Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Kejagung Kembalikan Rp13,2 Triliun Uang Korupsi ke Negara

Kejagung Kembalikan Rp13,2 Triliun Uang Korupsi ke Negara

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pemerintah Terima Uang Rampasan Korupsi Senilai Rp13,255 Triliun

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah kembali menerima dana hasil rampasan dari kasus korupsi sebesar Rp13,255 triliun. Dana tersebut diserahkan langsung oleh Jaksa Agung kepada Menteri Keuangan sebagai bentuk pemulihan kerugian negara. Penyerahan uang ini dilakukan dalam rangka memastikan keadilan ekonomi dan penggunaan dana publik yang lebih efisien.

“Barang rampasan negara berupa uang sudah kami eksekusi dan hari ini diserahkan kepada Menkeu. Totalnya mencapai Rp13,255 triliun, meski tidak semuanya kami tampilkan di lokasi karena keterbatasan tempat. Di sini hanya sekitar Rp2,4 triliun,” ujar Jaksa Agung ST Burhanuddin saat memberikan keterangan resmi.

Uang tersebut berasal dari tiga grup besar yang terlibat dalam kasus korupsi, yaitu Wilmar Group, Permata Hijau Group, dan Musim Mas Group. Keseluruhan kerugian negara mencapai Rp17 triliun. Wilmar Group telah menyerahkan sebesar Rp11,88 triliun, sedangkan Permata Hijau Group dan Musim Mas Group masing-masing menyerahkan Rp1,86 triliun dan Rp1,8 triliun. Sisanya sebesar Rp4,4 triliun akan dibayarkan secara bertahap dengan jaminan kebun kelapa sawit.

Burhanuddin menjelaskan bahwa Musim Mas dan Permata Hijau meminta penundaan pembayaran karena kondisi ekonomi yang tidak stabil. Meskipun begitu, pihaknya memberikan waktu dengan syarat mereka menyerahkan kebun sawit sebagai jaminan. “Kami tidak ingin kasus ini berlarut,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa Kejaksaan Agung kini fokus pada penindakan kasus korupsi yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. “Kami mendahulukan sektor-sektor yang menyangkut kebutuhan dasar rakyat seperti garam, gula, dan baja,” ucapnya.

Menurut Burhanuddin, keberhasilan pemulihan aset ini menjadi bukti komitmen kejaksaan dalam menegakkan keadilan ekonomi. “Semua ini demi kemakmuran rakyat dan memastikan uang negara kembali ke kas untuk pembangunan,” katanya.

Langkah Kejagung ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya efisiensi dan tanggung jawab dalam penggunaan dana publik. “Setiap rupiah dari uang rakyat harus kembali untuk rakyat,” ujar Prabowo saat menyaksikan langsung penyerahan uang pengganti kerugian negara di Kejagung.

Presiden juga memberikan apresiasi dan penghargaan tinggi kepada jajaran Kejaksaan Agung atas kerja keras dan komitmennya memberantas korupsi. Menurutnya, hal ini menjadi langkah penting dalam memperkuat integritas lembaga negara dan menegakkan keadilan ekonomi di Indonesia.

Prabowo menjelaskan bahwa dana yang dikembalikan ke kas negara memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan bagi kesejahteraan rakyat. “Dengan Rp13 triliun ini, kita bisa memperbaiki atau merenovasi lebih dari 8.000 sekolah. Jika digunakan untuk kampung nelayan, bisa membangun ratusan kawasan dengan fasilitas yang selama puluhan tahun belum tersentuh perhatian,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa praktik korupsi di sektor sumber daya alam adalah bentuk pengkhianatan terhadap bangsa. Keberhasilan pengembalian uang negara ini, lanjutnya, merupakan bagian dari upaya besar pemerintah memberantas praktik ilegal lainnya yang merugikan rakyat.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perbandingan Film Live-action Vs Animasi, Mana Yang Lebih Baik?

    Perbandingan Film Live-action Vs Animasi, Mana Yang Lebih Baik?

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 430
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Perbandingan film live-action vs animasi, mana yang lebih baik?Selama bertahun-tahun, kedua genre ini telah berseteru dalam perdebatan tak berujung: mana yang lebih baik? Jawabannya, tentu saja, tidak sesederhana itu. Kualitas sebuah film bergantung pada banyak faktor, melampaui sekadar teknik pembuatannya. Namun, membandingkan kedua genre ini dapat memberikan wawasan menarik tentang kekuatan dan kelemahan […]

  • Demo BEM UI di DPR Hari Ini, Tuntut Janji Pemerintah

    Demo BEM UI di DPR Hari Ini, Tuntut Janji Pemerintah

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Demonstrasi Mahasiswa UI dengan Seruan #RakyatTagihJanji DIAGRAMKOTA.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan kembali menggelar aksi demonstrasi di Gedung DPR Komplek Senayan, Jakarta, hari ini, Selasa, 9 September 2025. Aksi yang digelar kali ini memiliki seruan khusus yaitu #RakyatTagihJanji, yang berasal dari Departemen Aksi dan Propaganda BEM UI. Seruan tersebut mencerminkan berbagai peristiwa […]

  • Mariana Budiman

    Siapakah Mariana Budiman? Satu-Satunya Perempuan dalam Daftar 10 Orang Terkaya RI

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Profil Mariana Budiman Mariana Budiman adalah sosok yang dikenal luas di Indonesia sebagai salah satu dari sedikit perempuan yang mampu menembus daftar sepuluh orang terkaya di negara ini. Lahir di Jakarta, Mariana berasal dari keluarga yang memiliki latar belakang bisnis. Sejak usia dini, ia telah dibekali pengetahuan dan keterampilan dalam dunia ekonomi dan keuangan. Pendidikan […]

  • Jalur Bendungan Trenggalek Lumpuh, Babinsa dan Warga Bergerak Cepat

    Jalur Bendungan Trenggalek Lumpuh, Babinsa dan Warga Bergerak Cepat

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 23
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Cuaca ekstrem berupa angin kencang kembali menguji ketangguhan wilayah Kabupaten Trenggalek. Kali ini, hembusan angin berkecepatan tinggi mengguncang Kecamatan Bendungan dan menyebabkan tumbangnya pohon pinus berukuran besar yang menimpa kabel listrik sekaligus menutup akses jalan utama menuju Kecamatan Bendungan, Minggu (25/1/2026). Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Desa Surenlor dan sempat menghambat aktivitas warga […]

  • DPRD Kota Bekasi

    DPRD Kota Bekasi Kolaborasi Dengan Dua Yayasan Bahas Pemberdayaan Perempuan dan Kesehatan

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 68
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Majelis Perwakilan Rakyat Daerah (MPRd) Kota Bekasi mengadakan pertemuan dengan dua lembaga swadaya guna membahas beberapa masalah penting. Dua organisasi tersebut adalah Sahabat Perempuan Bekasi dan Insan Madani Al Huda. Pertemuan yang diadakan di Aula Lantai III DPRD Kota Bekasi, Sabtu (15/11/2025) sekitar pukul 09.30 WIB, dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi […]

  • Tunjangan DPRD Banyumas Capai Rp42 Juta, Pakar: Tanpa Transparansi Berisiko Skandal

    Tunjangan DPRD Banyumas Capai Rp42 Juta, Pakar: Tanpa Transparansi Berisiko Skandal

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Perdebatan Terkait Tunjangan Perumahan Anggota DPRD Banyumas DIAGRAMKOTA.COM – Sejumlah pakar dan pejabat di Kabupaten Banyumas sedang memperhatikan isu tunjangan perumahan yang diberikan kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Penetapan besaran tunjangan ini dinilai terlalu besar oleh masyarakat, sehingga menimbulkan berbagai pertanyaan dan kecurigaan. Prof. Slamet Rosyadi, seorang pakar kebijakan publik dari Universitas Jenderal Soedirman […]

expand_less