Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » POLITIK » Golkar Jatim Dorong Revisi Perda Disabilitas, Libatkan Difabel dan Lintas Sektor

Golkar Jatim Dorong Revisi Perda Disabilitas, Libatkan Difabel dan Lintas Sektor

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 15 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMDPD Partai Golkar Jawa Timur menginisiasi Forum Group Discussion (FGD) bertajuk “Merajut Desain Peraturan Daerah Disabilitas Provinsi Jawa Timur” sebagai langkah awal mendorong lahirnya regulasi baru yang lebih inklusif dan berkeadilan bagi penyandang disabilitas. Kegiatan tersebut digelar di Kantor DPD Golkar Jatim, Senin (15/12/2025).

Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM DPD Golkar Jatim, Julianto Simanjuntak, menyatakan bahwa Peraturan Daerah (Perda) Disabilitas Jawa Timur yang saat ini berlaku sudah tidak lagi selaras dengan perkembangan hukum nasional. Ia menjelaskan, perda tersebut disusun pada 2013, sementara Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas baru diundangkan tiga tahun setelahnya.

“Perda yang ada perlu disesuaikan agar tidak menimbulkan kekosongan perlindungan hukum. Regulasi daerah harus sejalan dengan undang-undang nasional,” ujar Julianto.

Menurutnya, FGD ini menjadi fondasi awal untuk merancang regulasi yang tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan nyata penyandang disabilitas di Jawa Timur. Ia menegaskan, inisiatif tersebut merupakan arahan langsung Ketua DPD Golkar Jatim, Ali Mufthi, yang menilai pembaruan Perda Disabilitas sebagai agenda mendesak.

“Perda ini tidak boleh berhenti pada urusan administratif. Negara harus hadir secara nyata melalui kebijakan yang melindungi sekaligus memberdayakan penyandang disabilitas,” tegasnya.

Dalam forum tersebut, DPD Golkar Jatim melibatkan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor. Mulai dari APINDO, Dinas PUPR, Dinas Sosial, Dinas Tenaga Kerja, Komisi E DPRD Jawa Timur, hingga lebih dari 20 komunitas penyandang disabilitas dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Julianto menekankan bahwa pelibatan langsung komunitas difabel merupakan prinsip utama dalam penyusunan naskah akademik perda. Ia menilai, kebijakan publik yang inklusif hanya bisa lahir jika suara penyandang disabilitas dijadikan dasar perumusan.

“Kebutuhan difabel tidak bisa ditentukan secara sepihak. Mereka harus diposisikan sebagai subjek, bukan sekadar objek, dalam penyusunan regulasi,” katanya.

Isu ketenagakerjaan menjadi salah satu topik krusial yang mengemuka dalam diskusi. Julianto menyoroti belum optimalnya implementasi kebijakan kuota kerja bagi penyandang disabilitas, yakni 1 persen di sektor swasta serta 2 persen di BUMN dan BUMD.

“Sudah ada perusahaan yang mulai menjalankan ketentuan ini, tetapi penerapannya masih belum merata dan perlu pengawasan yang lebih konsisten,” ujarnya.

Selain ketenagakerjaan, persoalan aksesibilitas fasilitas publik juga menjadi perhatian serius. Julianto mengapresiasi sejumlah kemajuan yang telah dilakukan Kota Surabaya, seperti penyediaan parkir khusus, guiding block, serta fasilitas transportasi publik yang ramah disabilitas. Namun, ia mengingatkan bahwa kondisi tersebut belum sepenuhnya terwujud di daerah lain.

“Di beberapa kabupaten dan kota, aksesibilitas masih menjadi pekerjaan rumah besar,” imbuhnya.

FGD Golkar Jatim Angkat Persoalan Stigma Sosial Disabilitas

FGD tersebut juga mengangkat persoalan stigma sosial terhadap penyandang disabilitas yang dinilai masih kuat di sebagian wilayah Jawa Timur. Julianto menilai, perubahan regulasi harus mampu menjawab persoalan kultural tersebut.

“Masih ada keluarga yang merasa malu memiliki anggota keluarga disabilitas. Ini persoalan serius. Perda harus hadir bukan hanya mengatur fasilitas, tetapi juga membangun kesadaran dan penghormatan terhadap martabat manusia,” tegasnya.

Untuk memastikan seluruh masukan dapat terakomodasi, FGD ini turut menghadirkan Adam, penulis naskah akademik, sehingga berbagai pandangan dari peserta dapat langsung diintegrasikan dalam desain regulasi yang tengah disusun.

Julianto menegaskan, penyusunan Perda Disabilitas ke depan harus dilakukan secara partisipatif, transparan, dan berorientasi jangka panjang. Dengan demikian, pemerintah daerah memiliki landasan hukum yang kuat, selaras dengan undang-undang nasional, serta benar-benar berpihak pada penyandang disabilitas.

“Kami ingin perda ini menjadi pijakan kebijakan yang adil dan manusiawi, bukan sekadar dokumen hukum,” pungkasnya. [@]

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pilkada Tulungagung Berjalan Lancar dan Damai, Cabup Maryoto Bhirowo Mencoblos di TPS 01 Desa Sembon

    Pilkada Tulungagung Berjalan Lancar dan Damai, Cabup Maryoto Bhirowo Mencoblos di TPS 01 Desa Sembon

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 241
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Calon Bupati Tulungagung, Maryoto Bhirowo, bersama pasangannya Didik Girnoto Yekti, telah sukses mencoblos di TPS 01 Sembon, Kecamatan Karangrejo. Prosesnya berjalan lancar dan kondusif berkat kerja sama yang baik antara aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan KPPS. Maryoto menyampaikan apresiasi atas kinerja KPPS dan mengajak seluruh warga Tulungagung untuk turut menjaga ketertiban serta menggunakan […]

  • Athan RI Sambut Tim Aju Banusia Bencana Gempa Myanmar

    Atase Pertahanan RI Sambut Tim Aju Banusia Bencana Gempa Myanmar

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 220
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Atase Pertahanan RI Myanmar Kolonel Marinir Budi Cahyono menyambut kedatangan tim aju Satgas Bantuan Kemanusiaan (Bannusia) untuk rakyat Myanmar, bertempat di bandara Nay Pyi Taw, Myanmar, Selasa (1/4/2025). Tim aju yang terdiri dari personil gabungan TNI, Kemlu, Kemenkes, BNPB, Basarnas, Baznas serta crew Hercules TNI AU ini mendarat di bandara Nay Pyi Taw […]

  • 8 Negara Tanpa Militer yang Aman untuk Liburan

    8 Negara Tanpa Militer yang Aman untuk Liburan

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Negara Tanpa Angkatan Bersenjata yang Tetap Aman dan Damai DIAGRAMKOTA.COM – Banyak negara di dunia memiliki angkatan bersenjata untuk menjaga keamanan dan kedaulatannya. Namun, ada beberapa negara yang memilih untuk tidak memiliki tentara tetap. Meskipun begitu, mereka tetap aman dan sering kali masuk dalam daftar negara paling damai di dunia. Berikut adalah beberapa contoh negara yang […]

  • Ajax Amsterdam van der Vaart

    Serangkaian Cedera, Ajax Menghadapi Tantangan Berat di Liga Champions

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 135
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOA.COM – Ajax Amsterdam, yang merupakan salah satu klub paling bersejarah di Eropa, kini menghadapi tantangan besar dalam kompetisi Liga Champions musim ini. Klub asal Belanda ini masih belum berhasil meraih poin apapun setelah lima pertandingan awal babak grup. Hal ini membuat mereka duduk di posisi terbawah dari 36 tim yang berlaga. Kondisi ini semakin memperburuk […]

  • Aksi “RAKYAT MENGGUGAT” Ditunda Play Button

    Aksi “RAKYAT MENGGUGAT” Ditunda

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Nawi
    • visibility 331
    • 0Komentar
  • KPU Lamongan

    Rencana Pembangunan Kantor Baru, KPU Lamongan Minta Bantuan Hibah Tanah ke Pemkab

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 178
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lamongan mengajukan permohonan bantuan tanah kepada Pemerintah Kabupaten Lamongan. Bantuan tanah dari pemerintah kabupaten tersebut akan digunakan untuk mendirikan kantor KPU yang baru. “Kantor KPU yang sekarang digunakan bukan milik pribadi, melainkan disewa,” ujar Ketua KPU Lamongan Mahrus Ali kepada Tribun Jatim Network, Rabu (12/11/2025). Kantor KPU yang berada di […]

expand_less