Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Raker Perdana,Legislator PKS Harapkan Semangat Kesungguhan Yang Konsisten Untuk Kinerja Yang Optimal

Raker Perdana,Legislator PKS Harapkan Semangat Kesungguhan Yang Konsisten Untuk Kinerja Yang Optimal

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 30 Okt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dapil Jawa Timur 1 (Surabaya-Sidoarjo), Reni Astuti, mengapresiasi semangat kesungguhan yang ditunjukkan oleh jajaran pimpinan Kementerian dan Lembaga dalam bidang infrastruktur dan perhubungan.

Hal ini disampaikan Reni usai Rapat Kerja Komisi V DPR RI bersama sejumlah kementerian dan lembaga mitra strategis bidang Infrastruktur dan Perhubungan pada Selasa (29/10/2024) di Gedung DPR RI, Jakarta.

Rapat kerja tersebut dihadiri oleh Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perumahan dan Kawasan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Desa dan PDT, Kementerian Transmigrasi, serta lembaga-lembaga terkait seperti BMKG dan BNPP (Basarnas).

Pada pertemuan perdana ini, setiap kementerian dan lembaga memaparkan struktur, tugas dan fungsi mereka dalam menjalankan tugas eksekutif 5 tahun kedepan.

Legislator PKS asal Surabaya ini menyampaikan dukungannya terhadap kesungguhan para pimpinan kementerian dan kepala lembaga yang hadir dalam rapat kerja.

“Saya melihat ada spirit kesungguhan yang positif dari jajaran pimpinan kementerian dan lembaga untuk menjalankan tugas mereka secara maksimal. Ini adalah modal penting untuk mencapai target pembangunan yang berdampak luas bagi masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Reni menekankan bahwa semangat kesungguhan dalam bekerja harus dijaga secara konsisten hingga akhir masa tugas, agar performa tetap optimal dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Semangat ini tidak boleh hanya ada di awal. Harus dijaga sampai purna tugas, sehingga kinerja yang dihasilkan benar-benar mampu mendukung kesejahteraan rakyat,” tambahnya.

Reni juga menekankan bahwa pertemuan perdana dalam rapat kerja ini menjadi langkah awal sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif.

“Sinergitas antara pemerintah sebagai eksekutif dan DPR RI sebagai legislatif sangat penting untuk memastikan setiap kebijakan berjalan efektif. Dengan komitmen yang sama, kita bisa membawa pembangunan infrastruktur dan perhubungan ke arah yang lebih baik,” tutupnya.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Bojonegoro Beri Bantuan Komunitas Ojol Ajak Jaga Kamtibmas

    Kapolres Bojonegoro Beri Bantuan Komunitas Ojol Ajak Jaga Kamtibmas

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 227
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Setya Permadi, kembali menunjukkan komitmennya dalam mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Wujud kepedulian itu diwujudkan melalui kegiatan silaturahmi serta pemberian bantuan kepada para pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Komunitas Ojek Online Bojonegoro Bersatu, Selasa (14/10/2025). Acara yang berlangsung di salah satu rumah makan di Jalan Gajah […]

  • Ilia Malinin ,Cedera Kevin Fiala,Olimpiade Musim Dingin 2026

    Kekandasan Ilia Malinin dan Cedera Kevin Fiala: Hari Penuh Drama di Olimpiade Musim Dingin 2026

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 142
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Hari ketujuh Olimpiade Musim Dingin 2026 di Milan Cortina menjadi hari yang penuh dengan momen mengejutkan dan emosi. Dari kekandasan atlet muda Amerika Serikat hingga cedera serius pemain Swiss, acara ini menghadirkan berbagai peristiwa yang memukau penonton. Kekandasan Ilia Malinin dalam Skating Putra Salah satu momen paling mengejutkan terjadi dalam pertandingan skating putra. Ilia […]

  • Matangkan Progja Tahun 2025, Media Duta-Pena Helat Rakor Jelang Akhir Tahun

    Matangkan Progja Tahun 2025, Media Duta-Pena Helat Rakor Jelang Akhir Tahun

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 219
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Segenap jajaran Pimpinan Redaksi, Direksi, Pimprus, Kabiro dan para wartawan Media Duta Lampung, Duta Lampung Online dan Media Pena Berlian Online yang tergabung dalam Group Media Duta-Pena helat rapat kerja (Raker) jelang akhir tahun, serta matangkan program kerja tahun 2025 mendatang Media Duta Lampung – Pena Berlian (Duta-Pena). Rakor dipusatkan di Kantor Redaksi […]

  • Jadwal dan Harga Tiket Kapal Feri Lombok-Bali 2026: Informasi Terkini untuk Pemudik

    Jadwal dan Harga Tiket Kapal Feri Lombok-Bali 2026: Informasi Terkini untuk Pemudik

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 216
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pelayanan kapal penyeberangan lintas Lombok dan Bali menjadi salah satu sarana transportasi penting bagi masyarakat yang beraktivitas di kedua wilayah tersebut. Dengan jarak tempuh sekitar 4 jam 30 menit, rute Lembar-Padangbai dilayani oleh sejumlah kapal feri yang beroperasi selama 24 jam setiap harinya. Berikut adalah informasi terkini mengenai jadwal dan harga tiket kapal feri yang […]

  • Anggota komisi ix ARZETI BILBINA

    Anggota Komisi IX Desak Pemerintah Reformasi Sistem PPDS

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 235
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anggota Komisi IX DPR RI Arzeti Bilbina mendesak Pemerintah untuk segera melakukan reformasi sistem Program Pendidikan Spesialis (PPDS). Yang diketahui kental dengan unsur perundungan. Pasalnya, Hasil investigasi terhadap almarhumah dr. Aulia Risma yang diduga bunuh diri karena tak tahan menjadi korban perundungan menemukan fakta baru, yaitu adanya pemalakan oleh senior sebesar Rp 20-40 […]

  • Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat upaya penanggulangan tuberkulosis (TBC) melalui kegiatan tracing dan screening yang dilakukan secara rutin di sejumlah wilayah. Hingga Mei 2026, capaian pemeriksaan suspek TBC di Kota Pahlawan menunjukkan perkembangan yang signifikan dan menjadi bagian dari upaya mendukung target nasional eliminasi TBC pada 2030. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, dr. Billy Daniel Messakh, mengatakan saat ini terdapat lima area di Kota Pahlawan yang menjadi fokus kegiatan tracing dan screening setiap pekan. "Kita punya kegiatan untuk tracing dan screening. Di Surabaya ini ada lima area yang setiap minggu itu kita lakukan kegiatan untuk tracing dan screening," ujar dr Billy, Rabu (10/6/2026). Billy menjelaskan, tracing dilakukan terhadap orang yang memiliki kontak erat dengan pasien TBC. Sedangkan screening menyasar masyarakat yang tidak bergejala maupun tidak memiliki riwayat kontak dengan penderita. "Jadi tracing ini untuk yang kontak erat. Sedangkan screening (untuk) yang tidak bergejala, dan tidak pernah kontak juga," katanya. Berdasarkan data Dinkes Surabaya periode Januari-Mei 2026, dari target penemuan 61.624 suspek atau terduga TBC, sebanyak 44.088 orang telah diperiksa atau mencapai 71,54 persen. Sementara capaian skrining telah menjangkau 644.201 penduduk atau 45,78 persen dari target 50 persen jumlah penduduk yang harus diskrining. Dari estimasi 11.412 kasus TBC pada 2026, sebanyak 4.191 kasus berhasil ditemukan, terdiri atas 4.078 kasus TBC sensitif obat (SO) dan 113 kasus TBC resistan obat (RO). Saat ini, sebanyak 4.166 pasien TBC tengah menjalani pengobatan di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di Surabaya. Untuk kasus TBC SO, sebanyak 3.443 pasien atau 84,43 persen telah memulai pengobatan. Sedangkan dari 113 kasus TBC RO yang ditemukan, sebanyak 90 pasien atau 79,65 persen telah menjalani terapi. Tingkat keberhasilan pengobatan atau Treatment Success Rate (TSR) TBC SO di Surabaya tercatat mencapai 89,36 persen, sementara angka kematian pasien TBC selama menjalani pengobatan berada di angka 1,80 persen. Selain itu, Dinkes Surabaya juga mencatat sebanyak 2.461 investigasi kontak telah dilakukan dan 2.729 orang mendapatkan terapi pencegahan kontak serumah sebagai bagian dari upaya memutus rantai penularan. Menurut Billy, hasil kegiatan tracing dan screening yang dilakukan secara rutin tersebut menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Hingga Mei 2026, pemeriksaan telah dilakukan terhadap lebih dari separuh target temuan yang ditetapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. "Nah, sampai bulan Mei kemarin kita sudah lakukan pemeriksaan itu terhadap sekitar 50 persen lebih dari 68.000 estimasi (target penemuan) yang diberikan Kemenkes ke Kota Surabaya," ungkap dr Billy. Ia mengungkapkan, kegiatan tracing dan screening salah satunya digelar di Puskesmas Sawah Pulo, Kelurahan Ujung, Kecamatan Semampir. Dalam kegiatan itu, Dinkes Surabaya melibatkan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair), dokter spesialis paru, serta residen paru. "Di sana kita libatkan FK Unair dari dokter spesialis paru dan residen paru. Ada turun sekitar enam orang dan kepala Irna-nya (Instalasi Rawat Inap)," ujarnya. Selain dukungan tenaga medis, dr Billy menyebut kegiatan tersebut juga memanfaatkan teknologi pemeriksaan terbaru yang dinilai dapat mempermudah deteksi TBC. "Ada alat untuk pemeriksaan baru. Kalau selama ini kan kita harus pakai dahak. Nah, kesulitan untuk dapat dahak ini, ternyata ada alat yang bisa membantu kita, cukup saliva atau air liur saja kita bisa mendeteksinya," jelas dr Billy. Bahkan, dr Billy menuturkan bahwa pengembangan metode pemeriksaan tersebut mendapat dukungan dari tim ahli internasional. "Jadi, kegiatan itu didukung oleh tim ahli juga dari Cina dan Korea," imbuhnya. Billy menjelaskan, langkah penanganan TBC di Surabaya dilakukan segera setelah pasien terdiagnosis. Obat dan paket terapi telah tersedia di seluruh puskesmas untuk memastikan pasien dapat segera menjalani pengobatan. "Jadi langkah dari tracing dan screening ini begitu kita ketemu, langsung kita terapi. Setelah diagnostik selesai kita terapi. Paket-paket untuk terapi ini sudah ada di Puskesmas," bebernya. Untuk memastikan keberhasilan pengobatan, Dinkes Surabaya juga melibatkan Kader Surabaya Hebat (KSH), petugas puskesmas, dan tim Dinkes dalam memantau kepatuhan pasien mengonsumsi obat. "Jadi baik itu Kader Surabaya Hebat, tim dari Puskesmas setempat dan Dinas Kesehatan akan memantau memantau ketaatan minum obatnya," kata dr Billy. Menurutnya, durasi terapi yang cukup panjang kerap menjadi tantangan bagi pasien. Karena itu, pendampingan dan motivasi terus diberikan agar pasien tidak menghentikan pengobatan di tengah jalan. "Sehingga obat yang diberikan benar-benar diminum karena terapinya cukup banyak. Itu yang membuat kadang-kadang pasien lelah. Nah, kita motivasi terus sehingga mereka tetap semangat," tuturnya. Pihaknya berharap berbagai upaya yang dilakukan Pemkot Surabaya dapat membantu pencapaian target nasional eliminasi TBC pada 2030. "Kita harapkan paling tidak target dari Kementerian Kesehatan itu kita bisa dapat, sehingga angka eliminasi TB (tahun 2030) yang diharapkan itu tercapai," pungkasnya. Target tersebut sejalan dengan Perpres Nomor 67 Tahun 2021 tentang Penanggulangan Tuberkulosis, yang menargetkan angka kejadian TBC turun menjadi 65 kasus per 100.000 penduduk dan angka kematian menjadi 6 kasus per 100.000 penduduk pada 2030. (*)

    Pemkot Surabaya Perkuat Penanggulangan TBC, Pemeriksaan Suspek Capai 71,54 Persen

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 44
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat upaya penanggulangan tuberkulosis (TBC) melalui kegiatan tracing dan screening yang dilakukan secara rutin di sejumlah wilayah. Hingga Mei 2026, capaian pemeriksaan suspek TBC di Kota Pahlawan menunjukkan perkembangan yang signifikan dan menjadi bagian dari upaya mendukung target nasional eliminasi TBC pada 2030. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota […]

expand_less