Komdis PSSI Jatim Tegaskan Aturan Keras Terkait Pelanggaran Sepak Bola
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Rab, 7 Jan 2026
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM –Â Komite Disiplin (Komdis) PSSI Provinsi Jawa Timur menunjukkan sikap tegas terhadap pelanggaran aturan dalam pertandingan sepak bola. Hal ini terjadi setelah seorang pemain Putra Jaya Pasuruan, Muhammad Hilmi Gimnastiar, melakukan tindakan tidak sportif yang memicu reaksi keras dari publik.
Tindakan Tendangan Brutal Memicu Sanksi Berat
Dalam laga Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur 2025–2026, Hilmi melakukan tendangan keras ke arah dada Firman Nugraha Ardhiansyah, pemain Perseta 1970 Tulungagung. Aksi tersebut terjadi pada menit ke-71 saat Putra Jaya tertinggal 0-4. Video kejadian tersebut viral di media sosial dan menjadi sorotan luas.
Kejadian ini menunjukkan bahwa batas-batas sportivitas dalam olahraga sepak bola harus dipatuhi. Komdis PSSI Jatim menyatakan bahwa tindakan tersebut termasuk dalam kategori berbahaya dan melanggar prinsip dasar permainan.
Sidang Komdis PSSI Jatim Menjatuhkan Sanksi Seumur Hidup
Sidang Komdis PSSI Jatim yang digelar pada 6 Januari 2026, dipimpin oleh Ketua Komite Disiplin H. Samiadji Makin Rahmat. Hasil sidang menetapkan hukuman larangan beraktivitas sepak bola seumur hidup bagi Hilmi Gimnastiar. Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 001/Komdis/PSSI-JTM/I/2026.
Selain itu, wasit yang memimpin pertandingan langsung memberikan kartu merah kepada Hilmi. Langkah ini menunjukkan bahwa kompetisi sepak bola harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan menghormati aturan yang berlaku.
Reaksi Publik dan Komentar dari Pihak Terkait
Insiden ini mendapat perhatian dari pecinta sepak bola nasional. Banyak penggemar mengkritik tindakan Hilmi karena dianggap tidak profesional dan merusak citra olahraga. Beberapa netizen juga menyampaikan dukungan kepada Komdis PSSI Jatim atas keputusan mereka.
Askab PSSI Tulungagung turut menyampaikan pendapatnya terkait sanksi yang diberikan. Mereka menyoroti pentingnya penegakan aturan agar tidak ada lagi pelanggaran serupa di masa depan. Selain itu, nominal denda yang diberikan juga menjadi topik perbincangan.
Peran Komdis dalam Menjaga Integritas Sepak Bola
Komdis PSSI Jatim memiliki peran penting dalam menjaga integritas dan etika dalam olahraga sepak bola. Dengan menegakkan aturan secara tegas, mereka membantu menciptakan lingkungan kompetisi yang sehat dan adil.
Komitmen Komdis untuk menindak pelanggaran sesuai dengan prinsip sportivitas menunjukkan bahwa olahraga sepak bola harus dijalani dengan rasa hormat terhadap lawan dan aturan. Hal ini juga menjadi contoh bagi para pemain lainnya untuk menjaga perilaku selama pertandingan.
Insiden tendangan brutal dalam pertandingan Liga 4 Jawa Timur menjadi peringatan bagi semua pemain untuk menjaga etika dan sportivitas. Komdis PSSI Jatim telah menunjukkan tindakan tegas yang sesuai dengan aturan dan harapan masyarakat. Dengan demikian, olahraga sepak bola dapat tetap menjadi ajang kompetisi yang sehat dan bermartabat.***





Saat ini belum ada komentar