Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Persebaya Surabaya Tantang Borneo FC Tanpa Rivera, Bonek: Imbang Sama dengan Menang

Persebaya Surabaya Tantang Borneo FC Tanpa Rivera, Bonek: Imbang Sama dengan Menang

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 23 menit yang lalu
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM  – Klub Persebaya Surabaya mengalami kerugian signifikan setelah Francisco Rivera dipastikan tidak bisa tampil hingga pertandingan penting melawan Borneo FC pada pekan ke-15 Super League 2025/2026. Kondisi ini terjadi saat Green Force sedang berupaya memperbaiki performa dan stabilitasnya setelah kehilangan pelatih utama, Eduardo Perez.

Hasil imbang 1-1 saat menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC memang membawa satu poin, namun penampilan tim masih belum menunjukkan kestabilan. Persebaya Surabaya kini berada di peringkat kedelapan dalam klasemen sementara dengan 17 poin.

Masalah semakin memburuk setelah Rivera menerima hukuman tambahan dari Komite Disiplin PSSI. Ia dianggap melakukan pelanggaran berat dalam pertandingan melawan Persik Kediri pada 7 November 2025 dan diberi larangan tampil selama dua laga serta denda sebesar Rp 10 juta.

Sanksi tambahan ini menyebabkan total kehadiran Rivera mencapai tiga pertandingan sejak laga melawan Arema FC. Ia hanya mampu bermain dalam pertandingan tunda melawan PSM Makassar, tetapi kembali harus absen saat Persebaya Surabaya menghadapi Borneo FC.

Kehadiran Rivera membuat lini tengah Persebaya Surabaya terganggu karena perannya sangat penting dalam mengatur alur permainan. Ia menjadi penggerak kreativitas yang selama ini menjadi jembatan utama antara lini tengah dan lini serang.

Banyak penggemar Bonek menyampaikan pendapat dengan nada kekecewaan namun tetap berharap Rivera dapat memetik pelajaran berharga dari hukuman tersebut.

“Semoga menjadi pelajaran bagi Rivera,” kata seorang Bonek yang berharap pemain asal Meksiko tersebut tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Kekhawatiran muncul juga mengenai pertandingan melawan Borneo FC yang dikenal sulit dikalahkan, terutama ketika Persebaya Surabaya kehilangan pemain andalannya.

“Waduh lawan Borneo tanpa Rivera mendapat pukulan keras bagi Persebaya ???? semoga saja ISO Jol????,” tulis seorang Bonek yang merasa situasinya tidak menguntungkan.

Beberapa pendukung secara realistis menilai peluang Persebaya Surabaya dalam pertandingan penting tersebut.

“Lawan Borneo berat, cukup seimbang saja seperti menang,” kata salah seorang Bonek yang menggambarkan kesulitan pertandingan tanpa Rivera.

Banyak yang merasakan betapa kehilangan Rivera memberikan dampak signifikan terhadap keseimbangan lini tengah. “Lawan Borneo tanpa Rivera,” kata seorang Bonek singkat, namun menunjukkan tingginya rasa khawatir.

Beberapa penggemar kemudian membandingkan Rivera dengan Bruno yang dianggap memiliki pengendalian emosi yang lebih baik saat berada di lapangan.

“Bruno meskipun sering emosi tapi lebih mampu mengendalikan perasaannya dan tidak ingin melakukan hal yang merugikan tim,” komentar seorang Bonek lain yang menunjukkan harapan terhadap pemain cadangan.

Situasi ini menunjukkan seberapa besar Bonek memahami pentingnya disiplin dalam momen-momen krusial seperti pertandingan melawan Borneo FC. Mereka mengharapkan seluruh pemain bermain optimal tanpa tindakan yang bisa merugikan tim.

Sebagai pemain yang lahir di San Luis Potosí, Meksiko, Rivera dikenal memiliki gaya bermain khas Amerika Latin yang penuh semangat dan tekad. Dengan tinggi 1,70 meter dan kemampuan menggunakan kaki kiri secara dominan, ia mampu bermain efektif sebagai gelandang serang, gelandang tengah, atau bahkan winger kiri.

Rivera memperkuat Persebaya Surabaya sejak 1 Juli 2024 dengan masa kontrak hingga 31 Mei 2026. Nilai pasar yang mencapai Rp7,82 miliar menunjukkan kualitas dan kontribusi yang telah ia berikan selama ini.

Kehadiran Rivera membuat pelatih sementara Persebaya Surabaya berpikir keras untuk menemukan komposisi terbaik di lini tengah. Mereka perlu mencari sosok yang mampu menggantikan perannya meski tidak sepenuhnya mampu menyamai kreativitas Rivera.

Borneo FC menjadi tantangan berat yang muncul pada waktu yang tidak tepat bagi Persebaya Surabaya. Tim perlu tampil lebih disiplin, efisien, dan strategis agar dapat mengurangi dampak dari kehilangan gelandang kreatif mereka.

Penggemar juga menyadari pertandingan ini bisa menjadi kesempatan untuk membuktikan kemampuan pemain lain yang jarang mendapat kesempatan bermain penuh. Tekanan besar justru sering memicu kejutan positif dari para pemain muda Persebaya Surabaya.

Keadaan ini akhirnya membuat Persebaya Surabaya memasuki tahap krusial dalam menentukan jalannya kompetisi. Mereka perlu waspada menjaga psikologis dan memanfaatkan setiap kesempatan agar tidak kembali kehilangan poin.

Rivera diharapkan kembali lebih dewasa setelah menjalani hukuman dan evaluasi. Perannya tetap sangat penting bagi Persebaya Surabaya dalam meningkatkan kinerja tim pada sisa musim. Bonek masih memberikan dukungan penuh, tetapi berharap Rivera mampu lebih mengendalikan emosinya demi kebaikan tim.

Kehadiran Rivera yang absen hingga melawan Borneo FC menjadi kerugian besar, namun Persebaya Surabaya dianggap mampu menemukan solusi untuk tetap bertahan dan bangkit. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Savic Bantah Tuduhan Makar: Aksi Massa Akibat Kelalaian Lembaga Negara

    Savic Bantah Tuduhan Makar: Aksi Massa Akibat Kelalaian Lembaga Negara

    • calendar_month Ming, 7 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Tanggapan Ketua PBNU terhadap Tuduhan Makar DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), H. Mohamad Syafi’ Alielha atau yang lebih dikenal sebagai Savic Ali, memberikan respons terhadap pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut aksi massa sejak Kamis 28 Agustus 2025 sebagai bentuk makar. Dalam pernyataannya, Savic menolak tudingan tersebut dan menilai bahwa lembaga negara tidak […]

  • Polisi dan Warga Kejar Jambret di Surabaya, Dua Pelaku Dibekuk

    Polisi dan Warga Kejar Jambret di Surabaya, Dua Pelaku Dibekuk

    • calendar_month Ming, 9 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 141
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Aksi penjambretan di kawasan Manukan, Surabaya, berakhir dengan penangkapan dua pelaku setelah terjadi kejar-kejaran dramatis antara korban, warga, dan polisi.(07/03/25) Peristiwa ini terjadi pada Kamis (6/3/2025) sekitar pukul 02.00 WIB. Korban, seorang perempuan berinisial IF, bersama temannya RD, baru saja membeli makan sahur. Saat melintas di perempatan Jalan Tanjungsari, mereka tiba-tiba dipepet oleh […]

  • Pemkab Pangandaran Kucurkan Rp 100 Miliar untuk Kurangi Defisit Anggaran

    Pemkab Pangandaran Kucurkan Rp 100 Miliar untuk Kurangi Defisit Anggaran

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 67
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran menargetkan penurunan defisit anggaran hingga Rp 100 miliar pada tahun ini. Hal itu disampaikan Bupati Pangandaran Citra Pitriyami pada Rapat Pa­ripurna Milangkala Kabupaten Pangandaran ke-13 di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran, Sabtu 25 Oktober 2025. Citra mengakui memiliki keyakinan bahwa target tersebut dapat tercapai melalui langkah-langkah […]

  • Wabup Blitar Pantau Proyek Talut di Kebonsari Kademangan, Target Selesai Akhir Desember

    Wabup Blitar Pantau Proyek Talut di Kebonsari Kademangan, Target Selesai Akhir Desember

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 48
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wakil Bupati Blitar, Beky Herdihansah, melakukan inspeksi langsung terhadap pengerjaan proyek talut di Desa Kebonsari, Kecamatan Kademangan. Inspeksi ini dilakukan untuk memastikan bahwa pembangunan berjalan sesuai rencana dan memenuhi standar ketahanan struktur bangunan. Tujuan Pembangunan Talut Proyek talut dibangun dengan tujuan mencegah risiko longsor yang sebelumnya mengancam keselamatan warga setempat. Salah satu rumah warga […]

  • Pansus penanganan banjir politisi golkar

    Achmad Nurdjayanto Dorong Optimalisasi Zakat Mal di Surabaya Lewat Baznas

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 171
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Anggota DPRD Kota Surabaya, Achmad Nurdjayanto, mendorong Pemerintah Kota Surabaya untuk lebih aktif menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam mengoptimalkan pengumpulan dan penyaluran zakat mal. Potensi Zakat Mal di Surabaya Bisa Capai Puluhan Miliar Rupiah per Tahun Menurut Achmad, potensi zakat mal di Kota Pahlawan sangat besar namun belum tergarap maksimal. Ia […]

  • 11 Persen Data Bansos Kota Malang Tidak Akurat, Dinsos Perbarui Melalui Musyawarah Kelurahan

    11 Persen Data Bansos Kota Malang Tidak Akurat, Dinsos Perbarui Melalui Musyawarah Kelurahan

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Pembaruan Data Bantuan Sosial di Kota Malang DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota Malang terus memperkuat akurasi data penerima bantuan sosial (bansos) setelah ditemukan ketidaksesuaian pada sebagian data. Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) mencatat sebanyak 11 persen data penerima bansos tidak sinkron dengan ketentuan yang berlaku. Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, Donny […]

expand_less