Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Dokter Tifa: September–Oktober Masa Kritis Jokowi

Dokter Tifa: September–Oktober Masa Kritis Jokowi

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Periode Kritis bagi Joko Widodo

DIAGRAMKOTA.COM – Presiden RI ke-7, Joko Widodo, disebut sedang menghadapi masa yang paling sulit dalam perjalanan politiknya. Hal ini diungkapkan oleh seorang aktivis media sosial yang dikenal dengan nama Dokter Tifa. Ia menilai bulan September hingga Oktober 2025 sebagai “periode kritis” yang bisa memengaruhi kekuatan politik Jokowi.

Menurut Dokter Tifa, periode ini seperti efek domino dari berbagai kasus yang melibatkan nama Jokowi. Mulai dari kriminalisasi terhadap RRT dan pengungkapan dugaan ijazah palsu, hingga terbongkarnya kejahatan, kebohongan, korupsi, kolusi, nepotisme, dan pelanggaran HAM berat. Semua isu ini mulai muncul dan menimbulkan reaksi publik.

Selain itu, ia juga menyentuh beberapa peristiwa penting yang masih membekas dalam ingatan masyarakat. Seperti kasus 900 petugas KPPS, tragedi KM 50, serta 300 korban Kanjuruhan yang belum lama ini masih menjadi sorotan.

Kondisi Pribadi dan Lingkaran Dekat

Tidak hanya soal politik dan hukum, Dokter Tifa juga menyentuh kondisi pribadi Jokowi. Ia menyebut bahwa sang mantan presiden tengah menghadapi penyakit autoimun yang berat serta mental yang rapuh. Selain itu, lingkaran dekatnya juga mulai menjauh.

“Kroni-kroninya sejak Nadiem ditangkap satu per satu akan kabur ke luar negeri, memindahkan harta mereka,” ujarnya. Hal ini menunjukkan bahwa lingkungan sekitar Jokowi mulai tidak stabil.

Oligarki dan Perubahan Dukungan

Lebih jauh, Dokter Tifa menilai bahwa oligarki yang selama ini menjadi penopang kekuasaan Jokowi juga mulai bergeser. Ia menyebut kelompok yang dikenal sebagai “Oligarki 9 Naga” kini bersiap mendukung pemerintahan baru di bawah Presiden Prabowo Subianto.

“Mereka akan ganti baju dengan nama lain, agar bisnisnya tetap langgeng,” kata Tifa. Ia juga menyoroti simbol-simbol politik yang dipertahankan Jokowi, seperti pakaian putih-hitam yang selalu dikenakan. Menurutnya, seragam ini hanya upaya untuk bertahan di tengah tekanan.

“Seragam itu yang membuatnya masih terlihat ‘untouchable’, meski hanya sementara,” tambahnya.

Tanggapan Netizen: Isu Oligarki dan Korupsi

Pernyataan Dokter Tifa ramai ditanggapi netizen. Banyak yang mengamini klaim bahwa kekuasaan Jokowi sedang rapuh. Salah satu komentar menyebut oligarki sebagai “biang kerok” yang mengatur UU sesuai kepentingan pengusaha, dengan sokongan pejabat sipil maupun militer.

Beberapa komentar lebih keras, menyebut Jokowi sebagai “raja kurap” yang tidak lama lagi orang-orang dekatnya akan ikut terseret kasus korupsi. Nama Immanuel Ebenezer alias Noel pun disebut sebagai contoh buzzer yang mulai dipersoalkan publik.

Ada juga yang menyoroti dugaan ijazah palsu yang menurut mereka kini sudah menjadi isu internasional. “Efek dominonya membuat energi dan pikirannya terkuras, melemahkan kekuatan politiknya,” tulis seorang netizen.

Figur Kritis dalam Dunia Politik

Dokter Tifa sendiri bukan nama baru dalam dunia kritik terhadap kekuasaan. Ia dikenal sebagai dokter, ilmuwan, sekaligus aktivis yang sering bersuara lantang terhadap kebijakan publik. Kritiknya tidak hanya soal kesehatan, tetapi juga menyentuh ranah politik dan sosial.

Dengan beragam kasus yang menyeruak, September–Oktober 2025 tampaknya memang menjadi momentum penuh ujian bagi Jokowi. Apakah benar ini periode terberatnya? Publik masih menunggu bagaimana mantan presiden itu menjawab setiap isu yang kian menumpuk. (*)

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Jember Serahkan 2 Unit Traktor Dukung Ketahanan Pangan

    Kapolres Jember Serahkan 2 Unit Traktor Dukung Ketahanan Pangan

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 159
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program Swasembada Pangan Nasional 2025, Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra menyerahkan Dua unit alat mesin pertanian (alsintan) berupa traktor kepada Dua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kabupaten Jember. Bantuan tersebut diberikan kepada Gapoktan Sumber Hasil dari Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, dan Gapoktan Tani Makmur dari Desa Kasiyan […]

  • Tak Peduli Peringatan Mahfud MD, Purbaya Ingin Bubarkan Satgas BLBI: Hanya Ciptakan Kekacauan

    Tak Peduli Peringatan Mahfud MD, Purbaya Ingin Bubarkan Satgas BLBI: Hanya Ciptakan Kekacauan

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 110
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Meskipun telah diberi peringatan oleh Mahfud MD mengenai bahaya kehilangan peluang pengembalian dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tetap bersikeras untuk membubarkan Satuan Tugas (Satgas) BLBI. Ia menilai kinerja satgas tidak sejalan dengan kegaduhan yang terjadi dan memastikan penagihan aset para pihak yang berhukum tetap berlangsung melalui mekanisme internal […]

  • Prof. Suparto Wijoyo: Usulan Polri di Bawah Kemendagri Melanggar Konstitusi

    Prof. Suparto Wijoyo: Usulan Polri di Bawah Kemendagri Melanggar Konstitusi

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 168
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wacana menempatkan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di bawah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) atau Tentara Nasional Indonesia (TNI), yang disampaikan oleh anggota Komisi III DPR RI Deddy Sitorus dari Fraksi PDIP, kembali menuai kritik tajam. Prof. Dr. Suparto Wijoyo, Wakil Direktur III Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya, dengan tegas menilai usulan tersebut […]

  • Bhabinkamtibmas Desa Buncitan Polsek Sedati Dorong Peran Warga Kelola Pekarangan Pangan Bergizi

    Bhabinkamtibmas Desa Buncitan Polsek Sedati Dorong Peran Warga Kelola Pekarangan Pangan Bergizi

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 190
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam upaya mendukung program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) yang dicanangkan Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing untuk dukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, Polsek Sedati melalui peran Bhabinkamtibmas Desa Buncitan, Aiptu Sulaiman, melaksanakan kegiatan monitoring dan motivasi pemanfaatan lahan pekarangan milik warga pada Sabtu (7/6/2025), di Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan […]

  • Pemkot Surabaya

    Eri Cahyadi Optimis Pinjaman Rp 5,6 Triliun Ubah Surabaya

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 300
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, mengungkapkan bahwa dana pinjaman sebagai solusi pembiayaan alternatif untuk mendukung percepatan pembangunan di Surabaya direncanakan cair antara Mei hingga Juni 2025. “Bisa saja dana tersebut turun di bulan Mei atau Juni, tapi tidak sekaligus. Misalnya, jika ada proyek infrastruktur yang masih dalam tahap pembebasan lahan, sedangkan pembangunan fisiknya […]

  • Pengamanan Ketat Polres Tanjung Perak, Haul Akbar Ponpes Al-Fitrah Surabaya Berjalan Aman dan Khidmat

    Pengamanan Ketat Polres Tanjung Perak, Haul Akbar Ponpes Al-Fitrah Surabaya Berjalan Aman dan Khidmat

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 14
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Rangkaian kegiatan Majelis Dzikir, Maulidurrosul SAW, dan Haul Akbar Tahun 2026 di Pondok Pesantren Assalafi Al-Fitrah, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, berlangsung khidmat. Meski dipadati ribuan jamaah dari berbagai daerah, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta arus lalu lintas terpantau aman dan lancar berkat pengamanan ketat dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak bersama TNI dan […]

expand_less