Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Lebih dari Satu Juta Warga Indonesia Jadi Korban Pelanggaran HAM 2014-2024

Lebih dari Satu Juta Warga Indonesia Jadi Korban Pelanggaran HAM 2014-2024

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kajian Terbaru: Lebih dari Satu Juta Jiwa Hilang Akibat Pelanggaran Hak Ekosob

DIAGRAMKOTA.COM – Laporan terbaru yang dirilis oleh Institute for Ecosoc Rights mengejutkan publik dengan temuan bahwa lebih dari satu juta warga Indonesia kehilangan nyawa mereka selama periode 2014 hingga 2024. Laporan berjudul Mati Sunyi Satu Dekade: Membaca Pelanggaran HAM Berat, 2014-2024 mencatat total korban sebanyak 1.014.552 orang. Angka ini mencakup kematian akibat berbagai faktor seperti wabah penyakit menular, kecelakaan kerja, layanan kesehatan ibu dan anak yang buruk, perusakan lingkungan, serta tekanan ekonomi yang berujung pada bunuh diri.

Sri Palupi, peneliti utama laporan tersebut, menyatakan bahwa nyawa manusia, khususnya bagi warga miskin, tampaknya tidak lagi dihargai karena negara gagal menjalankan kewajibannya dalam melindungi hak hidup rakyat. Pernyataan ini disampaikan saat ia memaparkan hasil kajian dalam diskusi rutin Forum Praksis ke-13 di Jakarta, Jumat, 26 September 2025. Diskusi ini berlangsung berkat kolaborasi antara PRAKSIS (Pusat Riset dan Advokasi Serikat Jesus) dengan IKAD (Ikatan Alumni STF Driyarkara).

Penyebab Utama Kematian Masif

Data yang dikumpulkan dari berbagai sumber menunjukkan tiga penyebab utama kematian adalah wabah penyakit menular, kecelakaan kerja, dan layanan kesehatan ibu dan anak yang buruk. Secara spesifik, wabah penyakit menular mencatat 680.765 korban, kecelakaan kerja 246.597 jiwa, dan layanan kesehatan ibu dan anak 67.091 orang. Pandemi Covid-19 sendiri menyumbang 196.783 kematian, hampir sepertiga dari total korban penyakit menular.

Jumlah kematian akibat kecelakaan kerja meningkat secara signifikan, mencapai hampir 250 ribu jiwa dalam sembilan tahun. Faktor-faktor penyebabnya termasuk kurangnya pelatihan keselamatan, kelelahan, prosedur yang dilanggar, serta tekanan produksi yang berlebihan.

Di sisi lain, angka kematian ibu mengalami peningkatan dari 4.005 jiwa pada 2022 menjadi 4.129 jiwa pada tahun 2023. Angka Kematian Ibu (AKI) juga naik dari 183 menjadi 305 per 100.000 kelahiran hidup.

Kekerasan Ekonomi dan Bunuh Diri

Laporan ini juga mengungkap fakta gelap tentang kemiskinan. Dari total 6.815 kematian akibat krisis ekonomi, sebagian besar adalah kasus bunuh diri. Sri Palupi menjelaskan bahwa tekanan ekonomi telah membuat banyak orang memilih untuk mengakhiri hidupnya. “Ini hanyalah puncak gunung es,” ujarnya. Meskipun jumlahnya sangat besar, sebagian besar kasus tidak pernah tercatat secara resmi.

Lima Indikator Pelanggaran HAM Berat

Menurut Sri Palupi, pola kematian masif ini bukan sekadar konsekuensi tak terhindarkan, melainkan hasil dari kebijakan negara yang lebih mementingkan pertumbuhan ekonomi daripada keselamatan warga. Akibatnya, terjadi berbagai bentuk pelanggaran HAM berat. Menurutnya, ada lima indikator pelanggaran HAM berat, dan semua terpenuhi.

Lima indikator tersebut adalah: pelanggaran hak hidup yang serius, jumlah korban sangat masif, terjadi berulang dalam waktu panjang, berlangsung secara sistematis melalui kebijakan negara, dan tidak adanya upaya mengadili atau menghentikan praktik tersebut. Sri Palupi menegaskan bahwa pemerintah yang berkuasa merupakan pihak yang paling bertanggung jawab atas pelanggaran-pelanggaran tersebut.

Kritik terhadap Lembaga Negara

Selain itu, lembaga-lembaga negara dinilai telah terkooptasi oleh berbagai tarikan kepentingan sesaat, sehingga gagal mencegah pelanggaran hak hidup rakyat. Sri Palupi menilai bahwa kebijakan yang ada saat ini masih memiliki dasar yang sama dengan kebijakan sebelumnya, yang ternyata tidak efektif dalam melindungi rakyat.

Pertanyaan Besar untuk Masa Depan

Setelah periode 2014–2024, pelanggaran-pelanggaran HAM serupa masih terus terjadi. Sri Palupi menyoroti bahwa kebijakan-kebijakan lama yang bermasalah masih terus berlanjut. Pertanyaan besar yang kini muncul adalah apakah negara akan terus membiarkan rakyatnya “mati sunyi” terjerat oleh kebijakan-kebijakan sosial, ekonomi, dan budaya yang mengorbankan hak-hak asasi mereka, atau justru menyusun kebijakan-kebijakan yang lebih menghormati dan memuliakan rakyat.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketum Bhayangkari Juliati Sigit Prabowo Tinjau Dua Posko Pengungsian Bencana Erupsi Gunung Lewotobi

    Ketum Bhayangkari Juliati Sigit Prabowo Tinjau Dua Posko Pengungsian Bencana Erupsi Gunung Lewotobi

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 134
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Umum (Ketum) Bhayangkari, Juliati Sigit Prabowo, meninjau dua posko pengungsian bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ketum Bhayangkari melihat dapur umum yang didirikan TNI-Polri hingga proses penyulingan air bersih oleh Brimob. Ketum Bhayangkari juga menampung keluhan dari pengungsi terkait air yang masuk ke tenda saat hujan kemarin. Selain […]

  • Ramalan Zodiak Libra 5 Oktober 2025: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan

    Ramalan Zodiak Libra 5 Oktober 2025: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Ramalan Zodiak Libra untuk Hari Ini DIAGRAMKOTA.COM – Hari ini mungkin bukan hari yang penuh kebahagiaan bagi Libra. Perasaan Anda cenderung berubah-ubah, dan bisa saja merasa bingung atau kehilangan arah. Namun, perlu diingat bahwa kondisi ini bersifat sementara dan tidak akan bertahan selamanya. Rasa percaya diri yang sedikit goyah bisa memengaruhi cara Anda melihat situasi sekitar. […]

  • Pesta Tahun Baru Paling Pecah di Surabaya! Pasar Bang Boyo Siap Guncang Palm Park Hotel Sambut 2026

    Pesta Tahun Baru Paling Pecah di Surabaya! Pasar Bang Boyo Siap Guncang Palm Park Hotel Sambut 2026

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 165
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM- Perayaan malam pergantian tahun di Surabaya dipastikan akan semakin semarak. Palm Park Hotel & Convention Surabaya resmi menyiapkan pesta spektakuler bertajuk New Year Party 2026 Pasar Bang Boyo: Bangkalan Suroboyo, yang digadang-gadang menjadi salah satu pesta tutup tahun paling ramai dan meriah di Kota Pahlawan. Mengusung konsep pasar rakyat modern, Pasar Bang Boyo memadukan […]

  • Prof. Suparto Wijoyo: Usulan Polri di Bawah Kemendagri Melanggar Konstitusi

    Prof. Suparto Wijoyo: Usulan Polri di Bawah Kemendagri Melanggar Konstitusi

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 182
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wacana menempatkan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di bawah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) atau Tentara Nasional Indonesia (TNI), yang disampaikan oleh anggota Komisi III DPR RI Deddy Sitorus dari Fraksi PDIP, kembali menuai kritik tajam. Prof. Dr. Suparto Wijoyo, Wakil Direktur III Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya, dengan tegas menilai usulan tersebut […]

  • Upacara Bendera 2026 , Karakter ,Persatuan,Kemendikdasmen, SE ,Penguatan Karakter Siswa

    Kebijakan Baru Kemendikdasmen, SE untuk Penguatan Karakter Siswa

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 33
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) kembali mengambil langkah strategis dalam memperkuat pendidikan karakter peserta didik. Dalam rangka meningkatkan rasa nasionalisme, patriotisme, serta kedisiplinan, pihaknya menerbitkan Surat Edaran (SE) Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Upacara Bendera di Sekolah. SE ini bertujuan untuk mengembalikan upacara bendera […]

  • Pangdam V/Brawijaya Pimpin Operasi Pengamanan VVIP Kunjungan Presiden RI di Wilayah Malang Raya

    Pangdam V/Brawijaya Pimpin Operasi Pengamanan VVIP Kunjungan Presiden RI di Wilayah Malang Raya

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 46
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam rangka kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia ke wilayah Kabupaten Malang, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. selaku Pangkogasgabpad PAM VVIP memimpin langsung pelaksanaan operasi pengamanan VVIP yang berlangsung pada Selasa, 13 Januari 2026. Operasi ini melibatkan ribuan personel gabungan. Pelaksanaan operasi tersebut berlandaskan Keputusan Panglima TNI Nomor KEP/1287/XII/2018 tentang penyelenggaraan pengamanan […]

expand_less