Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » Dirjen Pajak Mendorong Pemadanan NIK dan NPWP untuk Wajib Pajak

Dirjen Pajak Mendorong Pemadanan NIK dan NPWP untuk Wajib Pajak

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Diagram Kota JakartaDirektorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih terus mendorong percepatan pemadanan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Saat ini, tinggal 400 ribu yang belum dipadankan. DJP telah mencapai 99% pemadanan NIK, dan InsyaAllah akan segera melanjutkan proses tersebut.

Dirjen Pajak Kemenkeu Suryo Utomo mengatakan bahwa DJP terus mendorong perubahan dan transformasi di lingkup layanan perpajakan.

“Dalam menyongsong inovasi pemadananan NIK dan NPWP sudah mencapai 99%, tinggal 400 ribu yang belum kami padankan dan InsyaAllah kami jalankan,” kata Suryo, dalam sambutannya di acara Spectaxcular, di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (14/7/2024).

Suryo juga mengatakan bahwa meskipun sistem administrasi baru belum digunakan oleh DJP, tetapi ia menjamin bahwa akses untuk 16 digit NPWP dengan menggunakan NIK sudah bisa digunakan untuk beberapa aplikasi layanan.

“Akses untuk 16 digit NPWP dengan menggunakan NIK, untuk beberapa aplikasi layanan yang saat ini kami buka, sudah dapat dimanfaatkan dengan baik. 16 layanan sudah kami buka pada kesempatan sampai dengan hari ini,” ujarnya.

Selaras dengan upaya transformasi tersebut, DJP akan merilis sejumlah layanan perpajakan untuk bisa digunakan NPWP baru ini sepanjang bulan Juli ini.

Ditargetkan pada bulan Agustus mendatang, seluruh layanan sudah bisa menggunakan NIK sebagai NPWP.

“InsyaAllah mulai bulan Agustus depan, seluruh layanan kepada masyarakat insyaAllah dapat kami lakukan secara baik dengan menggunakan NPWP baru, yaitu NPWP 16 digit, atau menggunakan NIK, sebelum betul-betul kita menggunakan sistem administrasi yang baru. InsyaAllah tahun ini dapat kita jalankan,” jelas dia.

Sebagai tambahan informasi, masyarakat diminta untuk memadankan NIK dan NPWP sampai 30 Juni 2024. Pemadanan ini harus dilakukan oleh seluruh wajib pajak.

Pemadanan ini sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 112 Tahun 2022 tentang Nomor Pokok Wajib Pajak Bagi Wajib pajak Orang pribadi, Wajib pajak Badan, dan Wajib pajak Lembaga.

Sebelumnya Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Dwi Astuti menerangkan, dari keseluruhan data yang telah valid, terdapat 4,37 juta data yang dipadankan secara mandiri oleh Wajib Pajak.

Sedangkan sisanya 69,6 juta NIK-NPWP yang dipadankan oleh sistem. Lebih lanjut Dwi juga menyampaikan terkait henti layanan pada 29 Juni lalu.

Dwi menjelaskan, henti layanan pada waktu itu merupakan kegiatan rutin pemeliharaan sistem informasi yang dimiliki DJP dalam rangka meningkatkan layanan kepada masyarakat dan wajib pajak.

“Waktu henti layanan tersebut juga kami gunakan untuk instalasi aplikasi tambahan berbasis NIK, NPWP 16 digit, dan NITKU,” ujar Dwi dalam keterangannya, Senin (1/7/2024).

DJP juga baru saja meluncurkan layanan perpajakan berbasis NIK sebagai NPWP, NPWP 16 digit dan Nomor Identitas Tempat Kegiatan Usaha (NITKU). Terhitung 1 Juli 2024, terdapat 7 layanan administrasi yang dapat diakses menggunakan NIK, NPWP 16 digit dan NITKU.

Selain dapat diakses dengan tiga jenis nomor identitas tersebut, 7 layanan tersebut juga masih dapat diakses dengan NPWP 15 digit. Jumlah layanan administrasi yang berbasis NIK sebagai NPWP, NPWP 16 digit, dan NITKU akan terus mengalami penambahan. (dk/ria)

  • Penulis: Arie Khauripan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir Rob, Pesisir Pasuruan

    Banjir Rob Melanda Wilayah Pesisir Pasuruan, 11 Desa Terdampak

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 125
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Banjir rob kembali mengancam wilayah pesisir Kabupaten dan Kota Pasuruan, Jawa Timur. Fenomena alam ini telah melanda sebanyak 11 desa dan kelurahan selama empat hari terakhir. Genangan air mencapai ketinggian antara 10 hingga 20 sentimeter, yang memengaruhi jalur transportasi di sejumlah titik. Dalam laporan terbaru, banjir rob ini mulai terjadi pada malam hari dan […]

  • Kolaborasi Perjakin, AHBI, dan Kanwil DJP Jawa Timur I Sukses Gelar Edukasi Coretax

    Kolaborasi Perjakin, AHBI, dan Kanwil DJP Jawa Timur I Sukses Gelar Edukasi Coretax

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 370
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Perkumpulan Pengacara Pajak Indonesia (Perjakin) dan Akademi Hukum dan Bisnis Indonesia (AHBI) DPW Jawa Timur dan Bali, berkolaborasi dengan Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur I, menyelenggarakan kegiatan edukasi Coretax. Acara diselenggarakan pada Senin, 20 Januari 2025. Acara yang berlangsung di Gedung Graha Pena Office Building lantai 5 ruang Collaboration, Jalan […]

  • Kehadiran Besar di Stadion Tardini untuk Laga Parma vs Fiorentina

    Kehadiran Besar di Stadion Tardini untuk Laga Parma vs Fiorentina

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 220
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Parma dan Fiorentina yang digelar di Stadion Tardini mencatatkan penonton terbanyak dalam beberapa waktu terakhir. Puluhan ribu penggemar sepak bola memadati stadion untuk menyaksikan laga penting ini, yang menjadi momen krusial bagi kedua tim dalam perburuan posisi di klasemen Serie A. Laga ini memiliki bobot tersendiri karena berdampak langsung pada nasib masing-masing […]

  • Mensos Serahkan Santunan dan Ingatkan Potensi Bencana Alam

    Mensos Serahkan Santunan dan Ingatkan Potensi Bencana Alam

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 351
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, menyerahkan langsung santunan kepada keluarga korban longsor di Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Penyerahan dilakukan di rumah duka, di mana Gus Ipul turut hadir di tengah-tengah warga saat tahlil dan doa bersama yang diikuti oleh ratusan orang, Minggu malam(06/04/2025). Gus Ipul juga ikut duduk bersila bersama warga sekitar […]

  • Wardatina Mawa

    Profil Wardatina Mawa, Influencer yang Ungkap Perselingkuhan Suaminya dengan Inara Rusli

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 1.298
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wardatina Mawa tengah menjadi perhatian publik setelah keberaniannya membuka dugaan perselingkuhan suaminya, Insanul Fahmi, dengan seorang artis berinisial IR yang diduga kuat adalah Inara Rusli. Nama perempuan muda ini langsung mencuri perhatian, bukan hanya karena isu rumah tangganya yang mencuat, tetapi juga karena ketegasannya mengambil langkah hukum demi memperjuangkan keadilan. Di tengah terpaan […]

  • DPRD Surabaya

    Gawat Viral di Medsos, DPRD Surabaya Desak Evaluasi Ketua LPMK

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 301
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, angkat bicara terkait viralnya dugaan permintaan Tunjangan Hari Raya (THR) oleh Ketua LPMK Manukan Wetan yang beredar di media sosial. Ia meminta pihak kecamatan segera menindaklanjuti persoalan tersebut agar tidak menimbulkan preseden buruk di tengah masyarakat. “Barusan saya telepon Pak Febri, Camat Tandes, dan saya […]

expand_less