Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Dua Tokoh Besar Adat Lampung dan PWDPI Hadiri Peringatan 500 Tahun Kesultanan Banten

Dua Tokoh Besar Adat Lampung dan PWDPI Hadiri Peringatan 500 Tahun Kesultanan Banten

  • account_circle Teguh Priyono
  • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Paduka Yang Mulia Saibatin Kepaksian Belunguh, Pangeran M. Yanuar Firmansyah Gelar Suttan Junjungan Sakti Yang Dipertuan Skala Brak Ke-27, yang Juga Selaku Dewan Pengawas DPP Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI).

Selain itu hadir juga, dengan Irjen. Pol. DR. H. Ike Edwin, S.H.,M.H., Gelar Gusti Batin Raja Mangku Negara, yang notabenenya Ketua Dewan Pembina DPP PWDPI, Turut hadir dalam acara seminar nasional memperingati lima abad berdirinya Kesultanan Banten, yang digelar oleh pihak Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten, pada Rabu (16/04/2025).

Dalam acara yang dipusatkan di Auditorium Gedung Rektorat Lantai 3 UIN Sultan Maulana Hasanuddin tersebut, kedua tokoh besar adat Lampung dan DPP PWDPI juga menjadi Narasumber yg di wakili Oleh Irjen. Pol. (Purn.) Dr. H. Ike Edwin, S.I.K., S.H., M.H., M.M. (Gusti Batin Raja Mangku Negara),memberikan sambutan dan menjelaskan ikatan antara Banten dan Lampung dengan menunjukan Sarung Keris Besar atau Terapang, Ikat Pinggang Emas dan Keris dengan simbol Kepala Ular , Keris bergambar Wayang, kesatria/ Hulubalang yg panggilannya / gelarnya Minak diberikan 1/3 tanah Terletak di Daerah bernama Cikoneng, dan sekarang sekitar ada 7 Desa.

Sebagai tanda ikatan erat antara Kepaksian Belunguh dengan keturunan Kesultanan Maulana Hasanuddin yang telah lama terjalin melalui adanya ikatan pernikahan antara Ksatria dari Kesultanan Belunguh dengan para wanita dari Banten.

Seminar yang mengusung Tema Kesultanan Banten: Masa Lalu, Kini, dan yang Akan Datang itu juga turut dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk tokoh masyarakat dan budaya, akademisi, serta sejarawan ternama di Republik Indonesia.

Kehadiran sosok Irjen Pol (Purn) Ike Edwin atau yang akrab disapa Dang Ike bersama dengan Pangeran M. Yanuar Firmansyah dalam acara tersebut menambah makna pentingnya pelestarian sejarah Kesultanan Banten yang erat kaitannya dengan masyarakat adat Lampung.

Dalam sambutan dari Sultan Banten ke-XVIII, RTB. Hendra Bambang Wisanggeni Suryatmaja, yang secara resmi membuka kegiatan seminar tersebut, menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan nilai-nilai luhur Kesultanan Banten sebagai warisan budaya yang bisa menjadi pondasi pembangunan bangsa. Beliau juga menjelaskan sistem pewarisan Kesultanan Banten yang serupa dengan sistem monarki Inggris, yang diwariskan kepada anak laki-laki dari istri permaisuri.

Sementara itu, Rektor UIN SMH Banten, Prof. Dr. H. Wawan Wahyuddin, M.Pd., dalam sambuatannya mengingatkan bahwa peran kampus sebagai penjaga sejarah dan budaya lokal sangatlah penting. “Kita belajar dari sejarah bukan untuk bernostalgia, tetapi untuk membangun masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Sedangkan Ketua Panitia Seminar tersebut, Drs. H. Makmun Muzakki, menyampaikan bahwa kegiatan ini sepenuhnya bersifat akademik dan tidak memiliki muatan politik. Ia berharap bahwa perayaan 500 tahun Kesultanan Banten ini bisa menjadi titik tolak untuk Banten yang lebih maju ke depannya dan menjadi tradisi yang menggerakkan berbagai lapisan masyarakat.

Sejumlah tokoh lain yang hadir dalam seminar ini antara lain Sultan Lampung dan berbagai aktivis, akademisi, serta pemerhati budaya dari berbagai daerah. Seminar ini menjadi puncak dari rangkaian acara yang telah berlangsung selama 15 hari dan diharapkan dapat mempererat ikatan budaya dan sejarah antar wilayah.

Salah satu narasumber utama, Mustaqim Asteja, seorang sejarawan dari Kesultanan Cirebon, memaparkan materi bertajuk “Pararaton Kesultanan Banten: Refleksi Sejarah 5 Abad”. Ia menekankan pentingnya peran Banten sebagai pusat perdagangan global sejak abad ke-16, yang menjadikannya kerajaan Islam penting di Indonesia dan pusat ekonomi di Hindia Belanda.

Prof. Dr. HMA. Tihami, MA, dalam kesempatan ini juga menyoroti ketimpangan antara kejayaan Banten di masa lalu dengan kondisi sosial saat ini. Ia menekankan bahwa Banten harus kembali mengembalikan kedaulatan budaya kepada Kesultanan, karena itulah identitas asli mereka.

Prof. Mufti Ali, MA, Ph.D., juga turut menyampaikan pentingnya merujuk pada sumber sejarah yang autentik dalam merekonstruksi sejarah Maulana Hasanuddin. Diskusi ini sangat produktif dan menghasilkan dua rekomendasi penting yang akan diajukan kepada Presiden Prabowo Subianto, yakni pembentukan tim kecil untuk menindaklanjuti rekonstruksi sejarah Kesultanan Banten dan pelaksanaan lokakarya untuk menggali lebih dalam hasil kajian tersebut.

Seminar ini tidak hanya menjadi ajang refleksi sejarah, tetapi juga menjadi momentum bagi masyarakat Banten untuk lebih mengenal dan menjaga warisan budaya mereka untuk masa depan yang lebih baik. (dk/tgh)

  • Penulis: Teguh Priyono

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musda Dekopinda Madiun 2025

    Koperasi dan UMKM Lokal Jadi Fokus Utama dalam Musda Dekopinda Madiun 2025

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 137
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Koperasi Indonesia (Dekopinda) Kabupaten Madiun yang digelar pada 4 Desember 2025 menjadi momen penting dalam memperkuat peran koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Acara ini berlangsung di Pendopo Muda Graha dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting seperti Bupati Madiun, pejabat dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa […]

  • Kasus Bimtek DPRD Surabaya

    Dugaan Penipuan Lahan di Sidoarjo, Korban Capai 160 Orang

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 274
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kasus dugaan penipuan jual-beli lahan kembali mencuat di Kabupaten Sidoarjo. Armuji dan mimik idayana Sidak kantor PT Makmur Tenteram Berprestasi (MTB) Property di kawasan Ambeng-Ambeng Desa Ngingas Kabupaten Sidoarjo, yang beralamat di Jl. Green Mansion Residence No.P12, Ngingas, Waru, Sidoarjo Sidoarjo, Kamis (21/8/2025). Kasus ini menyeret nama PT MTB yang diduga memperjualbelikan tanah […]

  • Selesaikan RUU Perampasan Aset, Jangan Fokus pada RUU Anti-Flexing

    Selesaikan RUU Perampasan Aset, Jangan Fokus pada RUU Anti-Flexing

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Kritik terhadap RUU Anti-Flexing dari Pakar Hukum DIAGRAMKOTA.COM – Seorang dosen hukum dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Septi Nur Wijayanti, menyampaikan kritik terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Anti-Flexing yang diajukan oleh anggota DPR Fraksi Gerindra, Ahmad Dhani. Menurutnya, RUU ini berpotensi menimbulkan interpretasi yang berbeda-beda dan bisa bertentangan dengan konstitusi. Secara konstitusional, dasar pembentukan sebuah undang-undang harus […]

  • Konser Siga Raha Meriah, Rony Parulian Pikat Antusias Muda-Mudi Maluku Utara

    Konser Siga Raha Meriah, Rony Parulian Pikat Antusias Muda-Mudi Maluku Utara

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 134
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Kota Sofifi bersemarak pada malam pergantian tahun. Bukan akibat gempa, melainkan karena keramaian ribuan pemuda yang tenggelam dalam alunan Konser Amal Siga Raha. Pusat kota Sofifi berubah menjadi kerumunan orang yang bergerak, menyanyi, dan bersorak dalam kegembiraan bersama. Diadakan tepat di pusat Ibu Kota Provinsi Maluku Utara, konser ini menarik perhatian berbagai kalangan masyarakat. […]

  • Milad di Polsek Dukuh Pakis: Pererat Kebersamaan dan Solidaritas Anggota

    Milad di Polsek Dukuh Pakis: Pererat Kebersamaan dan Solidaritas Anggota

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 193
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polsek Dukuh Pakis melaksanakan kegiatan pembinaan tradisi milad yang berlangsung penuh kebersamaan di lapangan Apel Mako Polsek. Acara ini diikuti oleh seluruh anggota dan dipimpin langsung oleh Kapolsek Dukuh Pakis, Kompol Masdawati Saragih, S.H., M.H., dengan tujuan merayakan ulang tahun anggota yang lahir di bulan Oktober sekaligus memperkuat rasa persaudaraan antaranggota, Selasa (15/10/2024). […]

  • Menilik Visi Misi Tiga Calon Pemimpin Jawa Timur

    Menilik Visi Misi Tiga Calon Pemimpin Jawa Timur

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 267
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Mendekati Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur 2024, persaingan antara tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur semakin memanas. Pada Senin (23/9/2024), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur resmi mengumumkan ketiga pasangan calon sekaligus menetapkan nomor urut masing-masing kandidat. Ketiga pasangan yang akan bersaing adalah Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim (Nomor Urut 1), Khofifah […]

expand_less