Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » FORUM OPINI » Wapres Simulacrum ditengah Krisis

Wapres Simulacrum ditengah Krisis

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Namun sayangnya, kursi nomor dua Republik ini lebih sering terlihat dalam momen-momen protokoler, seakan tugas kenegaraan tertinggi adalah memastikan lalu lintas mudik berjalan lancar dengan “cek CCTV”, bukan menyusun strategi kebijakan untuk mengangkat harkat hidup rakyat.

Dalam pandangan sosiolog Max Weber, politik bukanlah arena simbolik, melainkan panggilan untuk bertindak demi kepentingan kolektif. Ketika kekuasaan hanya dikapitalisasi untuk kehadiran simbolik tanpa fungsi substantif, maka negara kehilangan energi moralnya. Ini bukan sekadar kegagalan peran, melainkan kegagalan representasi.

Konsep simulacra dari Jean Baudrillard menjadi relevan di sini. Dalam bukunya Simulacra and Simulation, Baudrillard menyebut bahwa dalam masyarakat postmodern, simbol-simbol telah menggantikan realitas—hingga yang tersisa hanyalah kemiripan akan otoritas, bukan otoritas itu sendiri.

Wapres hari ini hadir sebagai citra kekuasaan, bukan sebagai pelaku kekuasaan itu sendiri. Ia adalah wajah kekuasaan yang tidak mengandung kebijakan.

Di tengah keresahan masyarakat, rakyat tidak butuh pejabat yang memantau lalu lintas dari balik layar, tapi pemimpin yang turun ke lapangan, berbicara langsung dengan buruh yang di-PHK, petani yang tak mendapat pupuk, guru honorer yang digaji tak layak, dan warga miskin kota yang tertimpa penggusuran.

Ketiadaan substansi ini bukan sekadar soal pribadi, tapi juga mencerminkan desain kekuasaan yang anti-meritokrasi. Jabatan Wapres hari ini hadir bukan sebagai hasil pertimbangan kompetensi, pengalaman, atau kapasitas intelektual dan kepemimpinan, tetapi sebagai produk dari politik warisan dan dinasti.

Dalam konteks ini, kita bisa melihat kerangka kerja theory of elite circulation dari Vilfredo Pareto, yang menyebut bahwa kekuasaan akan terus berputar di antara kelompok elite yang sama, sehingga perubahan hanya tampak di permukaan—sementara struktur kekuasaan tetap stagnan.

Lebih jauh, realitas di lapangan menunjukkan bahwa rakyat tidak melihat manfaat langsung dari keberadaan Wapres.

Dalam survei sosial dan percakapan publik, hampir tidak ada yang bisa menyebutkan kebijakan strategis atau kontribusi signifikan yang berasal dari Wapres hari ini. Ia nyaris tidak memiliki legacy, tidak memimpin isu apapun yang penting, dan tidak menyuarakan kepentingan publik dalam forum nasional maupun internasional.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Solia Hotel Solo Meluncurkan Solia Health Care Package Bersama Klinik Utama Kasih Ibu Sehati

    Solia Hotel Solo Meluncurkan Solia Health Care Package Bersama Klinik Utama Kasih Ibu Sehati

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 244
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Solia Hotel Solo, yaitu Solia Zigna dan Solia Yosodipuro, secara resmi meluncurkan Solia Health Care Package dalam kerja sama dengan Klinik Utama Kasih Ibu Sehati. Klinik ini dikenal sebagai pionir dalam menyediakan fasilitas kesehatan di hotel. Acara peluncuran yang berlangsung di CL Coffee Hotel Solia Zigna dihadiri oleh pihak dari Solia Hotel Solo […]

  • Kesunyian Bisa Menjadi Masalah yang Tersembunyi, 3 zodiak Esok Hari

    Kesunyian Bisa Menjadi Masalah yang Tersembunyi, 3 zodiak Esok Hari

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 14
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kesunyian sering kali datang tanpa suara, menyelinap di sela rutinitas hingga hati terasa hampa meski dikelilingi banyak orang. Mengapa Kesunyian Bisa Menjadi Masalah yang Tersembunyi Kesunyian tidak selalu berarti keheningan fisik. Kadang, ia muncul dalam bentuk keterasingan emosional atau ketidakmampuan untuk merasakan hubungan yang mendalam dengan orang-orang di sekitar kita. Bahkan, seseorang bisa […]

  • KJP Plus Tahap II

    Asyik KJP Plus Tahap II 2025 Cair Bertahap Mulai 5 Januari 2026

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 63
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Program bantuan pendidikan yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, kembali memberikan dukungan kepada siswa dari keluarga kurang mampu. Dalam tahap II Tahun 2025, dana KJP Plus telah cair secara bertahap sejak tanggal 5 Januari 2026. Proses pencairan ini mencakup dana bulan November 2025 yang diberikan kepada sebanyak 707.513 […]

  • Dinas Pendidikan Blitar

    Jumlah Siswa Terus Menurun, Dinas Pendidikan Gabungkan Lima SD di Kabupaten Blitar

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Penggabungan Lima SD di Kabupaten Blitar Kabupaten Blitar, Jawa Timur, mengambil langkah strategis dalam pengelolaan pendidikan dengan melakukan regrouping terhadap lima lembaga Sekolah Dasar (SD). Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap penurunan jumlah siswa yang terus-menerus terjadi setiap tahun. Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar menjelaskan bahwa alasan utama penggabungan adalah untuk meningkatkan efisiensi anggaran dan memastikan […]

  • PAC PDIP Mulyorejo

    PAC PDIP Mulyorejo Tebar Ratusan Nasi Kotak, Bukti Partai Hadir di Tengah Warga

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 166
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — PAC PDIP Mulyorejo kembali menunjukkan kepedulian sosialnya kepada masyarakat. Pada Minggu (30/11/2025) pagi, jajaran pengurus PAC menggelar aksi berbagi ratusan paket nasi kotak sebagai bagian dari kegiatan sosial yang membuktikan kehadiran partai di tengah masyarakat. Acara yang dipusatkan di Posko PAC di Jalan Tempurejo No. 20 itu dimulai sejak pukul 08.00 WIB. Suasana […]

  • Air Mata Mualaf Diangkat dari Jejak Kisah Nyata di Australia, Acha Septriasa Ungkap Adegan Paling Menggetarkan

    Air Mata Mualaf Diangkat dari Jejak Kisah Nyata di Australia, Acha Septriasa Ungkap Adegan Paling Menggetarkan

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 84
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA — Film Air Mata Mualaf akan hadir di layar lebar mulai 27 November 2025, menyajikan perjalanan emosional yang menggambarkan perjuangan batin, pencarian makna, serta keberanian dalam mengambil keputusan penting dalam hidup. Sejak pertama kali diumumkan, film Air Mata Mualaf langsung mendapat perhatian karena mengangkat kisah nyata seorang wanita Indonesia di Australia, sebuah latar yang jarang […]

expand_less