COM – Uang koin dengan nominal Rp1.000 yang bergambar pohon kelapa sawit ternyata memiliki nilai yang sangat tinggi bagi para kolektor. Dulu, uang ini sering digunakan untuk berbelanja di warung-warung kecil, namun kini menjadi incaran para penggemar uang kuno. Bahkan, beberapa koin ini bisa dijual hingga ratusan […]

  • PSI jatim

    Perpindahan Politikus Berpengaruh ke Partai Baru, Rusdi Masse Gabung PSI

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 84
    • 0Komentar

      DIAGRAMKOTA.COM – Wakil Ketua Komisi III DPR, Rusdi Masse Mapasessu atau dikenal dengan RMS, resmi bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Pergantian partai ini diumumkan langsung oleh Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI di Hotel Claro Makassar, Kamis (29/1). Pengumuman ini menandai perpindahan besar dari politikus yang sebelumnya menjadi bagian […]

  • DEWA Saham, Analisis Pasar Saham Saham BMRI ,JPFA

    Inovasi Investasi di Era Digital: Strategi dan Rekomendasi Saham Terkini, BBRI, EMTK, PGEO, PWON

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 65
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam dunia investasi yang semakin dinamis, masyarakat kini memiliki berbagai pilihan untuk mengelola kekayaan mereka. Perkembangan teknologi telah memungkinkan investor untuk mengakses berbagai instrumen investasi secara lebih mudah dan efisien. Salah satu platform yang menawarkan layanan lengkap dalam investasi adalah Bareksa. Dengan berbagai produk seperti reksa dana, SBN (Surat Berharga Negara), emas, hingga layanan […]

  • Estafet Kepemimpinan PPDI Taman Berpindah, Jumiran Raih Dukungan Terbanyak

    Estafet Kepemimpinan PPDI Taman Berpindah, Jumiran Raih Dukungan Terbanyak

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Adis
    • visibility 56
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Musyawarah Kecamatan (Muscam) II Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kecamatan Taman digelar di Pendopo Balai Desa Gilang, Kamis (12/02/2026). Agenda ini menjadi forum tertinggi organisasi di tingkat kecamatan untuk menentukan kepemimpinan baru lima tahun ke depan. Selain pemilihan ketua periode 2026–2031, Muscam juga diisi dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2023–2026 serta evaluasi […]

  • CV dana indah lp-kpk

    CV Dana Indah Dilaporkan ke Kejati Jatim, LP-KPK Desak Transparansi Proyek U-Ditch Tambaksegaran

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 213
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Proyek pembangunan saluran U-Ditch di kawasan Jalan Tambaksegaran Wetan, RW 08, Kecamatan Tambaksari, Surabaya menuai sorotan serius. Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP-KPK) Komda Jawa Timur resmi mengadukan CV Dana Indah, selaku pemenang tender, ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur pada 4 September 2025. Dalam laporan bernomor resmi yang ditandatangani Sekretaris LP-KPK Jatim, […]

  • Polres Bangkalan Gelar Piramida Wujudkan Kamtibmas Pemilukada 2024

    Polres Bangkalan Gelar Piramida Wujudkan Kamtibmas Pemilukada 2024

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 147
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam rangka menciptakan situasi yang kondusif dan memelihara keamanan, ketertiban masyarakat (kamtibmas) pada tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024, Polres Bangkalan menggelar Piramida (ngopi bareng awak media). Kegiatan cangkrukan bareng awak media tersebut dilaksanakan di pujasera Embong Kembar Bangkalan, Kamis (04/07). Kapolres Bangkalan AKBP Febri Isman Jaya, S.H., S.I.K mengatakan kegiatan ini […]

expand_less