Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Dana Bagi Hasil 2026 Mengalami Penurunan Signifikan di Jawa Timur Dipangkas Rp 7,6 Triliun, Sampang Terkecil

Dana Bagi Hasil 2026 Mengalami Penurunan Signifikan di Jawa Timur Dipangkas Rp 7,6 Triliun, Sampang Terkecil

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah pusat mengumumkan perubahan besar dalam alokasi dana bagi hasil (DBH) untuk tahun 2026. Kebijakan ini menimbulkan reaksi keras dari berbagai daerah di Jawa Timur, khususnya kabupaten dan kota yang tergantung pada pendanaan tersebut. Angka pengurangan mencapai Rp 7,6 triliun atau sekitar 57 persen dibandingkan tahun 2025.

Perubahan Besar dalam Alokasi Dana

Dana Bagi Hasil merupakan bagian penting dari anggaran daerah yang berasal dari APBN. Dana ini digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan pemerintah daerah dalam rangka pelaksanaan otonomi. Namun, dengan penurunan drastis, banyak daerah kesulitan memenuhi kebutuhan operasional dan pembangunan.

Provinsi Jawa Timur sendiri mengalami pengurangan dari Rp 3 triliun menjadi Rp 2,6 triliun. Hal ini memberi dampak signifikan terhadap berbagai program pemerintah daerah. Kabupaten Sampang menjadi salah satu yang paling terdampak, karena menerima DBH terkecil yaitu hanya Rp 22,77 miliar, turun dari Rp 100,59 miliar pada tahun sebelumnya.

Daftar Pemangkasan Dana Bagi Hasil

Beberapa kabupaten dan kota di Jawa Timur mengalami penurunan yang sangat signifikan. Berikut adalah beberapa contoh:

  • Kabupaten Bangkalan: Dari Rp 94,02 miliar menjadi Rp 23,85 miliar
  • Kabupaten Banyuwangi: Dari Rp 253,21 miliar menjadi Rp 96,85 miliar
  • Kabupaten Bojonegoro: Dari Rp 3,144,47 miliar menjadi Rp 1,245,41 miliar
  • Kabupaten Gresik: Dari Rp 324,55 miliar menjadi Rp 88,89 miliar
  • Kabupaten Jember: Dari Rp 253,46 miliar menjadi Rp 41,64 miliar
  • Kabupaten Surabaya: Dari Rp 662,58 miliar menjadi Rp 213,98 miliar

Pemangkasan ini menyebabkan banyak daerah kesulitan dalam menjalankan program pembangunan. Beberapa pihak mengkhawatirkan dampak jangka panjang terhadap pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Dampak Terhadap Pembangunan Daerah

Penurunan dana bagi hasil berpotensi menghambat berbagai proyek infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Daerah yang sebelumnya bergantung pada dana ini kini harus mencari alternatif pendanaan lain. Beberapa pemerintah daerah telah mengajukan permohonan tambahan dana dari pemerintah pusat, tetapi hingga saat ini belum ada kepastian.

Selain itu, para pemimpin daerah juga khawatir akan adanya ketidakseimbangan antara daerah yang menerima dana lebih besar dan yang menerima lebih sedikit. Hal ini bisa memicu ketegangan antar daerah dan memperburuk situasi ekonomi lokal.

Tantangan dan Harapan Masa Depan

Meski situasi saat ini cukup sulit, banyak pihak berharap agar pemerintah pusat dapat segera meninjau ulang kebijakan tersebut. Beberapa usulan telah diajukan, seperti penggunaan dana daerah secara lebih efisien dan pemanfaatan sumber daya lokal untuk mengurangi ketergantungan pada dana transfer.

Tidak hanya itu, pemerintah daerah juga berharap adanya kebijakan yang lebih transparan dan adil dalam alokasi dana. Dengan demikian, semua daerah dapat berkembang secara merata dan berkontribusi pada perekonomian nasional. ***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fakta Menarik Tentang Industri Film Bollywood

    Fakta Menarik Tentang Industri Film Bollywood

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 329
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Fakta menarik tentang industri film BollywoodDi balik kilauan dan glamornya, tersimpan fakta-fakta menarik yang mungkin belum Anda ketahui. Dari sejarahnya yang kaya hingga praktik produksinya yang unik, Bollywood menawarkan gambaran menarik tentang budaya, ekonomi, dan kekuatan cerita di India. Salah satu fakta paling mencolok adalah skala produksinya yang masif. Bollywood menghasilkan ratusan film […]

  • Program MBG, DPRD Surabaya Desak Vendor Gandeng UMKM di Kantin Sekolah

    Program MBG, DPRD Surabaya Desak Vendor Gandeng UMKM di Kantin Sekolah

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 551
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sekolah-sekolah di Surabaya kini tengah menerapkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa. Sebuah inisiatif dari pemerintah guna memastikan anak-anak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup. Namun, di balik kesuksesan program ini ada cerita lain yang luput dari perhatian, kantin sekolah yang mulai kehilangan pelanggan. Menanggapi hal ini,Anggota Komisi D DPRD Surabaya Dr Michael […]

  • Hasil Pertandingan Eredivisie: Fortuna Sittard 1-2 Twente

    Hasil Pertandingan Eredivisie: Fortuna Sittard 1-2 Twente

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 67
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Fortuna Sittard dan Twente dalam laga Eredivisie berakhir dengan kemenangan 2-1 bagi tim tamu, Twente. Laga yang digelar di Stadion Fortuna Sittard ini menjadi momen penting dalam perjalanan kedua tim di musim ini. Kondisi Tim dan Strategi Permainan Fortuna Sittard tampil dengan formasi 4-2-3-1, mempercayakan kepada pemain depan seperti D. Limnios dan […]

  • PUPR Kabupaten Tulungagung Optimalkan Metode Tambal Sulam

    PUPR Kabupaten Tulungagung Optimalkan Metode Tambal Sulam

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 351
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulungagung berkomitmen untuk meningkatkan kualitas jalan di wilayahnya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengoptimalkan metode tambal sulam pada ruas jalan di Kecamatan Campurdarat hingga Desa Sawo. Kegiatan ini dilakukan sebagai respon terhadap kondisi jalan yang mengalami kerusakan, terutama pada beberapa titik yang terdapat […]

  • Persiapan Pelni untuk Angkutan Lebaran 2026 ,Pelabuhan Sampit

    Persiapan Pelni untuk Angkutan Lebaran 2026 di Pelabuhan Sampit

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 137
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni kembali mempersiapkan armada tambahan untuk menghadapi musim angkutan Lebaran 2026. Di Pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, perusahaan pelaut ini menambah dua kapal baru yang akan digunakan dalam pengangkutan pemudik. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengakomodasi lonjakan penumpang selama periode arus mudik dan balik. Penambahan Armada […]

  • BEM Unpad Minta DPRD Jabar Cabut Tunjangan Perumahan Rp70 Juta

    BEM Unpad Minta DPRD Jabar Cabut Tunjangan Perumahan Rp70 Juta

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Desakan Mahasiswa untuk Mencabut Tunjangan Perumahan DPRD Jawa Barat DIAGRAMKOTA.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa Universitas Padjajaran mengajukan desakan terhadap Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat agar mencabut tunjangan perumahan yang diberikan kepada anggota dewan. Mereka menilai bahwa pemberian tunjangan tersebut tidak pantas, terlebih saat masyarakat sedang menghadapi kesulitan ekonomi yang semakin berat. […]

expand_less