Prabowo: Peran Penting Dewan Energi Nasional dalam Mencapai Swasembada Energi
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Presiden Prabowo Subinato sebelumnya menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya energi yang berkelanjutan sebagai bagian dari strategi pembangunan nasional. Namun, dengan perubahan pemerintahan, Presiden Prabowo Subianto kini mengambil langkah signifikan dalam memperkuat struktur pengelolaan energi di Indonesia. Salah satu tindakan utama adalah pelantikan Dewan Energi Nasional (DEN), yang bertujuan untuk menjawab tantangan energi di masa depan.
Struktur dan Komposisi DEN
Dewan Energi Nasional terdiri dari dua kelompok anggota:
– Anggota dari unsur pemerintah, yang mencakup sejumlah menteri dan pejabat tinggi. Contohnya adalah Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, serta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
– Anggota dari pemangku kepentingan, yang melibatkan tokoh-tokoh dari berbagai sektor seperti bisnis, akademisi, dan organisasi masyarakat. Nama-nama seperti Johni Jonatan Numberi dan Sripeni Inten Cahyani termasuk dalam kategori ini.
Presiden Prabowo sendiri menjabat sebagai Ketua DEN, sementara Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjadi Ketua Harian. Pelantikan dilakukan secara resmi di Istana Negara pada 28 Januari 2026, dengan hadirnya Wakil Presiden Gibran Rakabuming.
Tujuan Utama DEN
Menurut Mensesneg Prasetyo Hadi, alasan pelantikan langsung oleh Presiden Prabowo adalah karena masalah energi menjadi prioritas utama pemerintah. Ia menyatakan bahwa setelah berhasil mencapai swasembada pangan, kini pemerintah fokus pada upaya swasembada energi.
“Masalah energi menjadi salah satu prioritas dari bangsa kita, dari pemerintah. Setelah kita berhasil mencapai swasembada pangan dalam kurun waktu satu tahun, terutama dalam hal beras, kita ingin mengejar yang berikutnya adalah kerja keras untuk mencapai swasembada energi,” ujarnya.
Tantangan dan Strategi
Swasembada energi bukanlah tujuan yang mudah dicapai. Indonesia masih bergantung pada impor bahan bakar minyak (BBM) dan energi terbarukan yang belum sepenuhnya optimal. Dengan komposisi DEN yang terdiri dari berbagai latar belakang, diharapkan dapat menghasilkan kebijakan yang lebih holistik dan berkelanjutan.
Beberapa isu yang akan dibahas antara lain:
– Pengembangan energi terbarukan seperti tenaga surya dan angin
– Peningkatan efisiensi penggunaan energi
– Kebijakan harga BBM yang stabil dan adil
– Penyediaan infrastruktur energi yang memadai
Peran Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
Sebagai Ketua Harian DEN, Bahlil Lahadalia memiliki peran sentral dalam mengkoordinasi kebijakan energi nasional. Ia dikenal sebagai sosok yang proaktif dalam mempercepat proses izin proyek energi dan memastikan ketersediaan pasokan energi.
Bahlil juga telah menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan partisipasi sektor swasta dalam pengembangan energi nasional. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha agar target swasembada energi bisa tercapai.
Langkah Berikutnya
Pelantikan DEN adalah awal dari serangkaian langkah strategis yang akan diambil oleh pemerintah. Selain itu, pemerintah juga sedang menyiapkan regulasi baru yang akan mendukung pengembangan energi berkelanjutan.
Dalam beberapa bulan ke depan, DEN akan melakukan evaluasi terhadap kebijakan energi yang ada dan merancang roadmap jangka panjang. Diharapkan, langkah-langkah ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

>

Saat ini belum ada komentar