Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Dana Bagi Hasil 2026 Mengalami Penurunan Signifikan di Jawa Timur Dipangkas Rp 7,6 Triliun, Sampang Terkecil

Dana Bagi Hasil 2026 Mengalami Penurunan Signifikan di Jawa Timur Dipangkas Rp 7,6 Triliun, Sampang Terkecil

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah pusat mengumumkan perubahan besar dalam alokasi dana bagi hasil (DBH) untuk tahun 2026. Kebijakan ini menimbulkan reaksi keras dari berbagai daerah di Jawa Timur, khususnya kabupaten dan kota yang tergantung pada pendanaan tersebut. Angka pengurangan mencapai Rp 7,6 triliun atau sekitar 57 persen dibandingkan tahun 2025.

Perubahan Besar dalam Alokasi Dana

Dana Bagi Hasil merupakan bagian penting dari anggaran daerah yang berasal dari APBN. Dana ini digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan pemerintah daerah dalam rangka pelaksanaan otonomi. Namun, dengan penurunan drastis, banyak daerah kesulitan memenuhi kebutuhan operasional dan pembangunan.

Provinsi Jawa Timur sendiri mengalami pengurangan dari Rp 3 triliun menjadi Rp 2,6 triliun. Hal ini memberi dampak signifikan terhadap berbagai program pemerintah daerah. Kabupaten Sampang menjadi salah satu yang paling terdampak, karena menerima DBH terkecil yaitu hanya Rp 22,77 miliar, turun dari Rp 100,59 miliar pada tahun sebelumnya.

Daftar Pemangkasan Dana Bagi Hasil

Beberapa kabupaten dan kota di Jawa Timur mengalami penurunan yang sangat signifikan. Berikut adalah beberapa contoh:

  • Kabupaten Bangkalan: Dari Rp 94,02 miliar menjadi Rp 23,85 miliar
  • Kabupaten Banyuwangi: Dari Rp 253,21 miliar menjadi Rp 96,85 miliar
  • Kabupaten Bojonegoro: Dari Rp 3,144,47 miliar menjadi Rp 1,245,41 miliar
  • Kabupaten Gresik: Dari Rp 324,55 miliar menjadi Rp 88,89 miliar
  • Kabupaten Jember: Dari Rp 253,46 miliar menjadi Rp 41,64 miliar
  • Kabupaten Surabaya: Dari Rp 662,58 miliar menjadi Rp 213,98 miliar

Pemangkasan ini menyebabkan banyak daerah kesulitan dalam menjalankan program pembangunan. Beberapa pihak mengkhawatirkan dampak jangka panjang terhadap pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Dampak Terhadap Pembangunan Daerah

Penurunan dana bagi hasil berpotensi menghambat berbagai proyek infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Daerah yang sebelumnya bergantung pada dana ini kini harus mencari alternatif pendanaan lain. Beberapa pemerintah daerah telah mengajukan permohonan tambahan dana dari pemerintah pusat, tetapi hingga saat ini belum ada kepastian.

Selain itu, para pemimpin daerah juga khawatir akan adanya ketidakseimbangan antara daerah yang menerima dana lebih besar dan yang menerima lebih sedikit. Hal ini bisa memicu ketegangan antar daerah dan memperburuk situasi ekonomi lokal.

Tantangan dan Harapan Masa Depan

Meski situasi saat ini cukup sulit, banyak pihak berharap agar pemerintah pusat dapat segera meninjau ulang kebijakan tersebut. Beberapa usulan telah diajukan, seperti penggunaan dana daerah secara lebih efisien dan pemanfaatan sumber daya lokal untuk mengurangi ketergantungan pada dana transfer.

Tidak hanya itu, pemerintah daerah juga berharap adanya kebijakan yang lebih transparan dan adil dalam alokasi dana. Dengan demikian, semua daerah dapat berkembang secara merata dan berkontribusi pada perekonomian nasional. ***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prospek Cuan JPFA vs CPIN di Tengah Sentimen MBG Prabowo

    Prospek Cuan JPFA vs CPIN di Tengah Sentimen MBG Prabowo

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Ekspektasi Tinggi untuk Saham JPFA dan CPIN di Tengah Program Makan Bergizi Gratis DIAGRAMKOTA.COM – Dalam beberapa bulan terakhir, saham perusahaan unggas seperti PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) menarik perhatian investor. Hal ini didorong oleh berbagai kebijakan pemerintah yang mendukung sektor industri unggas, termasuk program Makan Bergizi Gratis […]

  • Bekerja Tanpa Jaminan? Disperinaker Surabaya Siapkan Sanksi Berat!”

    Bekerja Tanpa Jaminan? Disperinaker Surabaya Siapkan Sanksi Berat!”

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 60
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM- Ironis, di tengah gencarnya kampanye kesejahteraan pekerja, masih banyak perusahaan di Surabaya yang belum juga mendaftarkan karyawannya dalam program jaminan sosial. Padahal kewajiban itu sudah diatur jelas dalam undang-undang. Kini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya lewat Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) mulai menunjukkan taringnya. Kepala Disperinaker Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro, menegaskan akan menindak perusahaan-perusahaan […]

  • SPM-MP Tantang Mediasi Terbuka

    SPM-MP Tantang Mediasi Terbuka, Wali Kota Surabaya Wajib Hadir

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 187
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Usai melaporkan dugaan mark-up dan pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) dan Polda Jatim. Tak hanya itu , pascapelaporan SPM-MP tantang mediasi terbuka kepada Pemkot dan menghadirkan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Koordinator Wilayah SPM-MP Jawa Timur, A. Sholeh, menegaskan pihaknya siap duduk bersama, […]

  • Harga BNB Masih Bisa Turun, Ini 3 Alasannya Meski Naik 45% Sebulan

    Harga BNB Masih Bisa Turun, Ini 3 Alasannya Meski Naik 45% Sebulan

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 109
    • 0Komentar

    BNB Menunjukkan Kekuatan Pasca Black Friday Crash DIAGRAMKOTA.COM – Di tengah situasi pasar kripto yang sedang pulih dari Black Friday Crash, BNB (Binance Coin) menunjukkan ketahanan yang signifikan. Dalam tujuh hari terakhir, harga BNB melonjak sebesar 11%, sementara secara bulanan naik lebih dari 45%. Meskipun reli ini menggembirakan, beberapa indikator on-chain mulai menunjukkan tanda-tanda peringatan. Aksi […]

  • Kemeriahan Karnaval Jombang Berubah Ricuh, Warga Bersitegang

    Kemeriahan Karnaval Jombang Berubah Ricuh, Warga Bersitegang

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 96
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Suasana pesta karnaval perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung, Jombang tiba-tiba berubah menjadi kekacauan. Beberapa warga yang awalnya datang untuk memeriahkan acara justru terlibat keributan pada hari Minggu (25/8/2025). Video berdurasi sekitar tiga menit yang beredar di media sosial menunjukkan beberapa orang masih memakai pakaian kostum carnival saat terjadi keributan. […]

  • Ketua DPRD Jatim Temui Mahasiswa Pengunjuk Rasa, Janji Sampaikan Tuntutan ke Pemerintah Pusat

    Ketua DPRD Jatim Temui Mahasiswa Pengunjuk Rasa, Janji Sampaikan Tuntutan ke Pemerintah Pusat

    • calendar_month Rab, 19 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 232
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Musyafak Rouf, bersama sejumlah anggota dewan, menerima kunjungan ratusan mahasiswa yang menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jatim pada Senin (17/2/2025). Aksi yang digelar oleh Aliansi Mahasiswa Jatim Menggugat ini menuntut penolakan terhadap kebijakan efisiensi anggaran di sektor pendidikan, serta berbagai isu lainnya yang dianggap merugikan generasi muda. Musyafak Rouf, setelah mendengarkan […]

expand_less