Pelatih Silat Sumenep Kembangkan Kompetensi di Penataran Jawa Timur
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Sejumlah pelatih pencak silat asal Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mengikuti penataran yang diselenggarakan oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi momen penting dalam pengembangan kapasitas para pelatih cabang olahraga tersebut. Dengan penataran selama empat hari, mulai dari tanggal 22 hingga 25 Januari 2026, peserta mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan keterampilan dan pemahaman terkait metode pelatihan serta strategi kompetisi.
Kegiatan tersebut berlangsung di kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur. Ketua IPSI Sumenep, Santoso, menjelaskan bahwa penataran ini merupakan agenda utama dalam upaya meningkatkan kualitas pelatih. “Dengan penataran ini, diharapkan bisa melahirkan atlet-atlet yang tangguh dan berkualitas,” ujarnya.
Penataran ini juga bertujuan untuk memperkuat dasar-dasar pelatihan silat, sehingga dapat menciptakan prestasi yang lebih baik di tingkat regional maupun nasional. Santoso menambahkan bahwa hasil dari penataran akan disebarkan ke sejumlah pelatih lain di Sumenep. “Harapan kita adalah makin majunya perkembangan cabor silat di Sumenep,” katanya.
Fokus pada Pengembangan Sumber Daya Manusia
Pengembangan sumber daya manusia menjadi prioritas utama dalam upaya meningkatkan prestasi cabang olahraga silat. Selain itu, pelatih-pelatih yang mengikuti penataran ini akan bertindak sebagai agen perubahan dalam menyebarkan ilmu yang diperoleh kepada para pelatih lainnya. Hal ini diharapkan dapat memperkuat struktur pelatihan di tingkat daerah.
Santoso menekankan bahwa penataran ini tidak hanya sekadar memberikan teori, tetapi juga memberikan pengalaman langsung dalam praktik pelatihan. “Ilmu yang didapat akan diajarkan kepada para atlet agar mereka bisa tampil maksimal dalam pertandingan,” tambahnya.
Tantangan dan Harapan Masa Depan
Meski penataran ini menawarkan banyak manfaat, tantangan tetap ada dalam proses pengembangan silat di Sumenep. Salah satu tantangan utamanya adalah keterbatasan sumber daya dan infrastruktur. Namun, dengan komitmen yang kuat dari pengurus IPSI dan dukungan penuh dari masyarakat, harapan untuk melahirkan atlet-atlet unggul semakin besar.
“Kami berharap nanti bisa lebih maju dan mendapatkan banyak prestasi dari pesilat Sumenep,” ujar Santoso. Ia yakin bahwa dengan pendidikan dan pelatihan yang baik, potensi atlet Sumenep akan terlihat di berbagai ajang kompetisi.
Peran Pelatih dalam Menentukan Prestasi
Pelatih memiliki peran kritis dalam menentukan kemajuan suatu cabang olahraga. Dalam konteks pencak silat, pelatih bukan hanya bertugas mengajar teknik dasar, tetapi juga membentuk mental dan disiplin atlet. Oleh karena itu, penataran seperti ini sangat penting untuk memastikan bahwa pelatih memiliki pengetahuan yang cukup untuk membimbing atlet secara optimal.
Selain itu, penataran ini juga menjadi wadah bagi pelatih untuk saling berbagi pengalaman dan strategi. Dengan demikian, peningkatan kualitas pelatih akan berdampak positif pada kualitas atlet dan prestasi keseluruhan.***

>

Saat ini belum ada komentar