Cuaca Ekstrem di Indonesia: BMKG Memperingatkan Potensi Hujan Lebat hingga Ekstrem
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan terkait kondisi cuaca yang akan terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Pada Rabu, 21 Januari 2026, prakirawan BMKG Ranika Asti menyampaikan bahwa hujan dengan intensitas sangat lebat hingga ekstrem berpotensi terjadi di sejumlah daerah. Peringatan ini menjadi penting mengingat potensi cuaca ekstrem dapat memengaruhi kehidupan masyarakat serta aktivitas harian.
Wilayah Terdampak Hujan Lebat
BMKG menjelaskan bahwa wilayah Jawa Barat akan mengalami hujan sangat lebat hingga ekstrem. Selain itu, beberapa wilayah lain seperti Bengkulu, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, serta Papua Pegunungan juga diprakirakan diguyur hujan lebat hingga sangat lebat.
Untuk wilayah Indonesia bagian barat, hujan sedang diprakirakan terjadi di Jakarta, sedangkan hujan ringan berpotensi mengguyur Bengkulu, Palembang, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, serta Tanjung Selor. Di sisi lain, kondisi berawan hingga berawan tebal terjadi di beberapa kota seperti Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Jambi, Tanjung Pinang, Pontianak, Palangkaraya, dan Banjarmasin.
Potensi Cuaca Ekstrem di Wilayah Timur
Di wilayah Indonesia bagian timur, BMKG memprakirakan hujan disertai petir berpotensi terjadi di Kupang dan Merauke. Selain itu, hujan dengan intensitas sedang diprakirakan mengguyur Mataram, Mamuju, Kendari, serta Ternate. Sementara itu, potensi hujan ringan di Denpasar, Makassar, Palu, Gorontalo, Manado, Ambon, Sorong, Nabire, Jayapura, dan Jayawijaya juga diperhitungkan.
BMKG juga menyoroti kemungkinan adanya udara kabur di Samarinda dan kondisi berawan tebal di Manokwari. Peringatan ini penting untuk mencegah risiko bencana alam yang bisa terjadi akibat kondisi cuaca yang tidak menentu.
Imbauan dari BMKG
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Masyarakat diminta untuk terus memperbarui informasi cuaca terkini melalui situs resmi bmkg.go.id serta media sosial @info.bmkg. Dengan informasi yang akurat dan up-to-date, masyarakat dapat mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan.
“Pastikan untuk selalu memperbaharui informasi cuaca melalui website bmkg.co.id dan media sosial kami di @info.bmkg,” ujar Ranika Asti dalam video informasi cuaca yang dipantau melalui kanal YouTube BMKG.
Catatan Penting
BMKG telah mencatat adanya perubahan pola cuaca yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Hal ini dapat dipengaruhi oleh perubahan iklim dan fenomena alam seperti El Niño atau La Niña. Oleh karena itu, masyarakat harus lebih waspada dan siap menghadapi segala kemungkinan cuaca ekstrem.
Dalam konteks ini, penting bagi pemerintah dan instansi terkait untuk meningkatkan koordinasi dalam menghadapi ancaman cuaca ekstrem. Ini termasuk peningkatan kapasitas sistem peringatan dini, pelatihan masyarakat, serta pengembangan infrastruktur yang tahan terhadap bencana alam.
Dengan informasi dan persiapan yang tepat, masyarakat dapat lebih aman dan siap menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu. BMKG akan terus memantau perkembangan cuaca dan memberikan update terkini kepada publik.

>

Saat ini belum ada komentar