Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Murid SMPN 2 Tanggulangin dan SDN Kedungbanteng Sidoarjo Alami Gatal-Gatal Usai Terjang Banjir

Murid SMPN 2 Tanggulangin dan SDN Kedungbanteng Sidoarjo Alami Gatal-Gatal Usai Terjang Banjir

  • account_circle Adis
  • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Sejumlah murid di SMPN 2 Tanggulangin dan SDN Kedungbanteng, Sidoarjo, mengalami gatal-gatal di bagian kaki setelah nekat menerobos banjir yang menggenangi akses masuk sekolah. Meski telah diimbau menggunakan sepatu bot, banyak siswa yang tetap berjalan tanpa perlindungan, sehingga menyebabkan iritasi dan infeksi kulit.

 

Salah satu siswa SMPN 2 Tanggulangin, MA, mengaku mengalami gatal-gatal setelah berjalan melewati banjir setinggi 20 cm tanpa alas kaki yang memadai.

 

“Ya, sudah risiko. Tidak boleh membawa motor masuk sekolah, jadi harus jalan kaki melewati air banjir yang kotor. Akibatnya, kaki saya jadi gatal seperti ini,” ujar MA seraya menunjuk bercak merah di kulit kakinya, Selasa (4/2/2025).

 

Menanggapi hal ini, Kepala SMPN 2 Tanggulangin, Sukardi, menyatakan bahwa pihak sekolah sebenarnya sudah memberikan imbauan agar siswa mengenakan sepatu bot saat berangkat dan beraktivitas di sekolah. Bahkan, menurutnya, sebagian besar siswa sudah mendapatkan bantuan sepatu bot, namun banyak yang enggan memakainya.

 

“Saya sendiri pakai sepatu bot karena tahu airnya kotor dan bisa menyebabkan penyakit kulit. Kami sudah mengimbau siswa untuk memakainya, tapi namanya anak-anak, mereka malas menggunakannya,” kata Sukardi di ruang humas sekolah.

 

Ia menjelaskan bahwa pembelajaran tatap muka kembali digelar setelah ketinggian banjir di depan sekolah mulai surut, dari sebelumnya 40 cm menjadi 20 cm. Namun, karena keterbatasan ruang kelas yang dapat digunakan, sistem belajar diberlakukan secara bergilir.

 

“Hari ini kelas IX masuk, besok giliran kelas VIII, lalu kelas VII masuk pada hari Jumat dan Sabtu,” terangnya.

 

Lebih lanjut, Sukardi mengungkapkan bahwa pihak sekolah telah mengusulkan relokasi sekolah kepada Bupati Sidoarjo, mengingat banjir yang terjadi hampir setiap tahun terus mengganggu proses belajar mengajar.

 

“Kami sudah mengajukan usulan relokasi ke Pak Bupati, dengan tembusan ke dinas terkait, DPRD, serta komisi terkait. Soal lokasi dan waktu realisasinya, kami serahkan kepada Pemkab. Semoga segera terwujud,” harapnya.

 

Keluhan serupa juga dialami sejumlah murid di SDN Kedungbanteng. Beberapa siswa bahkan mengalami pengelupasan kulit di bagian kaki akibat sering terendam air banjir yang kotor.

 

Naufal, murid kelas 2, menunjukkan celah jari kakinya yang mengelupas akibat iritasi.

 

“Gatal sekali, pas digaruk malah perih,” keluhnya.

 

Arafif, murid kelas 3, juga mengalami gatal di bagian kaki sejak hari pertama masuk sekolah setelah banjir.

 

“Awalnya gatal sedikit, tapi setelah terkena air banjir lagi, sekarang gatalnya menyebar ke dua kaki,” tuturnya sambil menunjukkan bintik-bintik merah di kulitnya.

 

Pihak sekolah telah berkoordinasi dengan petugas puskesmas setempat untuk memberikan pengobatan kepada siswa yang terdampak. Selain itu, mereka juga berharap ada bantuan sepatu bot untuk seluruh murid agar kejadian serupa tidak terulang.

 

“Kami sudah menghubungi petugas kesehatan agar anak-anak segera mendapatkan pengobatan. Untuk sepatu bot, saat ini belum ada bantuan. Kami berharap ada bantuan agar kegiatan belajar tidak terganggu oleh banjir,” kata Wakil Kepala SDN Kedungbanteng, Zainul Abidin.

 

Kasus ini menunjukkan dampak buruk banjir terhadap kesehatan siswa dan kelangsungan proses belajar. Diperlukan perhatian lebih dari pemerintah dan masyarakat untuk memberikan solusi jangka panjang, termasuk relokasi sekolah dan penyediaan perlengkapan yang memadai bagi siswa.(Dk/di)

  • Penulis: Adis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuasa Hukum PT Kejayan Mas Lega, Aparat Berhasil Kecoh Ratusan Massa dalam Eksekusi Lahan 9,85 hektare 

    Kuasa Hukum PT Kejayan Mas Lega, Aparat Berhasil Kecoh Ratusan Massa dalam Eksekusi Lahan 9,85 hektare 

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 347
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Setelah melalui proses panjang dan penuh dinamika hukum, Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo akhirnya berhasil mengeksekusi lahan seluas 9,85 hektare di Desa Tambakoso, Kecamatan Waru, Rabu (18/6). Lahan yang menjadi objek sengketa antara PT Kejayan Mas dan pihak termohon ini resmi dieksekusi meskipun sempat diwarnai penolakan keras dari ratusan warga. Sejak pagi, massa yang […]

  • Gelar Apel Pembinaan, Satgas PDIP Surabaya Perkuat Tupoksi : Jaga marwah dan Kehormatan Partai

    Gelar Apel Pembinaan, Satgas PDIP Surabaya Perkuat Tupoksi : Jaga marwah dan Kehormatan Partai

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 238
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Satgas DPC PDIP Surabaya menggelar Apel Pembinaan bersama Satgas DPD PDIP Jawa Timur. Apel Pembinaan tersebut berlangsung di gedung Baguna Lantai 2 DPC PDIP Surabaya Jl. Adityawarman, pada Selasa malam (22/07/2025). Turut hadir dalam kegiatan itu Komandan Satgas DPD PDIP Jatim Suyanto, Komandan Satgas DPC PDIP Surabaya Arjuna Rizki Krisnayana dan Wakil Sekretaris […]

  • Quick Respon Polri Bantu Padamkan Kebakaran di Kodam Lama Jayapura

    Quick Respon Polri Bantu Padamkan Kebakaran di Kodam Lama Jayapura

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 177
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Quick Respon Polri, Sebanyak 3 (Tiga) unit mobil rantis AWC milik Polri bantu padamkan peristiwa kebakaran yang terjadi di Kompleks Kodam Lama Jalan Sukun Kelurahan Numbay Distrik Jayapura Selatan, Senin (6/10) pagi sekitar Pukul 09.10 WIT. Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredickus W. A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR melalui Kabag Ops Kompol Ferdinand […]

  • Tradisi Pernikahan Adat Yang Masih Lestari Hingga Kini

    Tradisi Pernikahan Adat Yang Masih Lestari Hingga Kini

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 371
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tradisi pernikahan adat yang masih lestari hingga kiniDi Indonesia, dengan kekayaan budaya yang luar biasa, tradisi pernikahan adat masih lestari hingga kini, bahkan di tengah gempuran modernitas. Keberagaman ini menjadi cerminan kekayaan budaya nusantara yang patut dijaga dan dilestarikan. Bukan sekadar seremonial, tradisi pernikahan adat menyimpan nilai-nilai luhur yang diwariskan turun-temurun, mencerminkan filosofi […]

  • Galaxy S25 FE samsung Galaxy S25 FE

    Inovasi Terbaru dari Samsung: One UI 8.5 Beta Hadir dengan Fitur Canggih dan Pengalaman Pengguna yang Lebih Baik

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 98
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Samsung kembali memperkenalkan pembaruan terbaru untuk sistem operasi perangkatnya, yaitu One UI 8.5. Pembaruan ini dirancang untuk memberikan pengalaman pengguna yang lebih efisien dan canggih, dengan berbagai fitur baru yang ditambahkan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna. Fitur Photo Assist yang Ditingkatkan Salah satu fitur utama dalam One UI 8.5 adalah peningkatan pada Photo […]

  • Gubernur Khofifah Kebijakan Digital yang Melindungi Anak di Ruang Siber

    Gubernur Khofifah Kebijakan Digital yang Melindungi Anak di Ruang Siber

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 27
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Indonesia kini mengambil langkah penting dalam melindungi anak-anak dari ancaman di ruang digital. Dengan terbitnya Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026, kebijakan ini menjadi bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan keamanan generasi muda di dunia digital. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyambut baik kebijakan ini dan menilai bahwa langkah tersebut […]

expand_less