GMNI Surabaya Laporkan Kajian BBM Etanol ke DPRD, Arif Fathoni: Masukan Konstruktif!
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni, menerima audiensi dari DPC GMNI Surabaya, Kamis (13/11/2025)(dk)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Dalam kesempatan yang sama, Toni juga menjelaskan upaya pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan energi nasional. Ia menyebut Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat ini tengah mendorong reformasi menyeluruh terhadap tata kelola migas agar rantai distribusi energi berjalan lebih aman, efisien, dan transparan.
“Saya juga menjelaskan kepada teman-teman mahasiswa soal upaya luar biasa Menteri ESDM dalam memperkuat ketahanan energi di Indonesia, termasuk pembenahan tata kelola migas nasional,” jelas Toni.
GMNI Surabaya Tekankan Perlunya Pengawasan Mutu BBM
Sementara itu, Ketua DPC GMNI Surabaya, Alfito Rafif Amanda, menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap distribusi BBM di Surabaya, menyusul temuan dugaan BBM bercampur etanol yang menyebabkan sejumlah kendaraan mogok massal di Surabaya dan Gresik.
“BBM yang tidak sesuai standar sudah berdampak langsung pada masyarakat. Temuan lapangan ini kami bawa ke DPRD karena distribusi energi harus diawasi ketat dan mutu BBM wajib transparan,” tegas Alfito.
Menurut Alfito, fenomena mogok massal tersebut mengindikasikan adanya celah serius dalam sistem distribusi energi. Ia menilai persoalan ini bukan hanya masalah teknis, tetapi juga menyangkut keselamatan konsumen serta kepercayaan publik terhadap lembaga penyedia energi.
“Kami melihat persoalan ini menyangkut keselamatan konsumen dan kepercayaan masyarakat. Pemerintah daerah dan DPRD perlu hadir dengan langkah konkret, termasuk audit mutu BBM secara berkala,” lanjutnya.

>
>