Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » BEI Lepas Kunci 4 Saham Hari Ini: AYLS, TRUE, PGLI, dan RAFI Siap Melonjak Lagi?

BEI Lepas Kunci 4 Saham Hari Ini: AYLS, TRUE, PGLI, dan RAFI Siap Melonjak Lagi?

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
  • comment 0 komentar

Pasar Saham Indonesia Siap Digelar dengan Volatilitas Tinggi

DIAGRAMKOTA.COM – Pasar saham Indonesia akan kembali dibuka dengan penuh semangat dan volatilitas yang tinggi pada perdagangan hari ini, Rabu, 15 Oktober 2025. Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mengumumkan bahwa empat perusahaan terbuka kembali setelah masa suspensi berakhir. Keempat emiten tersebut adalah PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS), PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE), PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk (PGLI), dan PT Sari Kreasi Boga Tbk (RAFI). Kembalinya keempat saham ini ke pasar menjadi momen penting yang bisa memicu pergerakan harga yang sangat dinamis.

Trio ‘Anak Nakal’ yang Kembali ke Arena Perdagangan

Tiga dari empat saham yang kembali diperdagangkan—AYLS, TRUE, dan PGLI—sebelumnya disuspensi karena alasan serupa: adanya aktivitas pasar yang tidak biasa (Unusual Market Activity/UMA). Ketiganya hanya disuspensi selama satu hari perdagangan pada Senin, 13 Oktober 2025, sebagai upaya untuk mendinginkan situasi di pasar. Kini, pembukaan kembali suspensi mereka menjadi ujian bagi investor.

Pertanyaannya adalah apakah tren kenaikan harga akan terus berlanjut atau justru sebaliknya, yaitu aksi ambil untung yang masif. Investor perlu siap menghadapi potensi pergerakan harga yang sangat liar, baik menuju Auto Reject Atas (ARA) maupun Auto Reject Bawah (ARB). Dengan demikian, investor harus lebih waspada dan memiliki strategi yang matang sebelum membeli atau menjual saham-saham ini.

Sang ‘Comeback Kid’: RAFI yang Kembali Setelah Disuspensi

Berbeda dengan trio UMA, cerita RAFI lebih rumit. Saham emiten Kebab Baba Rafi ini sempat disuspensi sejak 30 Juni 2025 karena sanksi akibat keterlambatan menyampaikan laporan keuangan tahunan 2024 dan laporan keuangan kuartal I 2025. Setelah memenuhi semua kewajiban, BEI akhirnya mencabut suspensi. Namun, RAFI kini diperdagangkan di Papan Pemantauan Khusus dengan mekanisme Periodic Call Auction.

Bagi RAFI, pertanyaannya bukan lagi tentang melanjutkan tren kenaikan harga, tetapi apakah investor masih percaya setelah beberapa bulan ‘hilang’ dari pasar. Pergerakan harga hari ini akan menjadi indikator sentimen pasar terhadap fundamental perusahaan pasca-sanksi. Ini menjadi tantangan besar bagi investor yang ingin kembali membeli saham RAFI.

Hal yang Harus Diwaspadai Investor

Kembalinya keempat saham ini secara bersamaan dapat memicu volatilitas tinggi. Investor dan trader disarankan untuk lebih berhati-hati dan mempertimbangkan beberapa hal:

  • Potensi Perang Harga: Pembukaan suspensi sering kali memicu perang antara order beli dan jual yang ekstrem di awal sesi.
  • Risiko Beda Cerita: Risiko pada AYLS, TRUE, dan PGLI terkait momentum pasar, sedangkan risiko pada RAFI berkaitan dengan fundamental dan kepercayaan pasar.
  • Manajemen Risiko adalah Kunci: Jangan terburu-buru ikut-ikutan (FOMO). Tentukan titik masuk, target keuntungan, dan batas rugi sebelum memutuskan untuk bertransaksi.

Sesi perdagangan hari ini dipastikan menarik untuk dipantau. Apakah ada yang akan berpesta atau justru terjebak dalam pergerakan harga yang tidak terduga. Semua keputusan investasi tetap menjadi tanggung jawab penuh investor.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelantikan Reno Sebagai Direktur PT JPU Tuai Kontroversi, LSM BARAK Desak Audit Internal

    Pelantikan Reno Sebagai Direktur PT JPU Tuai Kontroversi, LSM BARAK Desak Audit Internal

    • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 91
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Direktur utama PT Jatim Graha Utama (BUMD Jatim) ,Mirza Muttaqien akhirnya resmi melantik Firman sebagai Direktur Keuangan PT JGU dan Edy Zulham Rivelino atau akrab dipanggil Reno sebagai Direktur Eksekutif PT Jatim Prasarana Utama (JPU) yang merupakan anak perusahaan PT JGU. Agus Subagyo,Ketua LSM BARAK (Barisan Rakyat Anti Korupsi) yang berkantor di Ngagel […]

  • Suasana Duka di Rumah Santri Ponpes Amanatul Ummah, Keluarga Histeris Saat Jenazah Disemayamkan

    Suasana Duka di Rumah Santri Ponpes Amanatul Ummah, Keluarga Histeris Saat Jenazah Disemayamkan

    • calendar_month Jum, 11 Apr 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 148
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Suasana duka mendalam menyelimuti rumah keluarga Yasir Arafat Inninawa (15), santri Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Pacet, Mojokerto, yang menjadi korban terseret ombak di Pantai Balekambang, Kabupaten Malang. Tangis histeris pecah saat jenazah Yasir tiba di rumah duka di Perumahan Putri Juanda Blok C12 No. 8, Desa Pepe, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Jumat (11/4/2025) sekitar […]

  • Reaksi Publik atas Penolakan Praperadilan Kasus Dugaan Korupsi Impor Gula

    Reaksi Publik atas Penolakan Praperadilan Kasus Dugaan Korupsi Impor Gula

    • calendar_month Sel, 26 Nov 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 156
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Putusan hakim tunggal PN Jakarta Selatan pada Selasa (26/11/2924) yang menolak praperadilan Thomas Trikasih Lembong dalam kasus dugaan korupsi impor gula memicu reaksi beragam. Pendukung Lembong, sebagian besar ibu-ibu, menyatakan ketidaksetujuan mereka di luar ruang sidang, menyebut putusan tersebut sebagai politisasi dan kasus pesanan. Mereka bahkan menyerukan pembebasan Lembong dan menyinggung mantan Presiden […]

  • Menyembuhkan TBC dengan Menghapus Hak Warga?

    Menyembuhkan TBC dengan Menghapus Hak Warga?

    • calendar_month Sel, 29 Apr 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 137
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wacana Pemerintah Kota Surabaya untuk memberlakukan “sanksi sosial” kepada pasien tuberkulosis (TBC) yang tidak taat berobat rutin, dengan cara membekukan NIK dan BPJS, sungguh sebuah ironi kebijakan publik yang terbungkus rapi atas nama “kesehatan bersama”. Alih-alih mengedukasi dan membina warga, Pemkot tampak lebih memilih menjadi algojo administratif: memblokir akses identitas dan layanan kesehatan dasar […]

  • Polres Jember Akhirnya Berhasil Menangkap Dua Pelaku Pembunuhan yang Kabur ke Malaysia

    Polres Jember Akhirnya Berhasil Menangkap Dua Pelaku Pembunuhan yang Kabur ke Malaysia

    • calendar_month Kam, 15 Mei 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 92
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Setelah buron selama 12 tahun, dua pelaku kasus pembunuhan sadis yang terjadi pada 7 Februari 2013 silam di Dusun Paci, Desa Gelang, akhirnya berhasil diamankan oleh Tim Kalong Satreskrim Polres Jember Polda Jatim. Korban, Ali alias Pak Fathur (50), warga setempat, tewas secara tragis akibat dianiaya oleh empat orang tetangganya sendiri. Kapolres Jember […]

  • Pastikan Kenyamanan Pemudik, Kapolda Jatim Cek Posyan dan Pospam di Malang Raya

    Pastikan Kenyamanan Pemudik, Kapolda Jatim Cek Posyan dan Pospam di Malang Raya

    • calendar_month Kam, 27 Mar 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 135
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolda Jatim Irjen Pol Drs Nanang Avianto,M.Si bersama pejabat utama (PJU) Polda Jatim, melakukan peninjauan kesiapan Pos Pelayanan (Posyan) dan Pos Pengamanan (Pospam) di Pasuruan dan Malang Raya, Kamis (27/3/2025) siang. Pos yang didirikan oleh Polres jajaran Polda Jatim saat Operasi Ketupat Semeru 2025 tersebut dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada […]

expand_less