Puan Maharani Ucapkan Selamat Natal 2025 dengan Fokus pada Solidaritas dan Empati
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Jumat, 26 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketua DPR RI Puan Maharani bersama Pimpinan DPR RI lainnya saat konferensi pers usai Sidang Paripurna di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (15/10/2024)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan ucapan selamat merayakan Natal 2025 kepada seluruh umat Kristiani di Indonesia. Dalam perayaan yang penuh makna ini, ia menekankan pentingnya membangun semangat solidaritas antarumat beragama serta empati, terutama di tengah situasi bencana yang melanda sejumlah wilayah Tanah Air.
Puan mengungkapkan harapan agar umat Kristiani dapat memperingati Hari Kelahiran Isa Al-Masih dengan khidmat. Ia juga berharap ibadah dan perayaan Natal dapat berjalan lancar di seluruh negeri, sambil menjaga semangat sukacita yang mampu memperkuat rasa persaudaraan.
“Saya berharap, umat Kristiani dapat memperingati Hari Kelahiran Isa Al-Masih dengan khidmat. Semoga ibadah serta perayaan Natal dapat berjalan dengan lancar di seluruh negeri, dan semoga sukacita Natal dapat semakin memperkokoh rasa persaudaraan,” ujar Puan dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.
Secara khusus, Puan berharap umat Nasrani yang menjadi korban bencana dapat tetap merayakan Natal meski dalam kondisi yang berbatas. Ia berdoa agar semangat Natal mampu menghibur mereka yang sedang berduka.
“Biarlah semangat Natal mengingatkan kita bahwa harapan selalu lahir bahkan di tengah keadaan yang sulit sekalipun,” ujar Puan.
“Saya berdoa, agar sukacita Natal membawa kedamaian bagi semua umat Nasrani, khususnya bagi saudara-saudara kita yang sedang kekurangan dan berduka. Mari kita membangun semangat kasih untuk sesama,” lanjutnya.
Harapan untuk Tahun Baru 2026: Kepedulian Sosial dan Persaudaraan
Selain ucapan Natal, Puan juga menyampaikan selamat menyambut Tahun Baru 2026 kepada seluruh rakyat Indonesia. Ia mengajak masyarakat menyambut pergantian tahun dengan mengedepankan kepedulian sosial.
“Semoga 2026 akan memberikan jalan yang lebih baik, lebih sejahtera, dan lebih tenteram bagi kita semua. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa memberikan rahmat dan bimbingan-Nya bagi kita semua,” ucap Puan.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk merayakan pergantian tahun secara sederhana serta mendorong pemerintah daerah (pemda) agar tidak berlebihan dalam menggelar perayaan Tahun Baru, khususnya di tengah situasi bencana. Mantan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) itu berharap Tahun Baru 2026 dapat semakin meningkatkan semangat kemanusiaan.
Puan turut mengajak masyarakat yang memiliki rezeki lebih untuk membantu para korban bencana alam sebagai wujud solidaritas sosial. “Gotong royong yang telah ditunjukkan masyarakat Indonesia untuk membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah dan bencana menjadi bukti kokohnya persaudaraan di Bumi Pertiwi. Mari kita teruskan,” ucap cucu Bung Karno tersebut.
Perayaan Natal dan Tahun Baru dalam Konteks Bencana
Dalam konteks perayaan Natal dan Tahun Baru, Puan menekankan bahwa momen ini harus menjadi ajang untuk memperkuat ikatan persaudaraan. Meskipun situasi bencana masih terasa, ia yakin bahwa semangat Natal dan Tahun Baru dapat menjadi penyemangat bagi masyarakat yang sedang berjuang.
Ia menegaskan bahwa kesadaran akan kebersamaan dan empati adalah kunci untuk menghadapi tantangan apa pun. “Perayaan Natal dan Tahun Baru harus menjadi momentum untuk membangun kebersamaan, tidak hanya antarumat beragama, tetapi juga antarwarga negara,” tambahnya. ***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar