‘Ngantor’ di Kelurahan: Walikota seperti Bezuk orang sakit

DAERAH809 Dilihat

“Kalau itu diteruskan lagi, logikanya ini kegagalan pembinaan atau memang yang dibina tidak mampu?” kata Thony.

Diagram Kota Surabaya – Minggu minggu ini, Wali kota Surabaya, Eri Cahyadi rajin ‘Ngantor’ di Kelurahan, beberapa pihak mengaku senang, ada pula yang curiga untuk kepentingan politik, dll.

Terhadap hal ini, Wakil ketua DPRD Surabaya, A. Hermas Thony turut memberikan pendapatnya.

Ditemui awak Diagramkota.com, Senin (13/5), Politisi partai Gerindra ini menganggap itu merupakan hal baik. “Tetapi juga jangan salah, bahwa walikota sampai datang di kelurahan itu sebetulnya para lurah-lurah itu harus sok rumongso, ojo girang gemuyu kata orang jawa,” kata Thony.

Pasalnya, menurut Thony, didatangi dan kelurahannya dijadikan tempat untuk ngantor walikota, artinya ada hal-hal yang dipandang kurang baik oleh orang satu di Surabaya ini.

Baca Juga :  E-Katalog Adalah Upaya Transparansi dan Pencegahan Korupsi di Pilkada Serentak 2024

“Semakin banyak walikota ngantor di kelurahan-kelurahan, menunjukkan banyak kelurahan yang tidak sukses dalam melaksanakan tugas fungsinya,” ungkap Thony.

“Di sisi lain juga memberikan satu pesan bahwa walikota memang menjalankan fungsinya melakukan pembinaan-pembinaan dan evaluasi kepada jajarannya di kelurahan,” tuturnya.

Share and Enjoy !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *