Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Dandim 0816 Turun Langsung Bersihkan Sungai di Sidoarjo dari Sampah dan Eceng Gondok, Penyebab Bau Tidak Sedap

Dandim 0816 Turun Langsung Bersihkan Sungai di Sidoarjo dari Sampah dan Eceng Gondok, Penyebab Bau Tidak Sedap

  • account_circle Adis
  • calendar_month Senin, 30 Des 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Diagramkota.com – Hujan yang mengguyur Sidoarjo sepanjang pekan ini menyebabkan sejumlah sungai meluap, membawa berbagai tanaman air seperti eceng gondok terjebak di bawah jembatan penghubung. Tak hanya itu, tumpukan sampah rumah tangga yang tersangkut di tanaman tersebut memperburuk situasi, menimbulkan bau busuk yang dikeluhkan warga.

 

Kondisi ini dirasakan oleh warga Desa Tanjungsari, Kecamatan Taman, yang telah mencium aroma tak sedap sejak akhir pekan lalu. Bau tersebut bersumber dari tumpukan sampah, termasuk Diapers dan limbah rumah tangga lainnya, yang mengendap di sungai.

IMG 20241230 14200405

Anggota kodim 0816 saat memberikan Enceng gondok di desa tanjungsari kecamatan taman. (Foto by : Achmad Adi)

Menindaklanjuti kondisi ini, pada Senin pagi (30/12/2024), Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama Forkopimda menggelar kerja bakti massal untuk membersihkan sungai. Sebanyak 600 personel dikerahkan untuk mengangkat Enceng gondok dan sampah yang menyumbat aliran air.

 

“Kita menemukan banyak Diapers dan sampah rumah tangga yang menyangkut di Enceng gondok. Hal ini menyebabkan sungai berbau busuk,” ujar Letkol Dedyk.

 

Selain membersihkan sungai, kegiatan ini juga bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. “Diharapkan aksi ini dapat menyadarkan warga untuk menjaga kebersihan sungai, sehingga tidak menimbulkan bau busuk dan aliran air tetap lancar,” tambah Letkol Dedyk.

 

Kerja bakti ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mengembalikan fungsi sungai sebagai jalur air yang bersih dan sehat. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan demi mencegah terjadinya pencemaran serupa di masa depan.(Dk/di)

  • Penulis: Adis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantan Istri Bongkar Awal Kasus Dugaan Perzinahan dan KDRT ASN Batu

    Mantan Istri Bongkar Awal Kasus Dugaan Perzinahan dan KDRT ASN Batu

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Kasus Hukum yang Menjerat ASN Pemerintah Kota Batu DIAGRAMKOTA.COM – Sebuah kasus hukum yang melibatkan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kota Batu, dengan inisial ERK, kini tengah menjadi perhatian publik. Dua perkara berbeda, yaitu dugaan perzinahan dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), sedang dalam proses penanganan oleh lembaga hukum. Dalam perkara KDRT, berkasnya sudah […]

  • Dugaan Kebocoran Data NIK dan NPWP: DJP Lakukan Pendalaman

    Dugaan Kebocoran Data NIK dan NPWP: DJP Lakukan Pendalaman

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 237
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) saat ini tengah melakukan pendalaman terkait dugaan kebocoran data 6 juta Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Informasi ini pertama kali diungkap oleh akun X @secgron, yang mengklaim bahwa data tersebut dijual oleh akun Bjorka di sebuah forum online seharga 10.000 dollar […]

  • Validitas Data Terancam, Pemkot Diminta Libatkan RT/RW Awasi Domisili

    Validitas Data Terancam, Pemkot Diminta Libatkan RT/RW Awasi Domisili

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 306
    • 0Komentar

    IAGRAMKOTA.COM – Kredibilitas data kependudukan di Kota Surabaya tengah menjadi sorotan. Fenomena penggunaan satu alamat oleh banyak Kepala Keluarga (KK) yang semakin marak dinilai berpotensi mengganggu akurasi pendataan dan berujung pada ketidaktepatan sasaran program pemerintah. Menanggapi hal ini, anggota DPRD Jawa Timur, Lilik Hendarwati, meminta Pemerintah Kota Surabaya agar melibatkan RT dan RW secara aktif […]

  • Dana Kelurahan Berbuah Manis, Warga Simpang Gambir Bersyukur atas Pembangunan Rabat Beton

    Dana Kelurahan Berbuah Manis, Warga Simpang Gambir Bersyukur atas Pembangunan Rabat Beton

    • calendar_month Senin, 26 Agt 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 359
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Warga Kelurahan Simpang Gambir, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatra Utara (Sumut) tengah merasakan manfaat nyata dari Dana Kelurahan. Program pembangunan rabat beton di Lorong Balerong RW 04, yang dibiayai dari Dana Kelurahan tahun 2024, telah berjalan lancar dan mendapat apresiasi tinggi dari warga setempat. Mansirin, tokoh masyarakat Kelurahan Simpang Gambir, mengungkapkan […]

  • Ribuan Hakim Protes : Hakim PN Kota Semarang Tetap Layani Masyarakat Pencari Keadilan

    Ribuan Hakim Protes : Hakim PN Kota Semarang Tetap Layani Masyarakat Pencari Keadilan

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 256
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Di tengah rencana aksi mogok oleh ribuan hakim di seluruh Indonesia untuk protes terhadap kesejahteraan yang belum menjadi prioritas pemerintah, Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kota Semarang, Jawa Tengah, memastikan bahwa layanan persidangan tetap berjalan. Juru bicara PN Kota Semarang, Haruno Patriadi, mengatakan bahwa hakim di lembaga peradilan ini tetap semangat dan tidak ikut serta […]

  • 17 Kabupaten MAKI Solid, Aksi Tandingan Dijadwalkan 3 September 2025

    17 Kabupaten MAKI Solid, Aksi Tandingan Dijadwalkan 3 September 2025

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 218
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur memastikan akan menggelar aksi tandingan pada 3 September 2025 mendatang. Aksi tersebut dilakukan sebagai respon atas seruan demonstrasi dari Cak Sholeh dan kelompoknya yang membawa tiga tuntutan, termasuk narasi “turunkan Gubernur Jawa Timur”. Ketua MAKI Koordinator Wilayah Jawa Timur, Heru MAKI, menegaskan bahwa seluruh pengurus MAKI […]

expand_less