Komitmen Layanan Kesehatan Warga Diapresiasi, Surabaya Sabet UHC Awards 2026 Kategori Madya
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam memastikan seluruh warganya mendapatkan perlindungan kesehatan kembali menuai apresiasi tingkat nasional. (30/01/26)
Kota Pahlawan meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 kategori Madya dari BPJS Kesehatan atas keberhasilan mendukung dan memperluas pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Penghargaan tersebut diserahkan dalam ajang UHC Awards 2026. Surabaya dinilai mampu menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan yang adil dan merata melalui kolaborasi lintas sektor.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surabaya, Hernina Agustin Arifin, menyatakan bahwa capaian ini mencerminkan hadirnya negara melalui sinergi antara BPJS Kesehatan dan pemerintah daerah.
“Program JKN adalah instrumen negara untuk menjamin hak dasar kesehatan masyarakat. Keberhasilan Surabaya menunjukkan komitmen nyata pemerintah daerah dalam memastikan warganya terlindungi,” ujarnya.
Berdasarkan data per Januari 2026, jumlah peserta JKN di Surabaya telah melampaui 3 juta jiwa atau mencapai 99,81 persen dari total penduduk. Angka tersebut menempatkan Surabaya hampir sepenuhnya berada dalam cakupan jaminan kesehatan nasional.
Tingkat keaktifan peserta juga tergolong tinggi, yakni 83,51 persen.
BPJS Kesehatan mengingatkan pentingnya kedisiplinan pembayaran iuran, khususnya bagi peserta mandiri atau Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), agar status kepesertaan tetap aktif.
Bagi peserta yang mengalami tunggakan, tersedia skema Rencana Pembayaran Bertahap (REHAB) untuk memberikan keringanan.
Selain memperluas cakupan, peningkatan mutu layanan juga menjadi perhatian utama. BPJS Kesehatan terus mendorong penguatan layanan kesehatan primer serta transformasi digital layanan.
Masyarakat kini dapat memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN untuk antrean online, konsultasi informasi kepesertaan, hingga riwayat pelayanan melalui fitur i-Care JKN.
Layanan administrasi tanpa tatap muka juga tersedia melalui PANDAWA di WhatsApp dan Care Center 165.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Nanik Sukristina, yang hadir menerima penghargaan mewakili Pemkot Surabaya, menegaskan bahwa pencapaian UHC merupakan hasil kerja bersama berbagai perangkat daerah.
“Komitmen kami tidak hanya pada memastikan seluruh warga terdaftar, tetapi juga menjamin kualitas dan kepuasan layanan kesehatan. UHC harus dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat,” katanya.
Pada penyelenggaraan UHC Awards 2026, sebanyak 31 pemerintah provinsi dan 397 pemerintah kabupaten/kota menerima penghargaan dalam tiga kategori, yakni Utama, Madya, dan Pratama.
Penilaian menitikberatkan pada dukungan kebijakan, penganggaran daerah, serta peran aktif kepala daerah dalam menjaga keberlanjutan dan keaktifan kepesertaan JKN.
Penghargaan ini sekaligus menjadi dorongan bagi Pemkot Surabaya untuk terus memperkuat layanan kesehatan yang inklusif, mudah diakses, dan berkualitas bagi seluruh warganya. (Dk/Ninis)

>
