Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Kebijakan Pemasaran Produk APHT di Sumenep: Tanggung Jawab Perusahaan dan Tantangan yang Dihadapi

Kebijakan Pemasaran Produk APHT di Sumenep: Tanggung Jawab Perusahaan dan Tantangan yang Dihadapi

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Produk rokok hasil produksi dari Aglomerasi Pabrik Hasil Tembakau (APHT) Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, kini resmi dapat diedarkan. Namun, pemasarannya tidak lagi dilakukan oleh PD Sumekar, pengelola APHT, melainkan diserahkan kepada masing-masing perusahaan anggota. Hal ini menjadi salah satu langkah penting dalam proses pengembangan industri tembakau di wilayah tersebut.

Penyebab Pemisahan Peran dalam Pemasaran

Menurut Direktur PD Sumekar, Hendri Kurniawan, pemasaran produk APHT saat ini diserahkan sepenuhnya kepada perusahaan-perusahaan anggota. Alasan utama adalah karena kualitas dan kuantitas produk belum mencapai tingkat optimal. Proses produksi masih berada pada tahap uji coba, sehingga belum memungkinkan untuk dilakukan pemasaran secara masif.

”Kami akan terlibat lebih aktif dalam pemasaran setelah produksi lancar. Salah satunya dengan menyiapkan SDM marketing yang kompeten,” jelas Hendri. Ia menekankan bahwa tujuan utama dari kebijakan ini adalah agar produksi APHT bisa memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Peran Dinas dan BUMD dalam Mendukung Pemasaran

Meski pemasaran diserahkan kepada perusahaan, Plt Kabid Perindustrian DKUPP Sumenep, Didik Prayitno, mengatakan bahwa pihak dinas tetap memiliki peran dalam mendukung proses pemasaran. Salah satu caranya adalah dengan memfasilitasi partisipasi APHT dalam berbagai pameran, baik di dalam maupun luar Madura.

”Produk APHT pasti kami bawa dalam pameran-pameran yang ada. Ini juga bagian dari upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap produk lokal,” ujarnya.

Namun, ia menyatakan bahwa peran dinas hanya sebatas fasilitasi, bukan langsung terlibat dalam pengelolaan pemasaran. Hal ini membuat beberapa pihak khawatir terkait efektivitas pemasaran produk APHT di masa depan.

Desakan untuk Keterlibatan Aktif Pemerintah Daerah

Anggota Komisi II DPRD Sumenep, Masdawi, menyoroti pentingnya keterlibatan aktif dinas dan PD Sumekar dalam pemasaran produk APHT. Ia menilai bahwa tanpa dukungan penuh dari pihak pengelola dan pemerintah daerah, produk APHT sulit memperoleh pangsa pasar yang signifikan.

”Dinas dan PD Sumekar harus terlibat aktif agar hasil produksi mereka punya pangsa pasar yang bagus. Jangan sampai hanya dianggap sebagai pelaku usaha biasa,” tegas Masdawi.

Tantangan dan Harapan Masa Depan

Sementara itu, banyak pihak menilai bahwa kebijakan ini merupakan langkah awal yang wajar dalam pengembangan industri tembakau di Sumenep. Namun, tantangan besar tetap ada, termasuk persaingan dengan produk rokok lain yang sudah lebih mapan di pasar.

Untuk itu, diperlukan strategi pemasaran yang lebih inovatif dan kolaborasi yang lebih kuat antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat. Dengan demikian, APHT tidak hanya menjadi sumber penghasilan bagi para pelaku usaha, tetapi juga bisa menjadi salah satu ikon industri tembakau di Jawa Timur. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Reses Di Wonokromo, Bahtiyar Rifai Dapati Aduan Biaya Makam Capai Jutaan Rupiah

    Reses Di Wonokromo, Bahtiyar Rifai Dapati Aduan Biaya Makam Capai Jutaan Rupiah

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 266
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai, menerima keluhan dari warga terkait mahalnya biaya pemakaman yang mencapai Rp2,2 juta di area Makam Islam Kembang Kuning, Surabaya.

  • Siswa SD Tenggelam di Sungai Pucang Sidoarjo, Belum Ditemukan

    Siswa SD Tenggelam di Sungai Pucang Sidoarjo, Belum Ditemukan

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 482
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Seorang siswa kelas 6 SD, Fawwas Juliansah (12), dilaporkan tenggelam di Sungai Pucang, Sidoarjo, pada Minggu (9/3) sore. Kejadian nahas ini terjadi setelah korban mengikuti kegiatan Pondok Ramadan di sekolahnya. Hingga Senin (10/3), tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai. Berdasarkan keterangan saksi, Fawwas bersama empat temannya bermain di […]

  • Al Duhail , Sharjah FC, Piala Champions Asia

    Al Duhail vs Sharjah: Persaingan Sengit di Piala Champions Asia

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 108
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Al Duhail dan Sharjah FC dalam babak kelompok ketujuh Piala Champions Asia menjadi momen penting bagi kedua tim. Kedua klub memiliki poin yang sama, yaitu tujuh, yang membuat laga ini sangat menentukan bagi peluang mereka melaju ke babak 16 besar. Al Duhail, yang bermain di kandang sendiri di Stadion Abdullah Bin Khalifa, […]

  • IFG Life Optimis Bisnis Tumbuh Positif, Premi Naik 8% Hingga Oktober 2025

    IFG Life Optimis Bisnis Tumbuh Positif, Premi Naik 8% Hingga Oktober 2025

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 190
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — PT Asuransi Jiwa IFG atauIFG lifeoptimis tentang kinerja perusahaan secaratop line maupun bottom line akan tumbuh pada 2025 full year, setelah mengalami kenaikan premi selama 10 bulan tahun ini. Direktur Keuangan IFG Life Ryan Diastana Firman mengungkapkan bahwa premi konsolidasi perusahaan pada periode Januari—Oktober 2025 mencapai Rp5,67 triliun. Angka ini meningkat sebesar 8,19% (year […]

  • SK Digital Belum Terbit, Acara PPPK Sidoarjo Tuai Kecaman

    SK Digital Belum Terbit, Acara PPPK Sidoarjo Tuai Kecaman

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 110
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Agenda yang digelar Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk ribuan PPPK Paruh Waktu menuai kritik keras. Acara yang diperkenalkan sebagai penyerahan SK digital itu ternyata belum disertai dokumen pengangkatan resmi, sementara proses persetujuan teknis (pertek) dari BKN masih berjalan. Kekecewaan muncul dari sejumlah tenaga PPPK Paruh Waktu. Mereka menilai kegiatan tersebut menimbulkan kesan seolah-olah SK […]

  • Dirjen Pajak Mendorong Pemadanan NIK dan NPWP untuk Wajib Pajak

    Dirjen Pajak Mendorong Pemadanan NIK dan NPWP untuk Wajib Pajak

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Diagram Kota Jakarta – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih terus mendorong percepatan pemadanan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Saat ini, tinggal 400 ribu yang belum dipadankan. DJP telah mencapai 99% pemadanan NIK, dan InsyaAllah akan segera melanjutkan proses tersebut. Dirjen Pajak Kemenkeu Suryo Utomo mengatakan bahwa […]

expand_less