Buruh Ternate Menolak Regulasi dengan Solidaritas
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Senin, 8 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Wakil Ketua Koperasi TKBM Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, Irfan M. Saleh, menyatakan bahwa aksi tersebut merupakan pergerakan nasional para pekerja TKBM di seluruh pelabuhan Indonesia. Ia menekankan bahwa peraturan yang berlaku telah mengatur status, hak, dan kewajiban koperasi sebagai satu-satunya penyedia layanan TKBM, dan model ini telah berlangsung selama 35 tahun.
Irfan menganggap terdapat tanda-tanda upaya dari pihak tertentu yang ingin campur tangan dalam regulasi guna melemahkan atau mengganti peran koperasi TKBM. Jika regulasi dinilai bisa ditafsirkan berbeda-beda, ia menyarankan agar dilakukan perubahan yang memperkuat aturan tanpa mengabaikan keberadaan pekerja TKBM.
Ia juga menyebutkan kasus di Pelabuhan Teluk Bayur dan Tanah Bumbu, yang diduga menghadapi tindakan monopoli yang membahayakan pekerjaan para buruh serta memicu ketegangan dengan pihak pengelola pelabuhan.
“Perbuatan ini merupakan wujud dukungan para pekerja TKBM dalam memperjuangkan perlakuan yang adil,” tegasnya.
Sementara itu, pihak KSOP Kelas II Ternate belum memberikan respons yang nyata karena Kepala KSOP sedang menjalani tugas luar.
“Aksi damai telah kami terima. Untuk keterangan lebih lanjut, menunggu Kepala KSOP yang saat ini bertugas di Jakarta,” kata Plh KSOP, Eko Madyo Swastika.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar