Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Wakil Kepala BGN Kaget Dapur MBG Ilegal Marak di Banyumas

Wakil Kepala BGN Kaget Dapur MBG Ilegal Marak di Banyumas

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Badan Gizi Nasional(BGN) meragukan maraknya pembukaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) baru di berbagai daerah, khususnya di bekas Karesidenan Banyumas. Di wilayah tersebut jumlahnya melebihi kuota yang ditetapkan dan berdiri tanpa sepengetahuan internal lembaga.

Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang mengatakan temuan tersebut berpotensi memicu persaingan antar penerima manfaat dan mengganggu kualitas layanan program makan bergizi gratis (MBG). “Saya menemukan bahwa di Kabupaten Banyumas, kuotanya hanya 154 SPPG, namun saat ini ada 227 titik. Bagaimana bisa? Ini jelas tidak benar karena akan terjadi persaingan dalam penerima manfaat,” ujar Nanik dalam pernyataan resmi BGN, Jumat, 5 Desember 2025.

Menurut Nanik, keadaan yang paling aneh terjadi di salah satu kecamatan di Banyumas. Dengan jumlah penerima manfaat sekitar 16 ribu orang dan sudah ada enam SPPG yang beroperasi, pemerintah daerah justru menyetujui pembangunan lima SPPG baru. “Jika 16 ribu dibagi 11, maka masing-masing hanya akan mengelola 1.400 penerima manfaat. Bagaimana itu,” katanya.

Temuan ini juga menjelaskan mengapa sejumlah program SPPG lama tiba-tiba mengalami penurunan signifikan dalam jumlah penerima manfaat—dari lebih dari 3.500 menjadi sekitar 1.800 orang. Hal ini diduga terjadi karena kuota dibagi untuk SPPG baru yang muncul secara tiba-tiba dengan alasan pemerataan.

Meskipun jumlah penerima manfaat berkurang, BGN menegaskan bahwa pengelola SPPG dilarang mengangkat relawan dapur. “Ingat baik-baik, setiap SPPG dilarang me-layoffpara relawan,” kata Nanik. Ia menekankan bahwa program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi siswa, tetapi juga mendorong perekonomian masyarakat dengan merekrut 47 warga setempat di setiap SPPG.

BGN telah menyiapkan mekanisme at cost untuk memastikan honor relawan tetap berjalan meskipun jumlah porsi berkurang. Sistem ini memungkinkan penggantian biaya nyata berdasarkan bukti pengeluaran yang sah.

Dengan penyesuaian program, batas maksimum penerima manfaat kini ditentukan sebanyak 2.000 siswa serta 500 kelompok 3B (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non PAUD). Kemampuan dapat ditingkatkan hingga 3.000 penerima manfaat apabila SPPG memiliki juru masak yang memiliki sertifikat, menurut Direktur Sistem Pemenuhan Gizi BGN, Eny Indarti.

Nanik juga menyampaikan bahwa Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 memperluas kriteria penerima MBG, termasuk tenaga pendidik, santri, guru honorer, ustadz pesantren, kader PKK, dan Posyandu. Menurut Nanik, Presiden Prabowo Subianto berharap semua kelompok yang rentan—seperti lansia, disabilitas, anak jalanan, hingga keluarga miskin—dapat mendapatkan bantuan gizi yang layak.

Nanik memastikan BGN akan menangani secara internal masalah kenaikan SPPG mendadak yang dianggap tidak sesuai aturan. “Ini harus diselesaikan agar tidak ada lagi titik-titik yang muncul tanpa dasar dan akhirnya menyulitkan semua pihak,” katanya. ***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Baru Sebulan Jadi Menkeu, Purbaya Yudhi Pecat 26 Pegawai DJP, Apa Penyebabnya?

    Baru Sebulan Jadi Menkeu, Purbaya Yudhi Pecat 26 Pegawai DJP, Apa Penyebabnya?

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Purbaya Yudhi Mulai Beraksi Keras di DJP DIAGRAMKOTA.COM – Setelah satu bulan menjabat sebagai Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa telah mengambil langkah tegas terhadap pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Ia memecat sebanyak 26 pegawai yang diduga melanggar etik dan menyelewengkan anggaran. Meski nama-nama para pegawai tersebut belum diungkap secara resmi, kebijakan ini menunjukkan komitmen Purbaya dalam […]

  • Ritual Adat Suku Dayak Yang Penuh Makna

    Ritual Adat Suku Dayak Yang Penuh Makna

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 249
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ritual adat suku Dayak yang penuh maknaRitual-ritual ini bukan sekadar serangkaian gerakan dan ucapan, melainkan representasi dari kosmologi, kepercayaan, dan hubungan harmonis mereka dengan alam dan leluhur. Mempelajari ritual-ritual ini berarti menyelami kedalaman spiritual dan filosofi hidup Suku Dayak yang telah teruji selama berabad-abad. Salah satu ritual yang paling terkenal adalah Gawai Dayak, […]

  • Kepedulian Bonek terhadap Bruno Moreira yang Berpotensi Pergi dari Persebaya Surabaya

    Kepedulian Bonek terhadap Bruno Moreira yang Berpotensi Pergi dari Persebaya Surabaya

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 26
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bonek, suporter fanatik Persebaya Surabaya, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pemain andalan mereka, Bruno Moreira. Kapten tim ini memiliki kontrak yang akan berakhir pada 30 April 2026, dan saat ini hanya tersisa tiga bulan lagi. Hal ini membuat para penggemar Persebaya khawatir karena takut Bruno Moreira tidak memperpanjang kontraknya dan meninggalkan klub. Kontrak Bruno Moreira […]

  • Penyelidikan KPK kerabat Bupati Ponorogo di Desa Ngunut

    Penyelidikan KPK kerabat Bupati Ponorogo di Desa Ngunut

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 125
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi penggeledahan di wilayah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Kali ini, fokusnya adalah rumah kerabat Bupati Sugiri Sancoko yang terletak di Desa Ngunut, Kecamatan Babadan. Penggeledahan ini dilakukan pada hari Rabu, 12 November 2025, sebagai bagian dari upaya penyidik untuk mengungkap dugaan tindakan korupsi di lingkungan pemerintahan setempat. Operasi […]

  • Kementerian UMKM

    Kementerian UMKM Buka Akses Layanan Usaha Lebih Luas dengan MikroDOTS

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 63
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Kementerian UMKM) memperluas kesempatan akses layanan bisnis melalui kegiatan MikroDOTS atauDesk on The StreetDi kawasan Car Free Day (CFD) Pontianak, hari Minggu (23/11/2025). Kegiatan ini diselenggarakan guna memudahkan pelaku usaha mikro dalam mendapatkan layanan pembiayaan, legalitas, serta pendampingan di satu tempat. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai lembaga […]

  • Tradisi Ngaben: Makna & Prosesinya

    Tradisi Ngaben: Makna & Prosesinya

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 331
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tradisi Ngaben: Makna & ProsesinyaLebih dari sekadar pembakaran jenazah, Ngaben merupakan sebuah prosesi spiritual yang kompleks dan penuh makna, bertujuan untuk membebaskan roh orang yang meninggal dari ikatan duniawi dan mengantarkannya menuju alam baka. Ritual ini bukan hanya tentang kematian, melainkan juga tentang kehidupan, regenerasi, dan keyakinan akan siklus kelahiran kembali (reinkarnasi). Makna […]

expand_less