Adik Via Vallen Diduga Gelapkan Sepeda Motor Ojek, Diwarnai Aksi Protes

HUKUM, KRIMINAL612 Dilihat

Diagram kota Sidoarjo – Rumah Via Vallen di Desa Kali Tengah, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, digeruduk belasan anggota Aliansi Arek Sidoarjo pada Selasa (23/4/2024). Mereka menuntut RF, adik kandung Via Vallen, yang diduga melakukan penggelapan atau penjualan sepeda motor milik seorang ojek yang digadaikannya.

 

Kasus ini berawal dari Rahmad Hidayat (42), seorang ojek asal Desa Perum Kali Sampurno Tanggulangin, menggadaikan sepeda motor Honda Vario miliknya kepada temannya, Adyt, pada 13 Februari 2024, dengan nilai Rp 2 juta. Adyt kemudian menggadaikan motor tersebut kembali kepada RF senilai Rp 3 juta pada 13 Maret 2024, dengan perjanjian lisan bahwa motor akan ditebus dalam waktu 2 bulan.

Baca Juga :  Pengemplang Pajak di Madiun Ditahan Atas Dugaan Tindak Pidana Perpajakan

 

“Motor Hidayat digadaikan ke saya Rp 2 juta, kemudian saya pindah gadai ke RF Rp 3 juta. Tapi dua minggu mau ditebus, RF tidak bisa dihubungi,” ungkap Adyt saat dikonfirmasi, Selasa (23/4/2024).

 

Adyt mengaku telah berusaha menemui RF untuk menyelesaikan masalah ini, namun RF selalu mengelak dan bahkan memblokir nomor teleponnya. Adyt pun merasa dirugikan dan meminta tebusan Rp 9 juta, namun RF tidak menunjukkan batang hidungnya dan diduga telah menjual motor tersebut.

 

Menanggapi hal ini, Bramada Pratama Putra, kuasa hukum Aliansi Arek Sidoarjo, menyatakan bahwa RF diduga telah melakukan penggelapan sepeda motor milik Hidayat. Pihaknya telah melayangkan somasi kepada RF dan berencana melaporkannya ke polisi jika tidak ada itikad baik untuk menyelesaikan masalah ini.

Baca Juga :  Buronan KPK, Harun Masiku Sebuah Perburuan yang Tak Kunjung Berakhir

 

“Klien kami menggadaikan motor ke RF dengan janji dua bulan. Tapi dua minggu mau diambil, motornya sudah tidak ada,” jelas Bramada.

 

Bramada menambahkan bahwa kedatangan Aliansi Arek Sidoarjo, dibantu Bonek dan Gojek, adalah bentuk solidaritas untuk menuntut pertanggung jawaban RF.

 

“Kapolsek Tanggulangin, Kompol Atmagiri, membenarkan adanya aksi protes di rumah Via Vallen. Ia menjelaskan bahwa kedatangan Aliansi Arek Sidoarjo hanya ingin menyelesaikan masalah gadai sepeda motor dengan RF secara kekeluargaan.

 

Kapolsek Tanggulangin, Kompol Atmagiri, membenarkan adanya aksi protes di rumah Via Vallen. Ia menjelaskan bahwa kedatangan Aliansi Arek Sidoarjo hanya ingin menyelesaikan masalah gadai sepeda motor dengan RF secara kekeluargaan.

Baca Juga :  Staf Sekjen PDI Perjuangan Laporkan KPK ke Komnas HAM Terkait Penyitaan Ponsel

 

“Mereka hanya ingin menyelesaikan kasus gadai sepeda motor ke adik Via Vallen. Kedatangan mereka ke rumah Via Vallen ini ingin menyelesaikan kasus tersebut dengan baik atau diselesaikan secara kekeluargaan,” tutup Atmagiri.(Dk/di)

Share and Enjoy !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *